Waktu Tepat Jalani Tummy Tuck Setelah Melahirkan
Tummy tuck membuat tubuh perempuan ideal setelah melahirkan. (Foto: Unsplash/Anna Hecker)
MOMS tetap bisa memiliki tubuh ideal setelah melahirkan. Ucapkan selamat tinggal kepada perut bergelambir karena itu dapat hilang melalui prosedur operasi plastik tummy tuck atau abdominoplasty.
Namun, kapan waktu tepat moms bisa melakukan operasi tersebut? Ahli Bedah Kosmetik asal Brasil Dokter Marco Faria-Correa menjelaskan hal tersebut pada sesi media briefing yang dilakukan di Neighborhood Jakarta beberapa waktu lalu. Pencetus Minimally Invasive Plastic Surgery dengan mengadaptasi teknik Video Endoscopy itu mengatakan tummy tuck sebenarnya bisa dilakukan langsung setelah perempuan menjalani operasi caesar.
Baca Juga:
Meski begitu, Faria tidak menyarankan melakukan tummy tuck di hari sama setelah melahirkan karena hasilnya akan tidak maksimal. "Nantinya akan menghasilkan flatty skin atau kulit berlebih, jadi hasilnya tidak akan bagus," ujar Faria.
Faria mengatakan, paling tidak tunggu dulu selama empat hingga lima bulan setelah melahirkan untuk melakukan tummy tuck. Ukuran rahim perempuan setelah periode waktu tersebut akan kembali normal, sehingga hasil tummy tuck akan sempurna dan memuaskan.
Setelah empat sampai lima bulan perempuan juga sudah melewati proses recovery atau masa penyembuhan pasca melahirkan. Periode tersebut juga terbilang ideal karena recovery tummy tuck berlangsung pada masa waktu yang sama. Dengan begitu, perempuan sudah aman menggendong anak nan sudah mengalami penambahan bobot tubuh.
"Setelah menjalakan prosedur tummy tuck, pasien tidak boleh mengangkat beban lebih dari 10 kilogram," kata Faria menyarankan pasien menunggu beberapa bulan untuk menjalani tummy tuck agar proses recovery berakhir tepat ketika bobot anak semakin berat.
Baca Juga:
Pusat Perawatan Pascamelahirkan Terinspirasi Tradisi dari Timur Hadir di New York
Proses tummy tuck, lanjut Faria juga dilakukan dengan memberikan bius total kepada pasien. Proses tersebut cukup sederhana, dokter akan menyayat bagian bawah perut secara horizontal. Kemudian sisa-sisa lemak akan dikikis dan kulit longgar dikencangkan dengan cara dijahit.
Kunjungan Dr. Marco Faria-Correa ke Indonesia difasilitasi melalui kerjasama dengan EUROMEDICA Medical Aesthetics. Ia juga berkontribusi pada kemajuan dan perkembangan praktik kecantikan di Indonesia sebagai Penasihat Ahli untuk EUROMEDICA Medical Aesthetics.
“Saya akan terus aktif mendukung proyek-proyek kami yang akan mendatang, memastikan integrasi teknik dan perkembangan terkini,” tutup Faria. (ikh)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya