Tundapedia, Kamus Besar Si Tukang Nunda Menunda-nunda pekerjaan. (Unsplash-Aaron Burden)

KAMUS Besar Bahasa Indonesia pasti sudah sering kamu lihat atau bahkan sudah sering dibaca. Namun kamus satu ini agak sedikit berbeda dari biasanya. Mungkin kamu belum pernah tahu.

Baca Juga:

+62 Bicara Yang Tertunda

Kamus berisi kumpulan-kumpalan perkataan atau ungkapan dari banyak orang ketika sedang menunda pekerjaan, tugas sekolah, dan masih banyak lainnya. Namun, kamus ini bukan secara baku seperti lembaga leksikologi membuat lema.

Sesungguhnya, ini hanya daftar beberapa istilah paling sering muncul dari warga +62 ketika sedang menunda sesuatu. Apa saja? Berikut daftarnya;

1. Kalau Bisa Besok, Kenapa Harus Sekarang

tunda kerja
Karena deadline masih lama, merasa bisa mengerjakan diesok harinya. (Unsplash-Siora Photography)

Prinsip seperti ini sering ada di pikiran atau bahkan diucapkan sama orang hobinya suka menunda sesuatu.

Saat akan mengerjakan tugas sekolah atau kerjaan kantor, selama tenggat waktu masih panjang mengapa harus segera diselesaikan. Begitu kira-kira pikirnya.

Namun, sebenarnya apa salahnya kalau dikerjakan dengan segera. Padahal kalau dikerjakan dengan segera, besoknya bisa malas-malasan dengan tenang karena sudah tidak memiliki beban atau tanggung jawab.

Beda cerita kalau menunda tugas atau kerjaan di awal waktu, lalu sudah keenakan malas-malasan dan bahkan hingga lupa kalau ada tanggung jawab belum terselesaikan, nanti ketika sudah mendekati deadline akan terburu-buru mengerjakan tugas sekolah atau kerjaan kantornya.

Akhirnya malah enggak mementingkan benar atau salahnya dalam mengerjakan, alias terpenting selesai.

2. Kaum Rebahan

rebahan
Kaum rebahan selalu punya alasan untuk menunda kerjaan. (Unsplash-Matheus Vinicius)

Nah, kelakuan kaum rebahan biasanya kalau udah ketemu bantal dan kasur dijamin semua rencana pasti akan buyar seketika.

Awalnya udah menyusun rencana dengan rapih, ingin menjadi lebih produktif, dan enggak mau leha-leha lagi, namun nyatanya zonk.

Rebahan memang enak, hitung-hitung buat mengisi tenaga untuk kegiatan selanjutnya. Namun kalau rebahannya malah keterusan dan keenakan justru malah jadi masalah nantinya karena tugas atau kerjaan enggak kelar-kelar.

3. Kalau Masih Ada Orang Lain, Kenapa Harus Kita?

tunda
Nanti saja kan ada orang lain buat apa kita kerjakan. (Unsplash-Lukas Brazek)

Prinsip orang seperti ini juga sering ada di lingkungan kerja toxic.

Biasanya tindakan ini digunakan untuk menghindar dari sesuatu, misalnya seperti disuruh menjadi orang pertama untuk mengerjakan kerjaan.

Namun tak hanya di tempat kerja,di kampus atau sekolah juga ada. Orang tersebut akan menunggu orang terlebih dahulu saat akan presentasi di depan kelas.

Entah karena memang orang tersebut malu atau memang sedang ketakutan karena materi dibawakan masih belum selesai, maka dengan berbagai cara akhirnya menyerahkan bebannya di orang lain.

Baca Juga:

Mengapa Harus Nunda Punya Momongan?

4. Masih segini, belum parah-parah amat

tunda
Bukannya mengerjakan, malah memilih tidur. (Unsplash-Tony Tran)

Slogan ini juga paling sering muncul dari mulut orang hobinya menunda sesuatu. Terkesan meremehkan, tapi terkadang orang ngomong seperti berniat hanya bercanda, padahal bisa jadi serius.

