Trump Ungguli Biden dalam Survei Pemilu AS 2024

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 24 Februari 2024
Trump Ungguli Biden dalam Survei Pemilu AS 2024

Mantan Presiden AS Donald Trump (tengah) di Pengadilan Kejahatan Manhataan di New York, Amerika Serikat pada Selasa (4/4/2023). (ANTARA/Xinhua)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ternyata masih berpeluangan akan memenangkan pemilu 2024 mendatang, meskipun dalam pemilu sebelumnya kalah dari Joe Biden yang kini menjabat sebagai orang nomor satu di negeri Paman Sam itu.

Setidaknya demikian hasil survei terbaru yang dilakukan Universitas Hukum Marquette, dilansir dari Antara, Sabtu (24/2). Survei yang dilakukan pada 5-15 Februari itu menjelaskan kedudukan para kandidat untuk pemilihan presiden mendatang yang dijadwalkan pada 5 November 2024.

Trump sendiri kini menjadi salah satu calon presiden dari Partai Republik bersaing dengan mantan Duta Besar PBB yang juga mantan Gubernus Carolina Selatan Nikki Halley.

Baca Juga:

Donald Trump Jadi Nama Situs Jual-Beli Sepatu Sneakers Rp 6 Jutaan

Menurut survei Universitas Hukum Marquette, terdapat 51 persen pemilih terdaftar menunjukkan niat mereka untuk memilih Trump, sementara 49 persen sisanya mendukung Joe Biden.

Hasil survei menunjukkan saat menghitung pemilih potensial, dukungan terhadap Trump meningkat satu poin menjadi 52 persen, sedangkan dukungan terhadap Biden menurun menjadi 48 persen.

Para peserta survei menekankan jika calon presiden Republik adalah Halley, 58 persen responden menyatakan akan mendukung Partai Republik, dan pendukung Biden menurun jadi hanya 42 persen.

Baca Juga:

Meta Izinkan Trump Kembali ke Facebook dan Instagram

Ketika ditanya tentang preferensi mereka terhadap calon presiden dari Partai Republik, 73 persen responden yang masih ragu-ragu memilih Trump, sementara 15 persen memilih Haley.

Meskipun pendukung Biden memiliki keunggulan 66 persen dalam pertanyaan survei mengenai pemilihan pendahuluan Partai Demokrat, sebanyak 27 persen pemilih masih bimbang.

Para pemilih mengatakan mereka lebih mempercayai Trump mengenai masalah terkait imigrasi, keamanan perbatasan, dan ekonomi, sementara mereka lebih percaya kepada Biden mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan aborsi, layanan kesehatan dan layanan keamanan sosial. (*)

Baca Juga:
#Pemilu Amerika #Donald Trump
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Olahraga
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Presiden FIFA, Gianni Infantino, merespons kritik terhadap Piala Dunia 2026. Ia bicara soal harga tiket hingga visa.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Dunia
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Dalam kunjungan ini, Trump membawa gerbong pengusaha kelas berat Amerika Serikat untuk memperluas ekspansi bisnis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Indonesia
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Selain membahas kedaulatan wilayah, pertemuan tersebut juga menyinggung ketegangan perdagangan dan konflik di Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Bagikan