El Nino akan Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 05 Agustus 2015
El Nino akan Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

Petani menyemprotkan cairan pengendali hama ke tanaman padi di persawahan kawasan Sempidi, Kab. Badung, Bali, Senin (23/3). (Foto: Antara/Fikri Yusuf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Pengaruh El Nino di akhir tahun akan mengganggu pertumbuhan ekonomi. Pertanian di Indonesia Timur menjadi sektor lapangan usaha yang paling terdampak. 

"El Nino ganggu sektor pertanian, sektor pertanian sendiri di kuartal II-2015 memiliki kontribusi paling besar bagi pertumbuhan ekonomi sebesar 14,33 persen," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin di Gedung BPS, Jakarta Pusat, Rabu (4/8).

Alhasil, pertumbuhan ekonomi semester II 2015 diprediksi akan menurun. "Pengaruh El Nino sudah pasti akan mendorong ke bawah pertumbuhan ekonomi semester II 2015," kata Suryamin. 

Suryamin mengutip perkiraan dari BMKG, mengatakan El Nino akan berdampak paling besar pada bagian Timur Indonesia, meliputi Pulau Sulawesi. Lain halnya, Pulau Jawa dan Sumatera tidak akan berdampak akibat El Nino. 

Maka dari itu, dia meminta pemerintah harus cepat mengantisipasi gejolak El Nino sehingga dampaknya tidak terlalu parah.

Sebelumnya Suryamin mengatakan BPS mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan ke II 2015 kembali mengalami penurunan. Karena, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester II kali ini hanya tumbuh 4,76 persen jika dibandingkan dengan triwulan II 2014 (year on year) yan mencapai 5,12 persen. Perlambatan ekonomi di triwulan II ini juga melambat dibandingkan capaian tiwulan II 2014 yang tumbuh 5,03 persen dan triwulan I 2015 yang tumbuh 4,72 persen.

"Dibandingkan dengan negara lain kita masih lebih baik," katanya. Suryamin membantah keadaan ini masuk kategori resesi. "Resesi itu kalau yang yang pada dua bulan berturut-turut mengalami penurunan Negative Glob negatife selama dua triwulan berturut-turut iu baru yang namanya resesi," tegasnya. 

Dikatakan, kondisi ini juga dirasakan negara lain. Menurut Suryamin, pertumbuhan ekonomi di Jepang hanya 1 persen. (Rfd) 

Baca Juga:

BPS: Produksi Padi 2015 Diprediksi Naik 6,64 Persen

Hindari Impor, Presiden Ajak Petani Optimalkan Produksi Beras

Nasib Petani Perkotaan: Menjunjung Tradisi atau Meraup Untung Besar

 

#Pertumbuhan Ekonomi Indonesia #Fenomena El Nino
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Soroti Inflasi 2,92 Persen dan Investasi Rp1.010 Triliun, Optimistis Ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia bisa masuk 5 besar ekonomi dunia pada 2050. Ia menyoroti inflasi 2,92 persen dan investasi Rp 1.010 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Soroti Inflasi 2,92 Persen dan Investasi Rp1.010 Triliun, Optimistis Ekonomi Indonesia
Indonesia
Kekeringan Melanda Berbagai Daerah, Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi dan Selamatkan 53.052 Hektare Sawah
Kementerian PU menangani 2.200 lokasi terdampak kekeringan. Sebanyak 53.052 hektare sawah dijaga dan 14,1 juta liter air bersih disalurkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kekeringan Melanda Berbagai Daerah, Kementerian PU Tangani 2.200 Lokasi dan Selamatkan 53.052 Hektare Sawah
Indonesia
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Hasil pemantauan BMKG Agustus 2026 mengonfirmasi fenomena El Niño sangat kuat (+2.99). Cek daftar wilayah status Awas kekeringan dan jadwal hujan di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Indonesia
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Kementerian PU menangani dampak kekeringan di 1.229 lokasi hingga 21 Agustus. Sebanyak 41.252 hektare sawah terselamatkan dan 616.033 jiwa mendapat layanan air bersih.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Dunia
Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan
Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperkirakan El Nino akan menjadi faktor dominan yang memengaruhi iklim global selama periode Agustus-Oktober.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Ilmuwan Iklim Ingatkan Bahaya El Nino, Suhu Global Naik Sebabkan Kekeringan
Indonesia
BMKG Sebut El Nino Makin Meluas, Cek Daftar Wilayah Terdampak Kekeringan Parah
Berdasarkan analisis BMKG, fenomena El Nino dengan intensitas sangat kuat memicu ancaman kekeringan meteorologis dan kelangkaan air di sejumlah provinsi Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
BMKG Sebut El Nino Makin Meluas, Cek Daftar Wilayah Terdampak Kekeringan Parah
Indonesia
60 Hektare Bromo Hangus, Legislator Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla
Ancaman fenomena iklim seperti El Nino yang memicu kekeringan ekstrem harus direspons pemerintah melalui sistem kesiapsiagaan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
60 Hektare Bromo Hangus, Legislator Desak Kemenhut Perkuat Mitigasi Karhutla
Indonesia
Hadapi El Nino, Pemprov DKI Kaji Waktu Tepat Operasi Modifikasi Cuaca
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk menghadapi kemarau panjang dan dampak El Nino.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Hadapi El Nino, Pemprov DKI Kaji Waktu Tepat Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
El Nino saat ini berpotensi meningkat menjadi kategori sangat kuat dengan peluang sekitar 75 persen pada Agustus hingga Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Juli 2026 Jadi Bulan Terkering di Indonesia Sejak 1991
Indonesia
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026
BMKG telah mengungkap daftar wilayah Indonesia yang paling berisiko kekeringan saat puncak kemarau 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Paling Berisiko Kekeringan saat Puncak Kemarau 2026
Bagikan