Ekonom UI: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Lebih Baik dari Ringgit

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Selasa, 25 Agustus 2015
Ekonom UI: Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Lebih Baik dari Ringgit

Money changer PT. Ayu Masagung yang berlokasi di gedung Toko Gunung Agung lantai 2, Kwitang, Jakarta Pusat, Minggu (23/8). (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus mengalami penurunan. Hingga Selasa (24/8) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tembus hingga Rp14.038 per Dollar AS.

Menanggapi hal tersebut Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) I Kadek Dian Sutrisna menilai meski nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terus menurun, namun rupiah masih lebih baik jika dibandingkan Ringgit Malaysia dan dollar Australia.

"Untuk di negara Asean kita jauh lebih baik dengan negara Malaysia tapi kita lebih terdepresiasi dibandingkan India, Thailand, Korea, Filipina. Jika dibandingkan dengan Negara lain kita juga cukup relatif. Bahkan, Brazil, Taiwan, Meksiko, Chili, Rusia, Turki, ikut kena dampak dan dibawah kita," ujar Kadek saat dihubungi MerahPutih.com, Selasa (25/8).

Alumnus Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda pada tahun 2006 ini melanjutkan pelemahan rupiah disebabkan oleh beberapa faktor eksternal. Seperti devaluasi yuan China, The Fed yang kembali menunda untuk menaikan tingkat suku bunga acuan pada September mendatang, dan melambatnya pertumbuhan ekonomi di Tiongkok.

Namun menurutnya Pelemahan tidak terjadi hanya pada Indonesia. Tetapi juga negara-negara lainnya. Kurs rupiah hingga 24 Agustus 2015 terdepresiasi 12,6%, Brasil 31%, Turki 25%, negara lain terdepresiasi 30%. Bahkan yang lebih mencengangkan lagi, Malaysia yang biasanya lebih unggul dari Indonesia kini cadangan devisa Negaranya sudah kurang dari 100 Dollar AS.

"Tapi pelemahan ini tidak hanya Indonesia, di negara-negara lain juga sama. Terutama di Negara Malaysia, dampaknya lebih besar jika dibandingkan dengan Negara Indonesia. Bahkan malaysia cadangan devisanya sudah kurang dari 100 Dollar AS, jauh dibawah Indonesia," tandasnya.

Seperti diberitakan Merahputih.com sebelumnya mata uang rupiah pada perdagangan spot Selasa (25/8) tidak lebih baik dibandingkan kemarin. Malah rupiah semakin melemah terhadap mata uang dollar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Bloomberg, rupiah melemah sebesar delapan poin atau setara 0,06 persen. Rupiah turun ke posisi Rp14.055 per dollar AS dibandingan kemarin di level Rp14.050 per dollar AS.

Sedangkan data Yahoo Finance, rupiah sempat menguat kembali di bawah Rp14.000 per dollar AS atau tepatnya di posisi Rp13.944 per dollar AS. Laju mata uang Garuda ini menguat 127 poin atau setara 0,91 persen.

Berdasarkan data Reuters, rupiah pada pembukaan perdagangan pagi langsung melemah ke posisi Rp14.096 dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp14.050. (Rfd)

BACA JUGA:  

Rupiah Hampir Menyentuh Rp14.100 per Dollar AS 

Ekonom: Tanpa Devaluasi Yuan, Rupiah Tetap Anjlok 

Devaluasi Yuan Perkuat Anjloknya Rupiah 

Rupiah Melemah, Ini Wejangan SBY untuk Pemerintahan Jokowi

 

#Pelemahan Rupiah #I Kadek Dian Sutrisna
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Dari data juga menunjukan, sentimen global, ketidakpastian masih tinggi mengenai potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Indonesia
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Kementerian Luar Negeri Iran mengklaim adanya kemajuan positif, sementara mediator Qatar dan Pakistan mengonfirmasi tercapainya peta jalan kesepakatan lebih luas
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Indonesia
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
pelemahan rupiah, masih dipengaruhi oleh faktor global kembali meningkatnya harga minyak dunia seiring ancaman Presiden Trump untuk menyerang Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
Indonesia
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diyakini berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Indonesia
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Sentimen negatif pasar global menyapu bersih optimisme investor domestik sejak menit-menit awal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Lifestyle
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Tekanan ekonomi membuat Gen Z harus lebih selektif dalam mengatur keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
Dalam Beberapa Hari, Rupiah Bakal Diperdagangkan Rp 18.100 Per Dolar AS
pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh kuatnya dolar AS di tengah tingginya ketidakpastian global dan masih menariknya aset berbasis dolar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Dalam Beberapa Hari, Rupiah Bakal Diperdagangkan Rp 18.100 Per Dolar AS
Indonesia
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Cucun menegaskan otoritas keuangan wajib menyikapi pergerakan nilai tukar mata uang secara tepat dan cepat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Bagikan