Cerita Awal Mulanya Nasi Gandul

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 25 Oktober 2016
Cerita Awal Mulanya Nasi Gandul

Menu Nasi Gandul Pak Bo di Kawasan Terminal Gondongcatur, Kaliurang, Yogyakarta (Foto: MP/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kuliner - Nasi gandul merupakan salah satu jenis olahan nasi tradisional yang mulai tersebar di beberapa tempat di Yogyakarta. Nasi gandul dapat ditemui di Jalan Monjali, Terminal Condongcatur, dan Jalan Kaliurang.

Nasi gandul bukanlah nasi khas Yogyakarta. Nasi ini merupakan khas Pati. Namun, karena daya tariknya, nasi ini banyak diminati hingga ke Yogyakarta.

Venie, pelayan Nasi Gandul Pak Bo, menceritakan awal mula nasi gandul. Menurutnya, nasi gandul mulanya hanyalah nasi biasa dengan olahan berbagai lauk pauk khas Pati. Kala itu, para pedagangnya menggunakan pikulan untuk menjajakan dagangannya. Di salah satu sisi bakulnya digunakan untuk menopang peralatan makanan dan kuali masak, sementara sisi lainnya untuk makanan.

Plang nama Warung Pak Bo di Yogyakarta (Foto: MP/Fredy Wansyah)

"Pedagangnya dulu ya jualannya ke gang-gang, ke mana aja," ujar Venie saat berbincang di lapaknya, Yogyakarta, Senin (24/10).

Nasi gandul sebenarnya nasi khas Pati. Nasi ini berisi olahan daging, limpah atau jeroan, perkedel, telur, dan gading. Nasi tersaji dengan kuah khasnya berwarna cokelat. Nasi gandul dibanderol kisaran Rp5.000 hingga Rp15.000, tergantung lauk pauknya.(Fre)

BACA JUGA:

  1. Yuk Santap Nasi Gandul Pak Bo
  2. Inilah 3 Museum Kepahlawanan di Yogyakarta
  3. Inilah 3 Kawasan Tempat Penginapan Murah di Yogyakarta
  4. Tempat-tempat Ngopi Asyik di Yogyakarta
  5. Lima Tempat Wisata Malam Cihuy di Yogyakarta
#Yogyakarta #Kuliner Yogyakarta #Nasi Gandul
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Bagikan