WOW! Google Temukan 18 Juta Malware dan Email Phising Seputar COVID-19 Google Temukan 18 Juta Malware dan Email Phising (Foto: pixabay/firmbee)

GOOGLE mengatakan melihat lebih dari 18 juta malware harian dan email phising terkait dengan penipuan COVID-19. Hal ini sudah terjadi selama seminggu terakhir.

Data tersebut dikumpulkan oleh Google pada minggu kedua bulan April 2020 ini. Google juga menyebutkan ada 240 juta pesan spam setiap hari terkait Virus Corona.

Baca Juga:

Perusahaan Ini Siapkan Solusi Liburan di Pantai saat Pandemi COVID-19

Serangan phising dan scam yang beredar memanfaatkan ketakutan serta kondisi keuangan untuk mencari perhatian agar para pengguna meresponnya. Dengan kata lain, email scam yang sama bisa saja menggunakan subjek email yang berbeda.

Serangan phising dan scam memanfaatkan ketakutan masyarakat (Foto: pixabay/geralt)

Scam tersebut mencakup peniruan organisasi pemerintah seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mencoba meminta sumbangan atau menipu pengguna agar mengunduh malware.

Modusnya dengan berpura-pura memiliki informasi tentang dana bantuan dari pemerintah untuk para masyarakat yang terdampak pandemi Corona. Salah satu sasaran untuk serangan phising tersebut ialah para pekerja yang bekerja dari rumah.

Baca Juga:

Mendadak Viral, Bangunan Dipenuhi Ratusan Boneka Seram

Seperti yang dilansir dari laman The Verge, para scammer tersebut akan berpura-pura berafiliasi dengan pihak perusahaan tempat si pengguna bekerja.

Terkait hal itu, Google mengklaim jika perlindungan pengguna berbasis kecerdasan buatan bisa memblokir 99,9% trik spam, phising serta malware sebelum menuju korbannya.

Google menyarankan agar penggunanya tak mengklik link apapun dari sumber yang tak jelas (Foto: pixabay/kalhh)

Google mengaku telah bekerjasama dengan WHO untuk mengimplementasikan Domain-based Message Authentication, Reporting dan Conformance (DMARC). Tujuannya agar menyulitkan para scammer berpura-pura menggunakan domain who.int.

Selain itu, Google pun membrikan tips agar para penggunanya tak tertipu oleh trik para penjahat dunia maya tersebut. Caranya dengan tidak mengklik link apapun di email yang sumbernya tak jelas. Selain itu, laporkan juga email phising tersebut dan pastikan keaslian alamat URL sebelum kamu menginformasikannya ke suatu situs. Sebagian besar scammer mencoba menyerupai URL asli. (ryn)

Baca Juga:

Cara Pria Jomlo ini Cari Pacar Ditengah Pandemi Corona Gegerkan Jagat Maya

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH