Pengunjung Sidang Jiwasraya Berdempetan, Abaikan Protokol Kesehatan Suasana sidang pembacaan dakwaan korupsi Jiwasraya di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Rabu (3/6) (MP/Ponco Sulaksono)

Merahputih.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi pengelolaan dan penggunaan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan untuk enam terdakwa ini digelar di tengah pandemi COVID-19.

Pantauan di Pengadilan Tipikor Jakarta, keenam terdakwa tersebut telah hadir dan secara bersama-sama mengikuti jalannya persidangan. Mereka tampak menggunakan pelindung wajah (face shield) saat menjalani persidangan. Mereka duduk di bangku terdakwa yang sudah diberi jarak oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.

Tapi, Majelis hakim sempat meradang sebelum sidang berjalan. Hakim menegur para pengunjung karena berdempetan dan tidak menghiraukan protokol kesehatan.

"Tolong agar kita tetap menjaga protokol kesehatan karena jangan sampai petugas luar datang untuk membubarkan sidang ini," kata ketua majelis hakim Rosmina di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (3/6).

Baca Juga

Erick Thohir Mau Jual Citos Selamatkan Jiwasraya, Ini Kisaran Harganya!

Sidang yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut memang dipenuhi pengunjung, karena selain tujuh orang hakim dan enam orang terdakwa yang hadir, ruangan sidang pun dipenuhi jaksa penuntut umum, penasihat hukum serta jurnalis sehingga mengabaikan protokol kesehatan untuk menjaga jarak satu sama lain.

"Silakan pihak-pihak yang tidak berkepentingan untuk meninggalkan persidangan sebelum kita dibubarkan tolong petugas-petugas dari kejaksaan, dari pengadilan silakan," tambah Rosmina dengan nada tinggi.

Jaksa penuntut umum yang memakai seragam kejaksaan agung ada sekitar 25 orang dalam ruangan sedangkan enam orang terdakwa juga punya penasihat hukumnya masing-masing.

Hakim pun meminta agar tidak semua JPU masuk ke dalam ruang sidang, sedangkan masing-masing terdakwa hanya diwakili satu orang penasihat hukum karena keterbatasan kursi.

Dalam sidang ini membacakan dakwaan terhadap enam terdakwa, yakni Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat, Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo, Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, Direktur PT Maxima Integra Joko Hartomo Tirto.

Suasana sidang Jiwasraya di pengadilan Tipikor (MP/Ponco)

Hingga 50 menit berlalu pembacaan dakwaan belum juga dilakukan karena hakim masih harus menertibkan pengunjung sidang dan memeriksa identitas terdakwa dan para penasihat hukumnya. Rencananya JPU hanya membaca satu dakwaan yang mewakili keenam dakwaan.

"Ada 202 halaman surat dakwaan dan kami hanya akan membacakan dakwaan Heru Hidayat yang mewakili keenam terdakwa. Heru Hidayat dan Benny Tjokro ada tppu sedangkan 4 lain tipikor," kata JPU KMS Roni.

Dalam kasus ini, penyidik menduga telah terjadi korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Jiwasraya diduga tak berhati-hati dalam mengelola keuangan dari para nasabah mereka sehingga berujung gagal bayarnya Jiwasraya kepada para pemegang polis.

Jiwasraya diduga tidak berhati-hati dalam mengelola keuangan yaitu pertama menempatkan saham sebanyak 22,4 persen dari aset finansial atau senilai Rp5,7 triliun. Lima persen di antaranya ditempatkan di saham perusahaan dengan kinerja yang baik.

Kedua, terkait penempatan untuk reksadana sebanyak 59,1 persen dari aset finansial atau senilai Rp14,9 triliun. Dua persen di antaranya dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja yang baik sedangkan 98 persen dikelola oleh manajer investasi dengan kinerja buruk.

