Bahas Jejak Rekam Capim KPK, Pansel Datangi Bareskrim
Pansel Pimpinan KPK memberikan keterangan pers di sela proses seleksi tahap ketiga atau profile assessment calon Pimpinan KPK di Jakarta, Senin (27/7). (Foto: Antara)
MerahPutih Nasional - Destri Damayanti dan Yenti Garnasih, panitia seleksi calon pimpinan (Pansel capim) KPK, mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta selatan, Jumat (31/7). Kedatangan keduanya guna mengetahui jejak rekam calon pimpinan yang telah lolos seleksi.
"Sekarang kami melakukan pengecekan ke Bareskrim karena waktu itu Kapolri mendisposisikan ke Bareskrim," ujar Yenti di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Menurut Yenti, penelusuran rekam jejak ini guna mengantisipasi adanya kriminalisasi seperti pimpinan KPK sebelumnya. "Pada intinya mekanisme tracking tuh biasa. Tapi luar biasa karena ini Pansel KPK. Lebih luar biasa karena ada kriminalisasi," papar Yenti.
Tim pansel berharap para calon yang ada saat ini ketika memimpin KPK tidak terjadi kembali kriminalisasi. Selain itu, pansel juga meminta komitmen Bareskrim tidak kembali melakukan kriminalisasi pimpinan KPK.
"Kalau sampai tercecer kasus-kasus di masa lalu, ya jangan lagi (diungkit). Biarkan menjalankan tugas," tutur Yenti. (gms)
Baca Juga:
Pansel Capim KPK: Pimpinan Baru Jangan Dikriminalisasi
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pansel KPK Transparan dan Tegas
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Bareskrim Polri Rilis Kasus Akses Ilegal dan Pencucian Uang Judi Online di Jakarta
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Modus Operandi Sistem Tempel dalam Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali, seperti Apa?
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Polisi Naikkan Temuan Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera ke Penyidikan
Bareskrim Fokus Usut Sumber Kayu Ilegal Logging yang Terseret Banjir di Sungai Tamiang
Bareskrim Usut Tidak Pidana Dari Temuan Gelondongan Kayu Ditemukan Saat Bencana Banjir Sumatra
207 Ribu Ekstasi 'Tak Bertuan' Ditemukan di Tol Bakauheni, Polisi Duga Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Terlibat
Polisi Bongkar Penyelundupan Narkoba Lintas Provinsi, Nilainya Capai Rp 207 Miliar