Misalnya ada tugas sekolah atau kerjaan kantor diberikan, lalu berseloroh cuma sedikit dan meminta orang lain mengerjakan atau menundanya.

Merasa tugasnya gampang, alhasil ia lebih memilih tidur terlebih dahulu atau melakukan kegiatan lainnya sampai akhirnya tugas tak selesai padahal cuma sedikit.

5. Sistem Kebut Semalam

tunda
Lebih banyak ide kalau sudah mepet deadline. (Unsplash-Sharon McCutcheon)

Salah satu metode mengerjakan tugas atau kerjaan selalu digunakan seseorang suka menunda, tak lain sistem kebut semalam.

Padahal sudah tahu sedang memiliki banyak tugas, namun masih saja leha-leha mengerjakannya. Biasanya mengerjakan sesuatu mendekati deadline suka mendapat ide lebih cepat, bahkan ada beberapa orang biasa menyebutnya dengan “The Power of Kepepet”.

Namun, perlu diingat apakah ide selalu muncul saat kepepet atau bisa saja jadi sial dan kerjaan tak selesai. (frs)

Baca Juga:

Ngapain Harus Ditunda, Ayo Workout Demi Tubuh Lebih Sehat di Tahun 2022

Apakah Boleh Tunda Upgrade Software?
Fun
Apakah Boleh Tunda Upgrade Software?
Fun
Apakah Boleh Tunda Upgrade Software?
Fun
Apakah Boleh Tunda Upgrade Software?
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hewan di Video Game ini Sangat Diinginkan dalam Kehidupan Nyata
Fun
Hewan di Video Game ini Sangat Diinginkan dalam Kehidupan Nyata

Meskipun hanya imaninasi kreator namun tak ada salahnya bila memang nyata.

Hotel Kapsul Unik di Jepang, Surga Kecil untuk Si Kutu Buku
Fun
Hotel Kapsul Unik di Jepang, Surga Kecil untuk Si Kutu Buku

Hotel kapsul di Jepang jadi jawaban terbaik untuk para kutu buku.

Amunisi Anak PUBGM di Tongkrongan
Fun
Amunisi Anak PUBGM di Tongkrongan

Penampilan mereka di tongkrongan santai, yang penting amunisi ngegame memadai.

Gaya Mukena Emak-Emak Tongkrongan Tarawih
Fashion
Gaya Mukena Emak-Emak Tongkrongan Tarawih

Para emak mempersiapkan khusus mukena untuk dibawa tarawih saban hari.

Mengenal Selfitis, Perilaku Kecanduan Swafoto
Fun
Mengenal Selfitis, Perilaku Kecanduan Swafoto

Swafoto berlebihan juga tidak bagus bagi mental seseorang.

Kepercayaan pada Astrologi dan Narsisisme Tinggi
Hiburan & Gaya Hidup
Kepercayaan pada Astrologi dan Narsisisme Tinggi

Banyak yang beralih ke astrologi sebagai cara untuk mengatasi dan merasa hidup dapat dikendalikan atau setidaknya dapat diprediksi.

Idola K-Pop ini Ternyata Anak Selebritas
ShowBiz
Idola K-Pop ini Ternyata Anak Selebritas

Sudah terkenal sejak kecil.

Bawa Nuansa City Pop, Naja Rilis Single Perkenalan ‘Hung Up’
ShowBiz
Bawa Nuansa City Pop, Naja Rilis Single Perkenalan ‘Hung Up’

Debut single ini bercerita tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Tuan Rumah Olimpiade Alami Peningkatan Tajam Kasus COVID-19
Fun
Tuan Rumah Olimpiade Alami Peningkatan Tajam Kasus COVID-19

telah memasuki tahap pandemi baru yang "sangat menakutkan".