1694 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Malam Takbiran Di Jakarta

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 16 Juli 2015
1694 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Malam Takbiran Di Jakarta

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral Tito Karnavian di sela-sela Gelar Apel OPS di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (16/7). (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Gabungan anggota TNI dan Polri serta SatPol PP yang berjumlah 1694 akan mengamankan malam Takbiran yang berlangsung malam ini, Kamis (16/7)

Personil TNI dan Polri yang akan mengamankan malam Takbiran mengikuti apel bersama di lapanagan Dir Lantas Polda Metro Jaya, yang dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral Tito Karnavian. Pada kesempatan apel tersebut, Tito memberikan pesannya kepada semua personil yang bertugas.

"Tunjukan penampilan yang sopan tapi tegas.Jangan gunakan senjata api pada malam takbir keliling, ungkap Kapolda Metro Jaya dalam sambutan pada Gelar Apel OPS di Mapolda Metro Jaya Jakarta Selatan, Kamis, (16/7).

Mantan Kapolda Papua ini menuturkan, dalam pengamanan malam takbir, pihaknya akan mengupayakan jangan sampai terjadi tawuran kelompok, dan juga mehindari dari berbagai kericuhan pada malam takbir ini, apa lagi berantem.

"Rekan- rekan saya minta karena ini hari terakhir, insya allah silakan laksanakan. Kemungkinan akan ramai setelah magrib. Mari kita lakukan sebaik- baiknya," tuturnya.

Tito pun menambahkan, Gabungan dari rekan-rekan TNI, Satpol PP, serta Polri ini, akan diturunkan dan menempati pada titik- titik tertentu. Masih kata dia, Kapolres bersama Dirlantas sudah mengatur pada daerah yang merupakan perbatasan. Daerah perbatasan tersebut diantaranya, Bekasi, Depok, hingga Tangerang. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya penumpukan semua ke Jakarta, apa bila terjadi takbir keliling.

"Karena telah diwaspadai di daerah-daerah protokol seperti, Monas, Bundaran Hotel Indonesia, Semanggi akan dibuat kanalisasi untuk pengalihan arus. Imbuan ini telah kita lakukan sejak hari- hari kemarin. Lantaran hal ini juga direspon positif oleh rekan-rekan di tingkat Wali Kota, Kabupaten sudah melakukan imbauan kepada warganya masing- masing," terangnya.

Meski pun demikian pada prinsipnya sedapat mungkin dilaksnakan hal ini pada tempat yang tidak lalui secara mobile oleh pengendara, misalnya pada lapangan dan masjid, karena hal itu kita sudah antisipasi.

"Takbir keliling bukan kita melarang, namun melihat dari pengalaman kemarin arak-arakan saat konvoi. Kita tidak ingin di hari yang suci dinodai dengan hal itu, " tutupnya.(gms)

 

Baca Juga:

Jelang Takbiran, Masjid Istiqlal Mulai Ramai

Posisi Hilal Sudah Terlihat

Malam ini Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya

Pawai Malam Takbiran Dilarang?

 

 

#Irjen Tito Karnavian #Polda Metro Jaya #Lebaran 2015 #Pawai Malam Takbiran #Malam Takbiran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Polda Metro Jaya mengerahkan 8.095 personel untuk mengamankan sidang tahunan MPR/DPR.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 8.095 Personel untuk Amankan Sidang Tahunan MPR/DPR
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi makam Sutrimo di Banyumas. Tim forensik memeriksa jenazah dan sampel lingkungan untuk mencari penyebab kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Makam ART Febrie Adriansyah Diekshumasi, Tim Forensik Periksa Jenazah hingga Sampel Tanah
Indonesia
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Ekshumasi makam dilakukan 12 Agustus 2026 di Banyumas untuk mengungkap dugaan kematian tidak wajar Sutrimo ART eks Jampidsus.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Hari Ini Polisi Gali Makam Sutrimo Kuak Misteri Kematian ART Eks Jampidsus
Indonesia
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta resmi ditangani Polda Metro Jaya. Olah TKP dilakukan tim gabungan
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Kasus Kebakaran Bapenda DKI Diambil Polda, Fokus Penyidik Lantai 16 Ruang Arsip
Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Bagikan