Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Detik-detik Peringati Hari Pahlawan, Kendaraan Dimatikan 60 Detik

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 09 November 2015
Detik-detik Peringati Hari Pahlawan, Kendaraan Dimatikan 60 Detik

ejumlah siswa SMK Negeri 5 Kota Medan melakukan penghormatan kepada para pahlawan saat berkunjung ke Taman Makam Pahlawan Medan, Sumatera Utara, Senin (9/11). (

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Setiap tanggal 10 November, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Hari Pahlawan ditetapkan sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa-jasa pahlawan dalam memperebutkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

‎Untuk memperingati Hari Pahlawan pada 10 November besok, pihak kepolisian mengimbau kepada para pengemudi kendaraan supaya mematikan mesin selama 60 detik di jalan-jalan protokol atau jalan-jalan utama di Jakarta, atau jalan-jalan yang menjadi pusat keramaian lalu lintas.

Imbauan tersebut berdasarkan amanat Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Surat dari Kementerian Sosial RI No 96/MS/B/10/2015 Tanggal 9 Oktober 2015 tentang Izin Menghentikan Kendaraan Bermotor dalam Rangka Hening Cipta Hari Pahlawan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Muhammad Iqbal mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilakukan pada Hari Pahlawan untuk menghormati jasa para pahlawan yang gugur di medan perang.

"Tujuannya untuk mengheningkan cipta sejenak dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Ini berlaku di jalan protokol yang dimulai pukul 08.15 WIB," ujar Iqbal melalui pernyataan tertulis yang diterima merahputih.com, Senin (9/11).

Edaran tersebut tertuang dalam Surat Telegram Bernomor STR/3097/X/2015 Tanggal 27 Oktober 2015 dari Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M Tito Karnavian ditandatangani atas nama kapolda dan Kepala Biro Operasi Kombes (Pol) Martuani‎ Sormin.

"Bersama ini diinformasikan kedapa Ir/Dir/Ka bahwa dalam rangka peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2015, untuk menghentikan sesaat setiap kendaraan bermotor yang ada di beberapa jalan protokol untuk dapat melakukan hening cipta selama 60 detik pada pukul 08.15 WIB," demikian bunyi surat telegram tersebut. (gms)

 

Baca Juga:

  1. Ziarah Peringati Hari Pahlawan di Berbagai Kota
  2. Lima Tokoh Pejuang Dianugerai Gelar Pahlawan Nasional
  3. Pak Raden Diusulkan sebagai Pahlawan Budaya
  4. Sartono, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
  5. Jajang C Noer: Pak Raden Pahlawan Budaya
#Pahlawan Nasional #Pahlawan #Hari Pahlawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pujangga Besar Sutan Takdir Alisjahbana Masuk Bursa Pahlawan Nasional 2026, Mensos Harap Prabowo Setuju
Mensos Gus Ipul menegaskan warisan terbesar STA bagi bangsa ini adalah perjuangannya mengembangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa modern.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Pujangga Besar Sutan Takdir Alisjahbana Masuk Bursa Pahlawan Nasional 2026, Mensos Harap Prabowo Setuju
Fun
Viral di Piala Dunia 2026, Suporter 'Patung Lumumba' Kembali Dukung RD Kongo usai Karantina Ebola
Michel Kuka Mboladinga kembali viral di Piala Dunia 2026, setelah mendukung RD Kongo dari tribun. Ia sempat viral di Piala Afrika 2025.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Viral di Piala Dunia 2026, Suporter 'Patung Lumumba' Kembali Dukung RD Kongo usai Karantina Ebola
Indonesia
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional
Kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi dan terdiri dari dua bangunan utama
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Prabowo Subianto Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Koleksi Sepeda Onthel Hingga Ijazah Jadi Pengingat Perjuangan Sang Pahlawan Nasional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Dianggap Lebih Berjasa dari Soekarno dan Soeharto
Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, diusulkan menjadi pahlawan nasional. Jasanya dianggap lebih besar dibanding Soekarno dan Soeharto.
Soffi Amira - Sabtu, 15 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Dianggap Lebih Berjasa dari Soekarno dan Soeharto
Indonesia
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Marsinah mendapat gelar pahlawan nasional. Sekretaris Bidang Ketenagakerjaan DPP PKS, Muhammad Rusli menilai, negara mulai menghargai buruh.
Soffi Amira - Selasa, 11 November 2025
Marsinah Dijadikan Pahlawan Nasional, Bukti Negara Mulai Menghargai Kelompok Buruh
Indonesia
Dari Akademisi hingga Diplomat, Kiprah Prof. Mochtar Kusumaatmadja Kini Diabadikan sebagai Pahlawan Nasional
Prof. Mochtar Kusumaatmadja dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas perjuangannya memperjuangkan konsep Negara Kepulauan Indonesia di dunia internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 November 2025
Dari Akademisi hingga Diplomat, Kiprah Prof. Mochtar Kusumaatmadja Kini Diabadikan sebagai Pahlawan Nasional
Indonesia
Gus Dur dan Syaikhona Kholil Jadi Pahlawan Nasional, PKB: Bentuk Pengakuan Negara atas Jasa Besarnya
Gus Dur dan Syaikhona Kholil jadi pahlawan nasional. PKB pun mengapresiasi keputusan pemerintah yang memberikan gelar tersebut.
Soffi Amira - Senin, 10 November 2025
Gus Dur dan Syaikhona Kholil Jadi Pahlawan Nasional, PKB: Bentuk Pengakuan Negara atas Jasa Besarnya
Indonesia
Ubedilah Badrun Sebut Gelar Pahlawan untuk Soeharto Bukti Bangsa Kehilangan Moral dan Integritas
Tanda bahwa bangsa Indonesia tengah kehilangan ukuran moral dan integritas dalam bernegara. ?
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Ubedilah Badrun Sebut Gelar Pahlawan untuk Soeharto Bukti Bangsa Kehilangan Moral dan Integritas
Indonesia
Soeharto & Marsinah Barengan Jadi Pahlawan Nasional, SETARA Institute Kritik Prabowo Manipulasi Sejarah
"Mana mungkin Marsinah dan Soeharto menjadi pahlawan pada saat yang bersamaan," kata Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Soeharto & Marsinah Barengan Jadi Pahlawan Nasional, SETARA Institute Kritik Prabowo Manipulasi Sejarah
Indonesia
Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa
Peristiwa heroik di Surabaya pada 1945 menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat Indonesia mampu meraih kemenangan ketika bersatu menghadapi ancaman bersama. ?
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa
Bagikan