Headline

Yusril Tanggalkan Jabatan Ketua Umum, PBB Bakal Dipimpin Generasi Milenial

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 11 Agustus 2019
 Yusril Tanggalkan Jabatan Ketua Umum, PBB Bakal Dipimpin Generasi Milenial

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra (tengah) bersama sejumlah kader meluapkan kegembiraan usai sidang ajudikasi Bawaslu (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra akan menyerahkan kepemimpinan partai pada generasi muda. Dengan penyelenggaraan muktamar PBB pada September 2019, ia berharap bisa melahirkan kepemimpinan baru.

Riuh perdebatan ihwal siapa yang pantas menduduki kursi Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) periode 2020-2025 mendatang memasuki babak yang kian seru dan misterius.

Baca Juga: Kubu Jokowi Sambut Partai Bulan Bintang. Seperti Apa, Ya?

Membaca berbagai gerakan di media sosial yang mendesak Yusril Ihza Mahendra untuk kembali menjadi Ketua Umum, pengurus Pemuda Bulan Bintang DKI Jakarta mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan hal tersebut.

"Ya kami diskusi ringan saja seperti biasa. Tidak terlalu suka yang formal-formal, intinya ada dua hal. Pertama evaluasi derap langkah perjuangan PBB selama ini, kedua memetakan siapa yang pantas memimpin partai ke depan," ujar Maulana Ainul Arsy, Ketua Pemuda Bulan Bintang DKI Jakarta, Minggu (11/8).

Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra
Ketum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra. Foto: MP/Win

PBB lanjut Maulana, butuh sosok muda yang baru dan segar untuk melompat lebih tinggi lagi dalam percaturan politik nasional sekarang ini. Kepiawaian Yusril harus dilanjutkan dengan tokoh muda yang lebih enerjik dan milenial.

"Kalau memakai istilah sekarang, ya bisa disebut milenial. Prinsipnya pemimpin PBB ke depan harus berumur 40an. Bang YIM dan tokoh-tokoh PBB pada awal berdiri, seingat kami juga ada di kisaran usia itu. Bang Kaban, Hamdan Zoelva, Fadli Zon, Ali Mochtar Ngabalin, Tuan Guru Bajang dan yang lainnya," sebutnya.

Saat ditanya siapa nama yang pantas memimpin saat ini, tanpa ragu alumni FISIP UIN Syarif Hidayatullah ini menyodorkan dua nama, yakni Azanil Kelana dan Yurisman Star.

Azanil Kelana, adalah sosok Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Bulan Bintang yang masih sangat enerjik. Sementara Yurisman Star, merupakan sosok muda yang telah malang melintang sebagai aktivis, akademisi tingkat nasional, yang juga masih sangat segar.

"Inilah tawaran kami kepada muktamirin yang memiliki hak suara pada Muktamar V nanti. Diskusi kami tadi berangkat dari keresahan saja selama berproses dan berjuang di PBB. Semoga bisa jadi bahan pertimbangan seluruh pihak," tutup Maulana.

Baca Juga: Yusril Jadi Pengacara Jokowi, Forum Caleg Bulan Bintang Pilih Dukung Prabowo-Sandi

Jajaran pengurus Pemuda Bulan Bintang DKI Jakarta menggelar diskusi ringan pada sore tadi di bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Pembicaraan berkisar dari mulai refleksi perjalanan PBB dari sejak sekumpulan anak muda generasi milenial ini aktif di PBB pada 2017 lalu, mengalami masa-masa sulit Pemilu, hingga tantangan yang harus dijawab PBB periode mendatang.

Partai Bulan Bintang akan melaksanakan Muktamar ke V yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 25-27 September 2019 di Provinsi Bangka Belitung.(Knu)

Baca Juga: PBB Bergabung, PSI Tegaskan Diri Parpol Anti Perda Syariah

#Partai Bulan Bintang #Yusril Ihza Mahendra #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
peningkatan ambang batas juga dinilai bakal memberi tantangan berat bagi partai politik yang meraih suara di kisaran 1 - 3 perse
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Parliamentary Threshold Naik, Proses Regenerasi Kader Politik Bakal Terpengaruh
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Ombudsman Temukan Sel Mewah di Lapas Cibinong, Yusril: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Menko Yusril tegaskan sanksi berat bagi oknum terkait dugaan sel mewah Lapas Cibinong temuan Ombudsman. "Jangan ada dusta!" Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Ombudsman Temukan Sel Mewah di Lapas Cibinong, Yusril: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Indonesia
Menko Yusril Persilakan Media Liput Lapas Cibinong Buktikan Sendiri Tuduhan Sel Napi Sultan
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan media buktikan temuan Ombudsman soal sel mewah berfasilitas apartemen di Lapas Cibinong. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Menko Yusril Persilakan Media Liput Lapas Cibinong Buktikan Sendiri Tuduhan Sel Napi Sultan
Indonesia
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan KPK periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Indonesia
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Pemerintah menelusuri pihak yang merekrut 8 WNI yang diduga awalnya ditawari pekerjaan sebelum diarahkan mengikuti dinas militer Rusia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Indonesia
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Kasus 8 WNI yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia mendapat perhatian pemerintah. Yusril meminta masyarakat waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Bagikan