Baca Juga

Kejaksaan Agung Kembali Garap Tersangka Korupsi Jiwasraya Benny Tjokro

Dalam proses penyidikan, sejumlah aset milik para tersangka sudah disita seperti mobil mewah hingga sertifikat tanah. Aset yang disita antara lain mobil Mercedes Benz, mobil Toyota Alphard, dan motor Harley Davidson, mobil Mercedes Benz dan mobil Toyota Alphard.

Penyidik juga memblokir 156 bidang tanah milik Benny Tjokro. Selain itu, Kejagung memblokir 35 rekening bank milik 5 tersangka. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yudo Margono Resmi Jadi KSAL, Fadjar Prasetyo Jabat KSAU
Indonesia
Yudo Margono Resmi Jadi KSAL, Fadjar Prasetyo Jabat KSAU

Yudo menjadi Laksamana, sementara Fadjar menjadi Marsekal.

Dokter Meninggal COVID-19 Terus Bertambah, IDI Singgung Keberadaan OTG
Indonesia
Dokter Meninggal COVID-19 Terus Bertambah, IDI Singgung Keberadaan OTG

Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengumumkan total tenaga medis yang wafat akibat terinfeksi COVID-19 sejak Maret hingga Oktober 2020 mencapai 161 orang.

Belasan Sumur Warga Klaten Amblas, ESDM Jateng Pastikan Tidak Ada Kaitan dengan Merapi
Indonesia
Belasan Sumur Warga Klaten Amblas, ESDM Jateng Pastikan Tidak Ada Kaitan dengan Merapi

Belasan sumur milik warga di Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tiba-tiba amblas dalam waktu berdekatan.

Tunggu Aturan, Bio Farma Belum Buka Layanan Pre Order Vaksin COVID-19
Indonesia
Tunggu Aturan, Bio Farma Belum Buka Layanan Pre Order Vaksin COVID-19

Saat ini, belum ada ketentuan maupun pengaturan teknis dari pemerintah terkait vaksinasi mandiri.

[HOAKS atau FAKTA]: Catat, Tanggal Ini Ngisi Bensin di SPBU Seluruh Indonesia Bakal Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Catat, Tanggal Ini Ngisi Bensin di SPBU Seluruh Indonesia Bakal Gratis

Pengguna Facebook Ade Mamoto mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa pada tanggal 29-30 Februari 2021, SPBU di seluruh Indonesia akan melayani pengisian gratis bagi pengendara kendaraan bermotor.

Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Deteksi Dini Kasus Suspek COVID-19
Indonesia
Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Deteksi Dini Kasus Suspek COVID-19

Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk bisa menyamakan persepsi

75 Juta Jiwa Perlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Luncurkan Program Atensi
Indonesia
75 Juta Jiwa Perlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Luncurkan Program Atensi

Program ATENSI ini akan diimplementasi oleh 41 unit pelaksana teknis (UPT) Kemensos yaitu balai besar/balai/loka rehabilitasi sosial di seluruh Indonesia.

Ketua MPR Desak Jokowi Tak Asal Bubarkan Lembaga Negara
Indonesia
Ketua MPR Desak Jokowi Tak Asal Bubarkan Lembaga Negara

Pembubaran 18 lembaga tersebut dilakukan sepenuhnya untuk efisiensi anggaran keuangan negara

Kawasan 'Ring 1' Jadi Tempat Kebut-kebutan, Polisi Bakal Razia Knalpot
Indonesia
Kawasan 'Ring 1' Jadi Tempat Kebut-kebutan, Polisi Bakal Razia Knalpot

Kedepannya, patroli kepolisian juga bakal diperketat

Anies dan Riza tak Sejalan soal Aturan Larangan Skateboard di Atas Trotoar
Indonesia
Anies dan Riza tak Sejalan soal Aturan Larangan Skateboard di Atas Trotoar

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wagub Riza Patria tak sejalan soal aturan larangan permainan skateboard di atas trotoar.