Wisata Pendakian Gunung Lawu Dibuka Kembali Khusus Bagi Pengunjung Asal Jawa Tengah dan DIY Jalur pendakian Cemoro Kandang yang merupakan jalan utama menuju puncak Gunung Lawu, Kabupaten Karangayar, Jawa Tengah, Minggu (28/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Kabar baik bagi pecinta wisata alam terbuka dengan traveling di puncak gunung. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah telah membuka jalur pendakian Cemoro Kandang yang merupakan jalur utama menuju Gunung Lawu yang memiliki ketinggian 3.265 mdpl.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto, mengatakan jalur pendakian Cemoro Kandang yang merupakan jalur utama menuju Gunung Lawu sebelumnya ditutup selama tiga bulan akibat pandemi COVID-19. Jalur pendakian tersebut sekarang mulai dibuka pada tanggal 22 Juni.

Baca Juga

Pemerintah Diminta Tak Persulit Lulusan SMA Masuk Perguruan Tinggi saat Pandemi

"Wisatawan bisa kembali menikmati Gunung Lawu via Cemoro Kandang. Jalur pendakian dari candi Cetho juga mulai dibuka," kata dia.

Namun demikian, lanjut dia, dibukanya Gunung Lawu Ini baru bersifat terbatas. Dimana pengunjung yang boleh naik ke Gunung Lawu hanya dikhususkan bagi warga Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Kami belum memperbolehkan warga di luar Jawa Tengah dan DIY berkunjung ke puncak Gunung Lawu," kata dia.

Pucak Gunung Lawu Kabupaten Karangayar, Jawa Tengah. (Pemkab Karanganyar)
Pucak Gunung Lawu Kabupaten Karangayar, Jawa Tengah. (Pemkab Karanganyar)

Dikatakannya jalur jalur Cetho sudah dibuka terlebih dahulu setelah mendapatkan izin dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Prambanan Jawa Tengah. Setelah itu baru jalur Cemoro Kandang. Di jalur Cemoro Sewu dari wilayah Jawa Timur juga sudah dibuka," tutur dia.

Ia menegaskan bagi pendaki atau wisatawan yang ingin berkunjung ke Gunung Lawu diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Mulai dari selalu menjaga kebersihan, hingga menerapkan jaga jarak atau physical distancing.

"Jumlah pengunjung juga kami batasi 50 persen. Pendaki harus menyiapkan perlengkapan standar new normal seperti membawa sabun, menggunakan masker, hingga melakukan physical distancing," kata dia.

Ia menambahkan jumlah pengunjung sejauh ini belum memenuhi kuota atau baru terpenuhi 30 persen. Ia mencontohkan pendaki yang lewat di jalur Cetho tercatat hanya 420 orang.

Baca Juga

Sri Mulyani Ditantang Jagoan Tiga Partai Koalisi di Pilkada Klaten

"Saat hari normal rata-rata ada 1.300 orang naik ke Gunung Lawu. Sebelum naik pendaki diminta mencatatkan identitas diri di poko penjagaan," tutup dia. (Ismail/Solo)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH