Bosan Ditanya Pelemahan Rupiah, Menkeu Bambang Tegaskan Otoritas Moneter Urusan BI

Luhung SaptoLuhung Sapto - Selasa, 04 Agustus 2015
Bosan Ditanya Pelemahan Rupiah, Menkeu Bambang Tegaskan Otoritas Moneter Urusan BI

Kiri ke kanan: Menteri ESDM Sudirman Said, Menko Maritim Indroyono Soesilo, Gubernur BI Agus Martowardojo, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Kepala Bappenas Andrinof.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Keuangan-Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro malas menanggapi nilai tukar Rupiah yang terus melemah terhadap dollar Amerika Serikat. Menurutnya, pihaknya hanya mengurusi kebijakan fiskal dan sustainable.

"Masih banyak yang hobi nanya kurs ke saya. Otoritas moneter dan kurs ada di Bank Indonesia," tegas Bambang dengan nada meninggi saat konferensi pers di Gedung BI, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).

Dia mengatakan pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat ini karena adanya pelemahan ekonomi secara global. Menurutnya, Indonesia tidak akan merasakan dampak yang sangat signifikan.

Bambang juga menegaskan krisis ekonomi saat ini berbeda dengan kondisi saat tahun 1997 silam. Karena ekonomi saat ini cukup stabil jika debandingkan dengan tahun 1997 lalu.

"Banyak juga yang bertanya pada saya, bedanya sekarang dan tahun 1997. Bedanya tahun ini kita ada kestabilan. Sedangkan tahun 1997 tidak ada," ujarnya.

Sehingga, dalam hal ini Pemerintah akan terus berupaya untuk menstabilkan perekonomian Indonesia dengan merumuskan beberapa langkah konkret di antaranya, menempuh kebijakan moneter yang tepat dan konsisten dan prudent dalam menghadapi ekonomi global.

Kemudian, menerapkan kebijakan makro yang akomodatif untuk mendorong kredit. Dan, mendorong reformasi struktural dan mendorong finansial. (rfd)

Baca Juga:

Menkeu: Nilai Tukar Rupiah Masih Terkendali

Sofyan Djalil: Pelemahan Rupiah, Temporer yang Diarahkan dari Luar Indonesia

Pelemahan Rupiah Merata di 34 Provinsi

#Pelemahan Rupiah #Bambang Brodjonegoro
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Hashim mengimbau pelaku usaha, termasuk anggota Kadin, agar mendukung terciptanya perdagangan saham yang sehat dan transparan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Indonesia
Kendalikan Rupiah, BI Beli Surat Berharga Negara di Pasar Sekunder
BI menyatakan akan terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai fundamentalnya
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Kendalikan Rupiah, BI Beli Surat Berharga Negara di Pasar Sekunder
Indonesia
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Konsistensi kebijakan juga dinilai penting untuk mendukung transformasi struktural Indonesia menuju status negara berpendapatan tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Indonesia
Pergerakan Rupiah Terdampak Pidato Kepala The Fed, Inflasi Melebihi Prediksi
para pembuat kebijakan harus yakin bahwa inflasi inti benar-benar bergerak menuju target mereka dengan kecepatan yang memadai.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pergerakan Rupiah Terdampak Pidato Kepala The Fed, Inflasi Melebihi Prediksi
Indonesia
Cadangan Devisa Masih Dalam Tren Penurunan
BI juga terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Cadangan Devisa Masih Dalam Tren Penurunan
Indonesia
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Pembatalan pembukaan Selat Hormuz memicu kekhawatiran datangnya guncangan inflasi jilid baru akibat kenaikan biaya logistik dunia
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Dari data juga menunjukan, sentimen global, ketidakpastian masih tinggi mengenai potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Dana Asing Makin Keluar dari Indonesia, Rupiah Makin Tertekan
Indonesia
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Kementerian Luar Negeri Iran mengklaim adanya kemajuan positif, sementara mediator Qatar dan Pakistan mengonfirmasi tercapainya peta jalan kesepakatan lebih luas
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Indonesia
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
pelemahan rupiah, masih dipengaruhi oleh faktor global kembali meningkatnya harga minyak dunia seiring ancaman Presiden Trump untuk menyerang Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
Bagikan