Bersama Uang Rp1,5 Miliar, KPK Tangkap Dewie Yasin Limpo
Gedung KPK (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)
MerahPutih Peristiwa - Politikus Partai Hanura Dewie Yasin Limpo bersama dengan 6 orang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa malam (20/10). Dalam OTT tersebut KPK juga berhasil mengamankan uang senilai Rp1,5 miliar.
"Benar ada OTT yang diduga melibatkan anggota DPR," kaya Plt Pimpinan KPK Indriyanto Seno Adji saat dihubungi, Selasa malam (20/10).
Di tepi lain Ketua DPP Partai Hanura Syarifudin Suding membenarkan bahwa politikus Partai Hanura yang diciduk KPK adalah Dewie Yasin Limpo.
"Kita terkejut melihat itu. Ya nampaknya betul itu Dewie Yasin Limpo," kata Sudding saat dialog langsung yang disiarkan Beritasatu TV, Selasa malam (20/10).
Ia melanjutkan hingga kini Partai Hanura masih menunggu informasi resmi dari lembaga yang lahir di era reformasi.
"Kita masih tunggu info dari KPK. Mungkin (Rabu) besok kita akan gelar jumpa pers," tandasnya.
Untuk diketahui Dewie Yasin Limpo adalah anggota DPR RI di Komisi VII yang membidangi Energi sumber daya mineral, Lingkungan Hidup dan Riset serta teknologi. Hingga berita ini diturunkan KPK masih belum mau menjelaskan Dewie bersama dengan 6 orang diciduk dalam kasus apa. Mereka ditangkap KPK di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
BACA JUGA:
Bagikan
Bahaudin Marcopolo
Berita Terkait
OTT KPK Ungkap Dugaan Suap Pajak Perusahaan Sawit di Banjarmasin
KPK Kembangkan Penyidikan Suap Pajak, PPh dan PPN Ikut Disorot
KPK Tetapkan Bupati Pati Sudewo Tersangka Kasus Pemerasan Rp 2,6 Miliar
KPK Sita Miliaran Rupiah dalam OTT Bupati Pati Sudewo
OTT KPK Bongkar Dugaan Suap Jabatan di Pati, Bupati Sudewo Diamankan
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Didakwa Terima Gratifikasi Rp 3,36 Miliar dan Motor Ducati
Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Terlibat Kasus Fee Proyek
Kasus Suap Proyek Bekasi, KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Ono Surono
KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Terkait Suap Proyek Bekasi
Komisi XI DPR Soroti Dugaan Suap Pegawai DJP, Dorong Reformasi Menyeluruh