5 Kuliner Bali yang 'Nendang' Banget

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 09 Juli 2015
5 Kuliner Bali yang 'Nendang' Banget

Abra Resto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kuliner - Bali bukan hanya dikenal sebagai pulau esotis dengan berbagai keindahan pantai dan alamnya, pulau ini juga dikenal dengan kulinernya yang khas.

Apa yang kamu tahu dari kuliner Bali? pedas, berbumbu, dan pastinya nagih banget. Mau tahu kuliner Bali apa aja yang paling top? berikut ulasannya seperti yang dilansir Abraresto.com.

Serombotan, kuliner satu ini mirip urab, pasalnya terdiri dari berbagai sayuran yang direbus kemudian ditambah sanggrai kelapa yang harum. Bedanya Serombota dilengkapi dengan berbagai jenis kacang-kacangan seperti kacang merah dan kacang hijau. Ditambah lagi, makanan khas Bali ini mendapatkan rasa luar biasanya dari bumbu sambal yang digunakan (total ada 3 jenis bumbu sambal). Ada Sambal Nyuh, bumbu kacang, dan bumbu Unyah Sere Limo yang merupakan bumbu tepat untuk para pecinta pedas.

Tum Ayam, nah kalo makanan yang satu ini mirip pepes dari Jawa Barat. Ayam yang sudah dipisahkan dari tulangnya dibumbui dengan bahan rempah-rempah ditambah santan kemudian dibungkus dengan daun pisang setelah itu dikukus sampai matang.

Bubur Mengguh, bubur satu ini disantap saat upacara adat di Bali. Bubur gurih ini terbuat dari beras dan santan, yang kemudian akan ditaburi ayam suwir ketika akan disajikan, lalu disiram dengan kuah ayam kental.

Sate lilit, pasti sudah banyak yang tahu sate satu ini . Bedanya dengan sate biasa, sate lilit rendah lemak loh, sebab sate ini terbuat dari daging ikan yang telah dihaluskan kemudian dibumbui dan dibakar dengan ditusuk menggunakan batang serai, hmmmmm, kebayang kan aromanya.

Sate Pelencing, jika tadi ada sate ikan yang dililit, Bali juga punya sate daging, namanya sate pelencing. Plecing sendiri merupakan sambal tomat yang dibuat dari cabai rawit, garam, terasi, tomat, dan kadang-kadang diberi tetesan jeruk limau. Jadi daging sate yang telah dibakar disiram sambal pelencing yang maknyus banget.

Original artikel dari AbraResto.com, web super lengkap untuk menemukan referensi restoran terkini di Jakarta dan sekitarnya.

BACA JUGA:

5 Kuliner Paling Pedas di Asia

Tips dan Trik Buka Puasa di Restoran Buffet

Tips Berpuasa Sehat Selama Ramadan

Tips Makan Asyik di Street Food Bangkok

4 Kuliner Mie yang Bikin 'Nagih'

#Bali #Kuliner Asia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
ShowBiz
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
AXEAN Festival 2026 kembali hadir di Bali dengan lineup perdana yang menampilkan musisi Indonesia, Asia Tenggara, hingga Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
Bagikan