BNP2TKI Targetkan Remitansi Meningkat 15 Persen Pelatihan wirausaha purna TKI di Parepare, Sulawesi Selatan. Transformasi dari TKI menjadi majikan. (Foto: Twitter/@NusronWahid1)

MerahPutih Bisnis - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nurson Wahid mengungkapkan, pada tahun 2015 lalu dana remitansi yang dihasilkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mencapai US$10,5 miliar atau naik 24 persen jika dibandingkan tahun 2014.

"Untuk tahun ini ditargetkan bisa mencapai 10-15 persen," tutur Nurson ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Selasa (12/1).

Nurson juga menambahkan, dana remitansi yang dikirimkan para TKI juga rencananya akan digunakan untuk memberikan pelatihan kewirausahaan kepada keluarga para TKI.

Dengan demikian, para TKI yang pulang ke Tanah Air bisa menjalankan usaha bersama keluarganya. "Dan uang yang diperoleh tidak habis begitu saja," ujar Nurson.

Perlu diketahui, Kementerian Perdagangan dan BNP2TKI resmi meneken nota kesepahaman untuk meningkatkan perolehan devisa negara di sektor nonmigas dari bidang jasa pada Selasa (12/1). Sebagai peran negara, Kemendag akan membantu melalui promosi untuk meningkatkan pengiriman TKI ke luar negeri lewat Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan Atase Perdagangan (Atdag) di luar negeri. (rfd)


BACA JUGA:

  1. Tingkatkan Perolehan Devisa, Menteri Perdagangan Gandeng BNP2TKI
  2. Pengamat: Pemerintah Tidak Persiapkan TKI Menyongsong MEA
  3. Polisi Bekuk Pelaku Penipuan Jasa TKI ke Korea Selatan
  4. Presiden Jokowi Memohon kepada Raja Arab Saudi Ampuni 4 TKI Tervonis Mati
  5. 700 Calon TKI Jadi Korban Penipuan PT Mega Mulia Indonesia

 

 


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE