Tren ‘Soft Life’, Cara Perempuan Menikmati Hidup
Tren 'soft life' cara perempuan menikmati hidup. (Pexels/Christina Morillo)
PADA aplikasi video berbagi TikTok selalu dipenuhi dengan ragam tren viral. Mulai dari tren kecantikan dan tren gaya hidup yang bisa kamu temukan dengan mudah di platform ini. Salah satu tren kehidupan yang sedang
digandrungi melalui media sosial yaitu tren soft life.
Seperti dilansir dari theverygirl dan bodyandsoul, mengungkap tren ini yang tengah merebak. Banyak perempuan melihat generasi di depan mereka untuk bekerja keras, mengorbankan kenyamanan mereka, dan mengutamakan kepentingan orang lain dalam waktu lama.
Baca Juga:
Apa itu soft life
Tagar #soft life di TikTok menghasilkan video yang tak terhitung jumlahnya dengan total lebih dari 670 juta tampilan. Sebelum viral di TikTok, soft life merupakan konsep yang beredar di sekitar komunitas Nigeria untuk menggambarkan gaya hidup yang santai dan nyaman.
Gaya hidup ini sudah menjadi cara khusus bagi banyak perempuan yang telah menghadapi tekanan untuk mewujudkan kepribadian yang kuat dalam menghadapi rasisme dan marginalisasi.
Peran perempuan super ini dikaitkan dengan tingkat stres yang lebih tinggi, kurang tidur, pola makan yang tidak sehat, dan kurangnya perawatan diri.
Tren ini menjadi cara penolakan terhadap stereotip dan ekspetasi. Video seputar tren soft life di TikTok lainnya berfokus pada melangkah menuju energi feminim, memanjakan diri dengan liburan mewah, dan menjalani kehidupan yang tenang.
Baca Juga:
Pikiran Positif Tentang Penuaan Baik untuk Pemulihan Memori pada Lansia
Lakukan soft life
Tidak ada cara khusus untuk melakukan tren ini. Hal terpenting adalah kebiasaan yang kamu jalani disesuaikan dengan keinginan pribadimu. Beberapa influencer TikTok melakukan tren ini dengan membeli barang-barang mewah atau mahal. Namun, ada langkah-langkah yang lebih sederhana untuk melakukan tren ini. Seperti menonton netflix, menyalakan lilin aroma terapi, dan memakai masker wajah di malam hari.
Untuk kamu yang ingin melakukan tren ini, harus memiliki pola pikir yang sesuai dengan tindakan. Percaya bahwa kamu layak untuk bersantai dan menolak untuk mengatasi stres yang melelahkan. (dkr)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati