Wew, TikTok Dikabarkan Akan Diakuisisi Microsoft

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 01 Agustus 2020
Wew, TikTok Dikabarkan Akan Diakuisisi Microsoft

Microsoft dikabarkan akan akuisisi TikTok (Foto: gizguide)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TIKTOK dikabarkan akan diakuisisi perusahaan Microsoft. Namun tidak seluruhnya, karena Microsoft hanya mengincar bisnis TikTok di wilayah AS yang beberapa bulan terakhir ini mendapat sorotan dari pemerintah setempat.

Seperti dilansir dari laman Reuters, Microsoft tengah dalam tahap eksplorasi kesepakatan untuk membeli TikTok. Pemerintah Amerika Serikat kabarnya ingin memaksa perusahaan induk TikTok, ByteDance, untuk memisahkan operasional di Amerika Serikat terkait soal keamanan data.

Microsoft dikabarkan tengah tahap eksplorasi untuk membeli TikTok (Foto: anadoluagency)

Baca Juga:

Berupaya Saingi TikTok, Facebook Diduga Kucurkan Dana Besar untuk Content Creator

Aplikasi TikTok sendiri dituding kurang aman dalam menyimpan data pribadi warga Amerika Serikat, bahkan dicurigai sebagai mata-mata pemerintahan Tiongkok. Bila kesepatakan itu benar terjadi, maka Microsoft akan mendapatkan amunisi besar dalam bentuk video.

Dari sisi penghasilan, Microsoft menghasilkan sebagian besar pendapatannya senilai USD 143 miliar dari lisensi software seperti Windows, Office, dan layanan cloud Azure. Selain itu Microsoft pun menyediakan layanan iklan lewat mesin pencari Bing hingga LinkedIn. Bila TikTok nantinya jadi diakuisisi, tentu akan menjadi senjata tambahan bagi Microsoft.

Penelitian biro riset eMarketer memperkirakan pendapatan iklan Microsoft dari LinkendIn senilai USD 2 miliar setahun. Namun, akibat pandemi COVID-19, para pengiklan menahan pengeluaran, dan secara langsung berdampak pada LinkedIn.

Baca Juga:

TikTok akan Pindahkan Kantor Pusat ke Inggris, Ada Apa?

TikTok akan jadi senjata baru bagi Microsoft bila nantinya berhasil di akuisisi (Foto: pixabay/nikuga)

Namun, media sosial seperti Facebook dan YouTube, justru mengalami kenaikan pengguna, lantaran semakin banyak orang memakainya di tengah lockdown, khususnya mengakses video. Kabarnya para pengiklan ramai-ramai menyerbu Facebook dan YouTube.

Pada sisi lain Microsoft kekurangan layanan bisnis hiburan sejenis TikTok, karena itu, mengakusisinya merupakan aksi paling masuk akal, untuk memperkuat Microsoft di bidang video.

Mengenai hal itu Analis keuangan Wedbush menyebut akusisi tersebut akan membuat Microsoft semakin kompetitif.

"Akuisisi yang agresif atau investasi strategis dari TikTok, akan membuat Microsoft mencoba berkompetisi dengan raksasa teknologi lain dalam bidang baru pertumbuhan" tutur Dan Inves, Analis Keuangan Wedbush. (Ryn)

Baca Juga:

Aplikasi Tik Tok Dianggap Berbahaya Bagi Militer AS? Ada Apa?

#TikTok #Aplikasi TikTok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Voting TikTok Awards 2026 Dibuka, Begini Cara Dukung Kreator Favorit Indonesia
TikTok Awards 2026 resmi diumumkan. Simak cara voting kreator favorit, batas waktu 26 Oktober, dan jadwal TikTok Awards Southeast Asia di Bali.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Voting TikTok Awards 2026 Dibuka, Begini Cara Dukung Kreator Favorit Indonesia
ShowBiz
TikTok Awards Indonesia 2026: Daftar Nominasi 11 Kategori, Siapa Favoritmu?
TikTok Awards Indonesia 2026 mengumumkan nominasi dalam berbagai kategori kreator. Simak daftar lengkap nominasi dan tema “The Ones Who Spark It”.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
TikTok Awards Indonesia 2026: Daftar Nominasi 11 Kategori, Siapa Favoritmu?
ShowBiz
Viral di TikTok, Lagu 'Stop The Wedding!' dari Ashe Punya Pesan Kuat untuk Perempuan
Lirik lagu Stop the Wedding! dari Ashe kini viral di TikTok. Ada makna khusus di balik liriknya soal perempuan.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Viral di TikTok, Lagu 'Stop The Wedding!' dari Ashe Punya Pesan Kuat untuk Perempuan
ShowBiz
Purbaya Yudhi Sadewa Unggah Foto di TikTok, Pakai Lagu 'Wasap Mamen' DJiamputh & Andi Mbendol
Purbaya Yudhi Sadewa kembali menarik perhatian lewat unggahan TikTok. Ia membagikan foto dengan lagu 'Wasap Mamen' dengan caption “Udah siap belum?”
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Purbaya Yudhi Sadewa Unggah Foto di TikTok, Pakai Lagu 'Wasap Mamen' DJiamputh & Andi Mbendol
Indonesia
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Enam tersangka gunakan aplikasi PK dan Tevi, targetkan donasi Rp250 ribu–Rp400 ribu per hari. Motif ekonomi jadi pendorong tersangka.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Indonesia
Modus Baru Live Streaming Pornografi Medsos, Pancing Pakai TikTok Versi Vulgar di Tevi
Modus baru live streaming pornografi. TikTok dipakai sebagai pancingan, penonton diarahkan ke Tevi untuk tayangan vulgar.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Modus Baru Live Streaming Pornografi Medsos, Pancing Pakai TikTok Versi Vulgar di Tevi
Fun
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
TikTok kembali berinovasi dengan menghadirkan sederet fitur baru di kolom komentar. Mulai dari Voice Comments, Polling, hingga Photo Carousel Comments dan Live Photo Comments.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
Tekno
Brasil Denda TikTok Rp500 Miliar, Soroti Keamanan Anak di Platform Digital
Otoritas perlindungan data Brasil menjatuhkan denda hampir 30 juta dolar AS atau sekitar Rp500 miliar kepada TikTok.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Brasil Denda TikTok Rp500 Miliar, Soroti Keamanan Anak di Platform Digital
ShowBiz
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Pada bagian pembuka, YAYAYA menghadirkan nuansa sendu melalui lirik yang mengisahkan seseorang yang masih terjebak dalam kenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Indonesia
PHK Tokopedia, Ekonom Tegaskan Pekerja Paling Rentan Jadi Korban
Dalam penjelasan kepada DPR dan Kementerian Ketenagakerjaan, manajemen menyebut yang terjadi yakni penataan organisasi, bukan PHK massal.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
PHK Tokopedia, Ekonom Tegaskan Pekerja Paling Rentan Jadi Korban
Bagikan