YouTube Uji Coba Game Online untuk Aplikasi Seluler dan Desktop

Andrew FrancoisAndrew Francois - Minggu, 25 Juni 2023
YouTube Uji Coba Game Online untuk Aplikasi Seluler dan Desktop

Bukan eksperimen pertama YouTube dengan game, tapi pertama kalinya YouTube membuat game. (Foto: Unsplash/Florian Olivo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAPORAN terbaru Wall Street Journal menyebutkan, Google saat ini sedang mempertimbangkan game online sebagai sumber pendapatan baru untuk YouTube. Platform video hosting itu dikabarkan telah mengundang karyawan untuk menguji produk baru yang disebut Playables.

Produk terbaru itu memungkinkan pengguna mengakses game online langsung di YouTube. Berdasarkan email internal yang dikutip oleh Journal, game tersebut dapat diakses melalui berbagai perangkat, baik ponsel maupun desktop.

Pengguna akan dapat memainkan game ini melalui situs web YouTube menggunakan browser atau melalui aplikasi di ponsel Android atau iOS. Meskipun laporan tersebut menyebutkan bahwa saat ini hanya ada beberapa game yang tersedia untuk pengujian.

Baca juga:

Google Tutup Layanan Aplikasi YouTube Gaming Pada 30 Mei 2019

Game YouTube akan bisa dimainkan di seluler serta desktop. (Foto: YouTube/Hak Nuk Man)

Satu-satunya game yang disebutkan secara spesifik adalah Stack Bounce. Game itu adalah game arcade yang didukung oleh iklan, di mana pemain harus menghancurkan lapisan batu bata dengan bola yang memantul.

Sebagai informasi tambahan, YouTube telah menghasilkan pendapatan dari streaming game secara langsung, tetapi produk ini akan memberikan cara baru untuk menghasilkan pendapatan dari industri game di tengah penurunan belanja iklan.

Meskipun Google tidak berhasil dalam mengembangkan layanan streaming game Stadia yang kemudian ditutup, upaya ini adalah hal yang berbeda. YouTube sudah memiliki basis pengguna yang besar yang secara rutin mengunjungi situs tersebut, sehingga meluncurkan produk baru tidak akan menjadi masalah.

Baca juga:

YouTube Rilis Fitur Game Streaming

YouTube akan ikuti jejak Netflix. (Foto: Netflix)

Playables mungkin akan mirip dengan produk game Netflix, di mana pengguna membayar untuk mengakses game kasual di ponsel. Netflix sendiri memiliki ambisi besar dalam inisiatif game dan dilaporkan sedang menguji game TV yang menggunakan ponsel sebagai pengontrol, sehingga ekspansinya melampaui perangkat seluler.

Dengan menghosting game, YouTube akan memasuki aspek lain dari industri game online karena platform tersebut berupaya mengembalikan pendapatan iklannya yang tertinggal.

Meskipun sektor game online juga mengalami kesulitan akhir-akhir ini, juru bicara perusahaan mengatakan game telah lama menjadi fokus di YouTube. Mereka selalu bereksperimen dengan fitur-fitur baru, tetapi belum pernah dengan game. (waf)

Baca juga:

Pecahkan Rekor, YouTube Gaming Ditonton Lebih dari 100 Miliar Jam

#YouTube #Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Indonesia
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Proses perekrutan seringkali dimulai dari aktivitas permainan yang terkesan normal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Bagikan