TKN Prabowo-Gibran Bagikan 300 Becak Listrik di Madiun

Pradia EggiPradia Eggi - Senin, 29 Januari 2024
TKN Prabowo-Gibran Bagikan 300 Becak Listrik di Madiun

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid dan Presiden Becak Listrik Indonesia, Naniek S. Deyang. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran meluncurkan moda transportasi becak listrik bagi ratusan tukang becak di wilayah eks-Keresidenan Madiun dan sekitarnya yang pelaksanaannya dipusatkan di Lapangan Gulun, Kelurahan Kejuron, Kota Madiun, Jawa Timur, Senin.

Presiden Becak Listrik Indonesia, Naniek S. Deyang, mengatakan pada tahap awal setidaknya ada 800 becak listrik yang diproduksi.

"Dari jumlah itu, sekitar 300-an becak listrik di antaranya dibagikan untuk tukang becak di wilayah Madiun, Magetan, Ponorogo, Ngawi, Tulungagung, Blitar, Pacitan," ujar Naniek yang dilansir dari ANTARA, Senin (29/01).

Dalam waktu dekat, sebanyak 50 becak listrik akan segera didistribusikan di Solo, dan 100 becak di Cirebon. Rencananya, distribusi becak listrik akan dilanjutkan di wilayah lain, termasuk Magelang, Pekalongan, dan beberapa kota lainnya.

Baca Juga: TKN: Prabowo-Gibran Lanjutkan Program Kesejahteraan Sosial Era Jokowi

Ia berharap, becak listrik dapat digunakan dengan efisien untuk mencari penghasilan tanpa harus mengayuh secara manual.

"Becak listrik ini program yang sebetulnya sudah lama diinisiasi oleh Pak Prabowo sebelum beliau nyapres. Becak listrik ini diberikan kepada tukang becak berusia 65 tahun ke atas, karena mereka sudah sangat sepuh, tenaganya habis untuk ngontel (mengayuh), makanya ini dibuatkan becak listrik," tuturnya.

Di satu sisi dengan penggunaan becak listrik, biaya yang dikeluarkan tukang becak sekali isi daya cukup murah hanya Rp3.000.

"Diharapkan, mereka ke depan dapat bersaing dengan transportasi online (daring) lainnya. Kalau harganya sekitar Rp15 juta sampai Rp20 juta," harapnya.

Baca Juga: Prabowo Soal Program Makan Siang untuk Siswa: Kita Punya Modal, Harus Berani

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid yang hadir dalam kegiatan itu menilai penggunaan becak listrik cukup efisien, karena tanpa menggunakan bahan bakar minyak (BBM). Termasuk ramah lingkungan dan bagian dari upaya kesejahteraan rakyat

"Ini membuktikan bahwa Pak Prabowo komitmen terhadap lingkungan dan energi hijau, sekaligus langkah untuk menjawab isu-isu pengentasan kemiskinan," ucapnya.

Usai kegiatan peluncuran, berikutnya dilanjutkan parade becak listrik diikuti seluruh tukang becak di Madiun. Acara tersebut juga dimeriahkan dengan senam dan kesenian reog.

#Prabowo Subianto #Gibran Rakabuming Raka #Becak Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Pradia Eggi

Berita Terkait

Indonesia
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda menilai, kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto, ke Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa pesan politik.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Indonesia
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Prabowo menyoroti adanya korupsi selama bertahun-tahun dalam tubuh Pertamina dan sektor energi Indonesia, termasuk manipulasi harga impor minyak.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Indonesia
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Saat ini, sekitar 15 ribu siswa telah terdaftar di Sekolah Rakyat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
ShowBiz
Konten Kunjungan Kerja Wapres Gibran Pakai 'Lagu Melayu' Milik Pandji Pragiwaksono, Simak Lirik Lengkapnya
Wakil Presiden Gibran Rakabuming menggunakan Lagu Melayu karya Pandji Pragiwaksono dalam unggahan konten kunjungan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Konten Kunjungan Kerja Wapres Gibran Pakai 'Lagu Melayu' Milik Pandji Pragiwaksono, Simak Lirik Lengkapnya
Indonesia
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Muhammadiyah berharap masyarakat tidak terjebak dalam kesalahpahaman
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Olahraga
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Bonus atlet SEA Games 2025 kini sudah cair. Ketum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan, ini adalah wujud perhatian Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Prabowo menegaskan bahwa nominal uang yang diberikan negara bukanlah sekadar 'pembayaran upah'
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Presiden Prabowo Subianto saat menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak Boleh Sepeser pun Uang Rakyat Dicuri, Perintahkan Kejagung 'Sikat' 5 Juta Hektare Sawit Ilegal di 2026
Banyak yang bocor, terus kita kejar. Uang rakyat harus benar-benar dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Januari 2026
Prabowo Tegaskan Tak Boleh Sepeser pun Uang Rakyat Dicuri, Perintahkan Kejagung 'Sikat' 5 Juta Hektare Sawit Ilegal di 2026
Indonesia
Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Jenderal, Gak Cuma Jago Cangkul di Sawah
Bagi Prabowo, indikator keberhasilan kepemimpinannya adalah ketika kesejahteraan petani meningkat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Januari 2026
Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Jenderal, Gak Cuma Jago Cangkul di Sawah
Bagikan