Antisipasi Politik Uang di Muktamar NU, Peserta Dilarang Ketemu Timses

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 24 Juli 2015
Antisipasi Politik Uang di Muktamar NU, Peserta Dilarang Ketemu Timses

Slamet Efendi Yusuf (berbatik hijau) mendampingi Ketua Umum PBNU KH Said Agil dalam memberikan keterangan pers di Jakarta (Foto: Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Upaya menjaga pemilihan bersih, aman dan berwibawa dalam Muktamar NU ke-33, nampaknya cukup serius. Pasalnya panitia muktamar akan mengantisipasi banyak pertemuan dalam muktamar tersebut.

"Panitia akan membatasi banyak pertemuan diluar agenda resmi muktamar, apalagi ketemu tim sukses salah satu calon," kata Ketua Steering Commitee Muktamar, Slamet Efendi Yusuf, di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (24/7).

Dikatakannya muktamar NU kali ini harus berbeda dengan yang sebelumnya, sebab, muktamar kali ini NU akan menampilkan wajah Islam yang lebih keindonesiaan, meskipun sejak dulu NU juga tak terpisahkan dari Indonesia.

"Kita ingin menampilkan Islam Nusantara yang melebur dengan budaya bangsa, anti kekerasan, kebengisan, dan menjaga akhlaqul karimah dalam muktamar," tuturnya.

Lebih lanjut kata dia, dari segi pemilihan pengurus NU nanti, panitia tidak ingin adanya intrik politik antara peserta, money politics dan banyaknya atribut kampanye dimana-mana.

"Kita tidak ingin seperti muktamar di Makassar, penginapan aja jadi ajang kampanye, foto-foto bertebaran di sana-sini, kita berharap muktamirin fokus kepada agenda muktamar," tuntasnya.(fdi)

 

Baca Juga:

Ketua Umum PBNU: Sekali Lagi, NU Bukan Partai Politik

Banser Siap Kawal Muktamar NU ke-33

KH. Said Aqil Ajak Media Massa Sukseskan Muktamar NU

Doa Bersama Jelang Muktamar NU

Ulama NU: Peristiwa Tolikara Tunjukkan Keberagamaan Masih Sensitif

#Slamet Efendi Yusuf #Nahdlatul Ulama #Muktamar NU Ke-33
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
Kehadiran Presiden diperkirakan turut meningkatkan jumlah warga yang datang ke Jombang, baik peserta muktamar maupun warga NU dari berbagai daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
Indonesia
Muktamar ke-35 Akan Luncurkan Peta Jalan NU 2050
Substansi yang akan dibahas dalam Muktamar NU pada dasarnya telah dipersiapkan, mulai dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Ploso
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Muktamar ke-35 Akan Luncurkan Peta Jalan NU 2050
Indonesia
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Kemunculan banyak figur kandidat justru akan semakin memperkaya proses demokratisasi serta diskursus gagasan di internal organisasi. 

Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Indonesia
Elite PBNU Terlibat Saling Pecat, Gus Faris: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen tak Layak Dicalonkan Lagi
Saling memberhentikan pengurus dengan dasar aturan organisasi merupakan fenomena yang belum pernah terjadi dalam sejarah NU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Elite PBNU Terlibat Saling Pecat, Gus Faris: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen tak Layak Dicalonkan Lagi
Indonesia
Jelang Muktamar PBNU, Guru Besar UI Usulkan Ketua Umum Dipilih AHWA
AHWA tidak semestinya hanya berperan dalam memilih Rais Aam, tetapi juga perlu diperkuat untuk menyeleksi calon Ketua Umum PBNU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Jelang Muktamar PBNU, Guru Besar UI Usulkan Ketua Umum Dipilih AHWA
Indonesia
Gus Salam Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU, Keliling Daerah Cari Dukungan
KH Nurul Huda Djazuli menginginkan pengurus PBNU selalu bersatu, rukun dan kompak, mengingat organisasi ini merupakan tempat berkumpulnya para ulama
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gus Salam  Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU,  Keliling Daerah Cari Dukungan
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
NU memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga bangsa, terutama ketika Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan masa-masa sulit. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
Indonesia
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Untuk tema muktamar nantinya intinya juga sama yakni menjaga maruah NU dan memperkaya khidmat untuk kemasyarakatan bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Indonesia
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Terdapat empat aspek di dalam peraturan perkumpulan tentang pengelolaan aset tambang yang ditetapkan di Konbes Al Falah Ploso
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Bagikan