Fashion
Tips Sukses Berbisnis Fesyen Anak Ala Sabine and Heem Sabine and Heem menceritakan perjalanan suksesnya dan memberikan tips sukses (foto: instagram @sabineandheem)

WEMPI Januar dan Bina yang merupakan pasangan suami istri, berhasil merubah kegagalan menjadi awal kesuksesan ketika memulai bisnis fesyen anak. Bisnis fesyen anak mereka bernama 'Sabine and Heem'.

Wempi dan Bina membangun bisnis fesyen anak sebagai bentuk kasih sayang orangtua untuk memberikan kenangan manis kepada buah hati.

Baca Juga:

Kemenkop UKM Ingin Masyarakat Lebih Mengenal Fesyen Berkelanjutan

Pasangan tersebut belajar dari kegagalan bisnis mereka, untuk terus belajar serta bangkit dan semangat membangun bisnis kembali.

Pada keterangan resminya, Wempi dan Bina menjelaskan brand fesyen yang didirikan pada 2018 itu terinspirasi dari dua anak mereka.

"Dengan adanya misi 'Creating happy childhood memories', melalui setiap koleksinya Sabine and Heem ingin setiap orang tua dapat memberikan yang terbaik dan menjadi kenangan indah untuk si kecil," tutur Bina, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berbisnis fesyen anak (foto: instagram @sabineandheem)

Untuk mencapai misi dan impian mereka berdua, Wempi dan Bina sangat teliti dalam pemilihan bahan. Mereka begitu memperhatikan kualitas agar si pengguna nyaman.

"Kami selalu mengutamakan kualitas dari bahan yang akan digunakan, karena banyak pakaian anak yang mudah rusak," jelas Wempi dan Bina.

Pada setiap koleksinya, Sabine and Heem mencoba membuat sejumlah produk inovatif yang berbeda. Yakni dengan warna-warna earth tone yang cocok dipakai untuk semua warna kulit.

Untuk pemasaran produknya, Sabine and Heem bekerjasama dengan sejumlah Reseller. Wempi menjelaskan, bahwa dia sangat senang karena produknya diminati para konsumen. Selain itu, Wempi juga melihat pertumbuhan Sabine and Heem yang cukup pesat, dari mulai omset penjualan hanya 40 baju perbulan, hingga menjadi 1300 baju per bulannya.

Karena pertumbuhan yang terus meningkat, Sabine and Heem mendapat sebuah peluang baru. Yakni pada 2019, Sabine and Heem resmi menjadi bagian dari Hypefast, direct-to-consumer (D2C) brand grup ritel berbasis teknologi terbesar di Indonesia.

"Kami mendapat banyak pelajaran dari sebelumnya bahwa kegagalan itu adalah awal dari kesuksesan, bersyukur di tahun pertama Sabine and Heem mendapatkan partner yang memiliki visi yang sama untuk mengembangkan Sabine and Heem dan juga team yang solid," jelas Bina.

Baca Juga:

Fashion Etis dan Sustainable Jadi Sorotan di ISEF 2020

Saat membangun bisnis, Wempi dan Bina menjelaskan pasti ada pasang surutnya dan banyak tantangan. Baginya, untuk mencapai titik kesukesan sendiri tidak mudah, terpenting kamu jangan mudah menyerah dan terus berjuang.

Untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis fesyen terpenting ialah jangan mudah menyerah dan terus berjuang (Foto: Instagram @sabineandheem)

Wempi dan Bina selaku pemilik Sabine and Heem memberikan kiat-kiat menjalankan sebuah bisnis. Menurut mereka, hal pertama yakni menentukan nama brand.

Dalam membuat nama, sebaiknya cari nama yang bisa menjadi semanggat dan harapan saat membangun brand. "Sabine and Heem diambil dari nama anak kami, sehingga ini menjadi motivasi kita untuk terus berjuang dan terus berkarya," jelas Wempi.

Kemudian, untuk kamu yang ingin memulai bisnis, jalani lah bisnis sesuai minatmu. Bila sudah cocok dengan minat, maka kamu bisa melakukan bisnis tersebut dengan maksimal. Selain itu, bila kamu senang dengan bisnis yang dijalankan, maka akan memberikan hasil yang bagus serta positif, bukan karena tuntutan.

Tips yang ketiga, tentukanlah apa keunikan dari produk atau brand yang kamu buat. Mengikuti arus tren tidak salah, tapi bila kamu selalu mengikuti tren kamu akan lelah, karena tren tidak akan pernah habis.

Tips terakhir yakni berani mencoba mengetahui bagaimana bisnis berjalan, dan seperti apa respon dari pasar. (Ryn)

Baca Juga:

Busana Berteknologi Tinggi Diklaim Bisa Membunuh Virus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Antara Bucin dan Trauma Bonding
Fun
Antara Bucin dan Trauma Bonding

Mirip dengan bucin, ketahui trauma bonding dan tahapannya.

Sambut Februari, aespa akan Rilis Lagu ‘Forever’
ShowBiz
Sambut Februari, aespa akan Rilis Lagu ‘Forever’

Lirik Forever bercerita tentang cinta abadi.

The Sims 4 hadirkan Festival Musik dalam Game
ShowBiz
The Sims 4 hadirkan Festival Musik dalam Game

Sims Sessions ini akan berlangsung dari 26 Juni hingga 7 Juli.

Rihanna hingga Justin Timberlake Tolak Kekerasan Anti-Asia di AS
ShowBiz
Rihanna hingga Justin Timberlake Tolak Kekerasan Anti-Asia di AS

Berangkat dari peristiwa yang terjadi di Atlanta.

Pertikaian antara Infinix dan Xiaomi Kian Memanas
Fun
Pertikaian antara Infinix dan Xiaomi Kian Memanas

Dunia ponsel pintar kembali dihebohkan dengan kasus pertikaian online antara Xiaomi dan Infinix.

Berlapis Emas, Kacamata Mahatma Gandhi Laku 5 Miliar Rupiah
Fun
Berlapis Emas, Kacamata Mahatma Gandhi Laku 5 Miliar Rupiah

Kacamata tersebut dibeli melalui telepon oleh seorang kolektor AS dan jauh melampaui harga jual

Band Grindcore Noxa, Gaungkan Kampanye Pola Hidup Sehat
ShowBiz
Band Grindcore Noxa, Gaungkan Kampanye Pola Hidup Sehat

Noxa melakukan aksi kepeduliannya melalui kampanye pola hidup sehat demi mencegah diabetes.

BTS Menang Banyak di MTV EMA Awards 2020
ShowBiz
BTS Menang Banyak di MTV EMA Awards 2020

Bangtan Boys membawa pulang 4 piala.

Sampah Plastik Mainan Gundam Didaur Ulang di Jepang
Fun
Sampah Plastik Mainan Gundam Didaur Ulang di Jepang

Daur ulang sampah plastik bagian dari upaya mempromosikan sustainability.

Atasi Kecemasan Selama Pandemi, Mudah
Fun
Atasi Kecemasan Selama Pandemi, Mudah

Mudah untuk mengatasi kecemasan dimasa pandemi.