Bangun Pabrik US$ 12 Juta, Investor Korsel Diarahkan Manfaatkan KLIK

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Rabu, 06 April 2016
Bangun Pabrik US$ 12 Juta, Investor Korsel Diarahkan Manfaatkan KLIK

Kepala BKPM Franky Sibarani (kanan). (Foto: MP/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Keuangan - Investor asal Korea Selatan berminat untuk mendirikan pabrik komponen listrik senilai US$ 12 juta (senilai Rp 150 miliar dengan kurs dolar AS Rp 12.500). Investor tersebut mempertimbangkan dua provinsi sebagai lokasi investasi mereka yakni di Provinsi Jawa Barat atau Provinsi Jawa Tengah. 

Perusahaan asal Korea Selatan tersebut berencana untuk memproduksi peralatan untuk pembangkit listrik. Badan Koordinasi Penanaman Modal mengarahkan perusahaan untuk menanamkan modalnya dengan memanfaatkan fasilitas kemudahan investasi langsung konstruksi (KLIK).

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani mengatakan bahwa minat yang disampaikan oleh perusahaan Korea Selatan tersebut cukup serius karena CEO dari perusahaan langsung mengunjungi dua provinsi di Indonesia untuk memilih lokasi pabrik. 

“Untuk provinsi Jawa Barat maupun provinsi Jawa Tengah kami akan arahkan ke kawasan industri KLIK yang prospektif,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Rabu (6/4).

Franky menambahkan, minat investasi tersebut  tidak lepas dari rencana program pemerintah utk membangun powerplant  35 GW dalam lima tahun kedepan. 

“Kehadiran investor juga mendukung kebijakan peemrintah untuk mendorong penggunaan local content sehingga perusahaan yang biasanya mengekspor produknya ke Indonesia dapat mulai mengalihkan usahanya dengan membangun pabrik di Indonesia,” jelasnya.

Menurut Franky, setelah mereka mendapatkan lokasi lahan yang cocok, mereka diharapkan dapat segera mengurus izin investasi dengan fasilitas layanan investasi 3 Jam. 

“Setelah mereka mendapatkan perizinan yang diperlukan dalam layanan investasi 3 jam, maka akan lebih cepat lagi kalau mereka berlokasi di kawasan industri KLIK karena dapat langsung melakukan konstruksi sembari secara pararel mengurus izin yang diperlukan,” paparnya.

Perusahaan Korea Selatan tersebut tidak hanya berminat untuk investastasi di bidang pembangkit listrik saja namun juga value chain distribution di bidang-bidang yang terkait dengan listrik juga menjadi daya tarik yang luar biasa dari investor negeri ginseng ini. (Abi)

BACA JUGA:

BKPM Apresiasi Perluasan Pabrik Tekstil Jateng Serap 6.000 Tenaga Kerja

BKPM: Kebijakan Daerah Harus Pro Investasi

Beri Kemudahan Investor Asing, BKPM Luncurkan KLIK

BKPM Kawal Investasi di Luar Jawa

BKPM Fasilitasi Investasi Smelter US$612 Juta dari Tiongkok

 

 

#BKPM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
BKPM tawarkan peluang investasi data center Indonesia ke investor China. Nilai pasar diproyeksikan Rp 29,8 triliun pada 2026 dan tumbuh hingga Rp 56,7 triliun pada 2031.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
Indonesia
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Nilai pasar data center Indonesia mencapai sekitar 1,44 miliar dolar AS pada 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi 1,83 miliar dolar AS pada 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Indonesia
Realisasi Investasi hingga Semester I Capai Rp 1.010 T, Lokasi Didominasi Luar Jawa dengan Serapan 1,4 Juta Pekerja
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan pemerintah telah mencapai 49,5 persen dari target investasi tahun ini.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Realisasi Investasi hingga Semester I Capai Rp 1.010 T, Lokasi Didominasi Luar Jawa dengan Serapan 1,4 Juta Pekerja
Indonesia
Danantara Merger 4 BUMN di Bawah Mandiri Manajemen Investasi, Terbesar di Indonesia
Danantara menggabungkan empat perusahaan asset management BUMN menjadi satu entitas di bawah Mandiri Manajemen Investasi. Konsolidasi ini membentuk perusahaan asset management terbesar di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Juli 2026
Danantara Merger 4 BUMN di Bawah Mandiri Manajemen Investasi, Terbesar di Indonesia
Indonesia
Implementasi KBLI 2025 Dipermudah, Bisa Konversi Otomatis di AHU dan OSS
KBLI 2025 ini juga memberikan dua skema kemudahan, yaitu kebijakan konversi otomatis juga penyesuaian manual.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
Implementasi KBLI 2025 Dipermudah, Bisa Konversi Otomatis di AHU dan OSS
Indonesia
Investasi Capai Rp 498 Trilun di Triwulan 1, Serap 706.569 Tenaga Kerja
Daerah realisasi PMDN dan PMA triwulan I 2026 adalah Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Sulawesi Tengah
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 April 2026
Investasi Capai Rp 498 Trilun di Triwulan 1, Serap 706.569 Tenaga Kerja
Indonesia
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Danantara telah berdiskusi dengan Kamar Dagang Swiss (Swiss Chamber of Commerce) mengenai potensi kerja sama dalam proyek tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Indonesia
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Beberapa proyek strategis diantaranya Proyek Bauksit, Alumunium, Bioavtur, Refinery (Kilang), hingga Proyek Budidaya Unggas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
Indonesia
Hilirisasi SDA Ditargetkan Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Januari hingga September 2025, sektor hilir berhasil menarik investasi sebesar Rp 431 triliun atau lebih dari 30 persen dari total realisasi investasi nasional
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Hilirisasi SDA Ditargetkan Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Indonesia
Bali Bakal Kendalikan Investor Asing, Rental Kendaraan dan Villa Bakal Ditertibkan
Maraknya investasi asing yang mengambil jatah usaha rakyat seperti rental dan penginapan seperti vila.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 November 2025
Bali Bakal Kendalikan Investor Asing, Rental Kendaraan dan Villa Bakal Ditertibkan
Bagikan