Candi Kimpulan, Ditemukan Tahun 2009 Setelah Tertimbun Material Merapi

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 19 Maret 2016
Candi Kimpulan, Ditemukan Tahun 2009 Setelah Tertimbun Material Merapi

Candi Kimpulan ditemukan setelah letusan gunung Merapi (Foto: MP/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Desember 2009, kampus Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta melakukan pembangunan gedung perpustakaan. Tanggal 11 Desember, tim pembangunan menemukan struktur bangunan kuno. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Balai Peninggalan Cagar Budaya (BPCB) DI Yogyakarta.

Setelah dilakukan pengecekan dan eskavasi, ternyata struktur bangunan kuno tersebut merupakan candi. Berdasarkan eskavasi Balai Peninggalan Cagar Budaya DI Yogyakarta, Candi Kimpulan memiliki satu candi induk berukuran 6 x 6 meter, dan satu candi perwara berukuran 4 x 6 meter yang dibatasi halaman I di sisi barat dan selatan berupa susunan batu gundul setebal 120 cm yang berjarak 11,20 meter dari lingga patok pusat.

Eskavasi ini juga menemukan benda-benda kuno, seperti logam, koin emas, lempengan dan manik-manik emas, mangkuk perunggu, dan wadah peripih. Selin itu, juga ditemukan arca ganesha dan lingga yoni, serta arca nandi.

Pembangunan gedung perpustakaan tidak dilanjutkan. Kini kawasan tersebut menjadi kawasan cagar budaya Candi Kimpulan. Candi ini berada persis di kawasan kampus UII, Dusun Kimpulan, Desa Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, DI Yogyakarta.

Setelah eskavasi, BPCB menerjunkan tim ahli dari Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk meneliti candi. Bahkan, untuk memahami benda-benda kuno yang ditemukan berdasarkan hasil eskavasi, dilibatkan epigraf dari UGM. Epigraf ini ditugasi membaca tulisan kuno dalam beberapa logam.

Namun, hingga saat ini belum dapat diperkirakan awal pembangunan candi. Hanya saja, berdasarkan tulisan kuno dalam logam, diperkirakan bahwa Candi Kimpulan sebagai ritual keagamaan umat Hindu. Sementara tim geologi UGM menyatakan, bangunan Candi Kimpulan tertimbun beratus-ratus tahun karena material endapan Gunung Merapi.(fre)

BACA JUGA:

  1. Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta Pugar Situs Tamansari
  2. Gateng, Permainan Asli Yogyakarta Sejak Zaman Mataram Islam
  3. Di Tugu Pal Putih, Enam Teleskop Bantu Warga Yogyakarta Saksikan Gerhana
  4. BPCB Yogyakarta Temukan Pagar Kuno Candi Prambanan
  5. Kampanyekan Cagar Budaya, BPCB Yogyakarta Manfaatkan Mobil Bioskop Keliling
#UGM #Peninggalan Bersejarah #BPCB Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Pengacara Ferdinand Hutahaean yang mendampingi Garda Prabowo, mengatakan bahwa pernyataan Tiyo yang diadukan adalah terkait membandingkan Presiden Prabowo dengan hewan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Bekas Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Bareskrim oleh Garda Prabowo
Indonesia
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Politisi PDI-P Deddy Sitorus menilai kericuhan dalam diskusi di UGM tidak lepas dari akumulasi kemarahan mahasiswa. Singgung posisi Budiman Sudjatmiko saat ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Indonesia
Penolakan Pejabat Negara di UGM, Qodari: Demokrasi Harus Mengedepankan Dialog
Kabakom Ri, Muhammad Qodari, menanggapi penolakan sebagian mahasiswa UGM terhadap kehadiran pejabat pemerintah dalam forum diskusi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Penolakan Pejabat Negara di UGM, Qodari: Demokrasi Harus Mengedepankan Dialog
Indonesia
Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog
Budiman Sudjatmiko mengungkap kronologi penggerudukan diskusi di UGM yang juga dihadiri Nusron Wahid dan Sudaryono. Sebut forum berakhir setelah situasi memanas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog
Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Presiden ke-7 Joko Widodo kembali digugat di PN Surakarta terkait dugaan ijazah UGM. Gugatan diajukan alumnus Kehutanan UGM.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Jokowi Digugat Lagi di PN Solo, Kali Ini Penggugatan Sesama Alumnus Kehutanan UGM
Indonesia
Sidang CLS Ijazah Jokowi, Teman Kuliah di UGM Hadir sebagai Saksi Fakta
Sidang gugatan ijazah Jokowi masih berlanjut. Kedua teman kuliahnya di UGM hadir sebagai saksi di persidangan.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Sidang CLS Ijazah Jokowi, Teman Kuliah di UGM Hadir sebagai Saksi Fakta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Tidak ditemukan informasi valid yang membenarkan klaim 'rektor UGM dipilih langsung oleh Jokowi'.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Indonesia
2 Arca Kuno Ditemukan di Sragen, Diduga Peninggalan dari Abad 10-13 Masehi
Dua arca kuno ditemukan di Sragen, Jawa Tengah, Jumat (12/12). Arca tersebut diperkirakan peninggalan dari abad 10 hingga 13 masehi.
Soffi Amira - Minggu, 14 Desember 2025
2 Arca Kuno Ditemukan di Sragen, Diduga Peninggalan dari Abad 10-13 Masehi
Bagikan