Anggota DPR: 224 Orang Satu Lantai Cuma 8 Toilet Masuk Akal?
Gedung DPR/MPR Jakarta (Foto: bnpt.go.id)
MerahPutih Nasional - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Katherina A Oendoen mengeluhkan toilet Gedung DPR karena dinilai kurang memadai. Pasalnya, setiap lantai di Nusantara I DPR hanya terdapat empat toilet laki-laki dan empat toilet perempuan dengan penguhuni 224 orang.
"Satu lantai 224, masuk akal enggak?" kata dia kepada Merahputih.com di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/4).
Selain itu, menurut Katherina, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan wartawan tidak layak berbicara sembarangan ihwal ruang kerja anggota dewan. Ruang yang ada saat ini, dia menjelaskan, sudah perlu direnovasi.
Ia menuturkan, setiap ruangan anggota dewan dihuni 6-7 orang. Bahkan, untuk menerima tamu saja tak ada ruang kosong. "Enggak masuk kan, dewan terhormat punya kamar kecil space-nya orang 6-7 orang," kata politisi Gerindra itu.
Katherina memamaprkan, permintaan itu hanya sebagai langkah membuat kelayakan fasilitas, bukan untuk kemewahan. "Direnovasi mana yang terbaik, haruslah. Paling tidak harga ekonomis, ergonomis dan proporsional," katanya. (mad)
Baca Juga:
Kisah Keluh Kesah sang Sopir Anggota Dewan
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
DPR Anggap Kritik KUHP Baru Sebagai Bagian Penting Demokrasi, Persilakan Publik Uji Materi ke MK
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
Wacana Pilkada Tidak Langsung Masih 'Jauh Panggang dari Api', DPR Pilih Fokus UU Pemilu
Jangan Asal Angkut! Kayu Sisa Banjir Sumatra Ternyata Masuk Kategori Sampah Spesifik
Bawang Ilegal 'Haram' Hampir Masuk Pasar, Pemerintah Didesak Seret Dalang Penyelundupan ke Meja Hukum
DPR Tegaskan KUHAP Baru Persulit Penahanan Ngawur, Tinggalkan Asas Monistis Warisan Belanda
DPR Dorong Vaksinasi Influenza Siswa Cegah Superflu, Sekolah Diharap Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia Swasembada Pangan, DPR Ingatkan Pemerintah Dompet Petani Juga Harus 'Tebal'
Polri Sudah Paten Tapi Budaya Kerja Masih ‘Lelet’, DPR Minta Reformasi Mental
DPR Desak Reformasi Total Internal Polri, Jangan Lembek ke Anggota Nakal