Didik Nini Thowok Sempat Kaget Dengar Peraturan KPI

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 09 April 2016
Didik Nini Thowok Sempat Kaget Dengar Peraturan KPI

Penari Didik Nini Thowok. (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Belum lama ini, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengeluarkan surat edaran ke seluruh televisi ihwal larangan tampilan laki-laki menyerupai keperempuanan.

Didik Nini Thowok pertama kali mendengar peraturan itu sempat kaget. Pasalnya, bila peraturan tersebut diberlakukan, penari yang terkenal dengan dua wajah ini secara otomatis tidak dapat lagi tampil di televisi.

"Setelah itu, saya mengadakan pertemuan di sini (Kota Yogyakarta). Terus akhirnya kita dapat klarifikasi dari KPI, bahwa saya, seni secara umumnya, tidak termasuk dalam aturan itu," kata pria bernama lahir Kwee Tjoen Lian ini saat ditemui merahputih.com di rumahnya, Perumahan Jatimulyo, Kricak, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Kamis (7/4) petang.

Selanjutnya, ia berkomunikasi secara secara intens dengan pihak KPI. Menurutnya, saat ini peraturan tersebut telah direvisi.

"Dulu, pas keluar aturan, sebenarnya masih dalam bentuk draf. Mereka bilang mau direvisi. Kalau sekarang sudah direvisi," imbuhnya.


(Didik Nini Thowok. Foto MerahPutih/Fredy Wansyah)

Didik Nini Thowok merupakan pria penari yang sering menampilkan tari-tarian perempuan. Saat tampil di televisi, ia pun sering tampil bak perempuan demi menampilkan tarian ala perempuannya.

Seperti diketahui, tanggal 23 Februari 2016, KPI mengeluarkan surat edaran nomor 203/K/KPI/02/16. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh lembaga penyiaran. Isinya, melarang pria pengisi acara, pembawa acara, dan acara talent tidak menampilkan diri bak perempuan. (Fre)


BACA JUGA:

  1. Luapan Kegembiraan dalam Lagu Papua E Mambo Simbo
  2. Gambaran Nikmatnya Pempek dalam Lagu Sumsel Pempek Lenjer
  3. Nyai Achmad Dahlan, Pelopor Kesetaraan Perempuan dari Ngayogyakarto
  4. Banyak Investor Tertarik Biayai Film Indonesia
  5. Dukung Kreativitas Film Pendek Banten, Rano Karno Turun Tangan
#Didik Nini Thowok #Yogyakarta #Penari Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Bagikan