Waspada! Uang Hasil Judi Online untuk Kepentingan Pilkada 2020 Ilustrasi Judi online (Pixabay)

Merahputih.com - Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mendesak Mabes Polri lewat Satgas Merah Putihnya, bersikap tegas menangkap pelaku akses judi online yang semakin merajalela sekarang ini.

Neta menduga, hasil judi online itu akan digunakan untuk mensponsori figur figur yang dijagokan para bandar di pilkada serentak yang akan berlangsung Desember mendatang.

"Sebab judi online itu terorganisir, terstruktur, dan masif serta tidak tersentuh hukum. Terbukti jajaran Polri membiarkannya marajalela hingga kini," kata Neta di Jakarta, Selasa (14/7).

Baca Juga

Uang Korupsi Jiwasraya Digunakan Bayar Utang Judi Kasino di Singapura

Sejak berkembangnya pandemi COVID- 19, perjudian online kian marak. Sebab orang orang "yang di rumah saja" butuh hiburan dan butuh pemasukan dana segar, sehingga cenderung mencari hiburan sambil berspekulasi dengan judi online.

"Tak heran jika pemasukan para bandar judi online ini mencapai ratusan miliar perhari," jelas Neta.

Ilustrasi Judi online (Pixabay)

Neta mendesak Satgas Merah Putih Polri yang selama ini begitu sigap memburu bandar narkoba, bisa segera memburu para bandar judi online ini.

Saat ini Bareskrim Polri sudah memiliki unit Patroli Siber. Namun, belum memburu praktek praktek perjudian online yang kian marak.

"Begitu juga Kementerian Informasi dan Informatika yang begitu tegas membasmi bisnis seks online, tapi kenapa tak mampu memberangus judi online," jelas Neta. (Knu)

Baca Juga:

Pengunjung Sidang Jiwasraya Berdempetan, Abaikan Protokol Kesehatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Okupasi Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Jakarta Capai 64 Persen
Indonesia
Okupasi Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Jakarta Capai 64 Persen

Angka tersebut diterima dari laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI pada tanggal 28 Juli 2021 kemarin

Sindir Dewas KPK, Novel Baswedan: Ombudsman Lebih Berani dan Jujur
Indonesia
Sindir Dewas KPK, Novel Baswedan: Ombudsman Lebih Berani dan Jujur

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyindir Dewas Pengawas (Dewas) KPK. Sindiran itu disampaikan Novel menanggapi putusan Dewas yang tidak melanjutkan pengaduan terhadap Firli Bahuri Cs ke persidangan etik.

Kementerian Agama Lobi Arab Saudi untuk Keberangkatan Ibadah Haji 2022
Indonesia
Kementerian Agama Lobi Arab Saudi untuk Keberangkatan Ibadah Haji 2022

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terus mengupayakan agar tahun 2022 dapat memberangkatkan jemaah haji Indonesia.

Kawasan Wisata Prioritas Wajib Punya Rumah Sakit Kelas Tipe A
Indonesia
Kawasan Wisata Prioritas Wajib Punya Rumah Sakit Kelas Tipe A

Pemerintah menargetkan 200 juta penduduk Indonesia harus divaksin hingga akhir tahun 2020, meskipun hal itu tidak mudah dan membutuhkan kerja sama semua pihak.

Paguyuban Pasundan Sebut Pernyataan Arteria Lukai Masyarakat Sunda
Indonesia
Paguyuban Pasundan Sebut Pernyataan Arteria Lukai Masyarakat Sunda

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Didi Turmudzi mengatakan, apa yang dikatakan Arteri Dahlan dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR RI, menyinggung dan melukai masyarakat Sunda

Mulai Besok Pergi ke Luar Kota Wajib Tunjukkan Surat Vaksin dan Swab Antigen
Indonesia
Mulai Besok Pergi ke Luar Kota Wajib Tunjukkan Surat Vaksin dan Swab Antigen

Bagi pengemudi dan pembantu pengemudi yang belum melaksanakan vaksinasi diarahkan untuk melakukan vaksinasi

Gempa Meulaboh Dipicu Lempeng Geser Indo-Australia, Terasa Hingga Banda Aceh
Indonesia
Gempa Meulaboh Dipicu Lempeng Geser Indo-Australia, Terasa Hingga Banda Aceh

Aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Jadwal Vaksinasi di QBIG BSD City dan MaxxBox Lippo Village
Indonesia
Jadwal Vaksinasi di QBIG BSD City dan MaxxBox Lippo Village

QBIG BSD City dan MaxxBox Lippo Village mengadakan kegiatan vaksinasi bagi masyarakat Tangerang.

Vaksinasi Menurun, Pemerintah Harus Waspadai Lonjakan Kasus Usai Nataru
Indonesia
Vaksinasi Menurun, Pemerintah Harus Waspadai Lonjakan Kasus Usai Nataru

Pemerintah harus memeriksa faktor penyebabnya. Penurunan ini, akan berdampak pada target capaian herd immunity.