Kesehatan
Terbukti secara Sains, Berikut Manfaat Yoga yang Dicari Banyak Orang Yoga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. (Foto: Pixabay/arhy82)

YOGA adalah praktik kuno yang menyatukan pikiran dan tubuh. Yoga menggabungkan latihan pernapasan, meditasi, dan pose yang dirancang untuk mendorong relaksasi dan mengurangi stres.

Berlatih yoga dikatakan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan mental dan fisik, meskipun tidak semua manfaat ini didukung oleh ilmu pengetahuan.

Dikutip healthline.com, berikut 5 manfaat teratas dari yoga yang sudah terbukti secara sains.

1. Dapat mengurangi stres

Yoga dapat mengurangi stres. (Foto: Pixabay/SaraJobling)
Yoga dapat mengurangi stres. (Foto: Pixabay/SaraJobling)

Yoga dikenal karena kemampuannya untuk meredakan stres dan meningkatkan relaksasi. Faktanya, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa itu dapat mengurangi sekresi kortisol, hormon stres primer.

Satu studi menunjukkan efek kuat yoga pada stres dengan menyertakan 24 wanita yang menganggap diri mereka tertekan secara emosional. Setelah program tiga bulan, para wanita memiliki tingkat kortisol yang jauh lebih rendah.

2. Meredakan kecemasan

Yoga dapat meredakan kecemasan. (Foto: Pixabay/gorkhe1980)
Yoga dapat meredakan kecemasan. (Foto: Pixabay/gorkhe1980)

Dalam satu studi, 34 wanita dengan gangguan kecemasan berpartisipasi dalam kelas yoga dua kali seminggu selama dua bulan. Pada akhir penelitian, mereka yang berlatih yoga memiliki tingkat kecemasan yang jauh lebih rendah.

Studi lain diikuti 64 wanita dengan gangguan stres pasca-trauma (PTSD), yang ditandai dengan kecemasan dan ketakutan yang parah, setelah paparan peristiwa traumatis. Setelah 10 minggu, para wanita yang berlatih yoga sekali seminggu memiliki lebih sedikit gejala PTSD.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Meski Terlihat Sopan, Sebenarnya 10 Kebiasaan Ini Enggak Disukai Pelayan Restoran

3. Dapat mengurangi peradangan

Yoga bermanfaat untuk mengurangi pradangan. (Foto: Pixabay/zauheb)
Yoga bermanfaat untuk mengurangi peradangan. (Foto: Pixabay/zauheb)

Selain meningkatkan kesehatan mental, beberapa penelitian menunjukkan bahwa berlatih yoga dapat mengurangi peradangan. Peradangan adalah respons imun yang normal, tetapi peradangan kronis dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit proinflamasi, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

Sebuah studi tahun 2015 membagi 218 peserta menjadi dua kelompok: mereka yang berlatih yoga secara teratur dan mereka yang tidak. Kedua kelompok kemudian melakukan latihan yang sedang dan berat untuk memicu stres.

Pada akhir penelitian, orang-orang yang berlatih yoga memiliki tingkat penanda inflamasi yang lebih rendah daripada mereka yang tidak.

4. Bisa meningkatkan kesehatan jantung

Yoga bermanfaat bisa meningkatkan kesehatan jantung. (Foto: Pixabay/kudryavtseva)
Yoga bermanfaat bisa meningkatkan kesehatan jantung. (Foto: Pixabay/kudryavtseva)

Studi menunjukkan bahwa yoga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi beberapa faktor risiko penyakit jantung.

Satu studi menemukan bahwa partisipan berusia di atas 40 tahun yang berlatih yoga selama lima tahun memiliki tekanan darah dan denyut nadi yang lebih rendah daripada mereka yang tidak.

Tekanan darah tinggi adalah salah satu penyebab utama masalah jantung, seperti serangan jantung dan stroke. Menurunkan tekanan darah kamu dapat membantu mengurangi risiko masalah ini. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa menggabungkan yoga ke dalam gaya hidup sehat dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit jantung.

5. Meningkatkan kualitas hidup

Yoga dapat meningkatkan kualitas hidup. (Foto: Pixabay/chiaravdberg)
Yoga dapat meningkatkan kualitas hidup. (Foto: Pixabay/chiaravdberg)

Yoga semakin umum sebagai terapi tambahan untuk meningkatkan kualitas hidup bagi banyak orang. Dalam satu studi, 135 manula ditugaskan untuk enam bulan yoga. Berlatih yoga secara signifikan meningkatkan kualitas hidup, serta suasana hati dan kelelahan, dibandingkan dengan kelompok lain.

Studi lain telah melihat bagaimana yoga dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi gejala pada pasien dengan kanker.

Satu studi diikuti wanita dengan kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Yoga mengurangi gejala kemoterapi, seperti mual dan muntah, sementara juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Beberapa Makanan yang Perlu Dikonsumsi Setiap Hari untuk Jauh Dari Depresi

Penulis : Zulfikar Sy Zulfikar Sy
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ilmuwan Prediksi Umur Maksimum Manusia Pada Abad Ini
Fun
Ilmuwan Prediksi Umur Maksimum Manusia Pada Abad Ini

Harapan hidup manusia semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Isyana Sarasvati Rilis Merchandise Pertamanya
ShowBiz
Isyana Sarasvati Rilis Merchandise Pertamanya

Isyana memang paling mengerti keinginan penggemarnya.

Sony Kembali Menunda Penayanggan 'Morbius'
ShowBiz
Sony Kembali Menunda Penayanggan 'Morbius'

Penayangan Morbius ditunda selama hampir tiga bulan dari Januari 2022.

EVOS Esports Hadirkan Integrated Training Facility
Fun
EVOS Esports Hadirkan Integrated Training Facility

Kian memperkuat posisi EVOS sebagai salah satu organisasi e-sports terdepan di Asia Tenggara.

Bersihkan Meja Riasmu dari Makeup dan Skincare Kedaluwarsa
Fun
Bersihkan Meja Riasmu dari Makeup dan Skincare Kedaluwarsa

Produk perawatan kulit dan riasan memiliki batas masa simpan.

Beda Hajatan Musik, Beda Pula Outfitnya
Hiburan & Gaya Hidup
Beda Hajatan Musik, Beda Pula Outfitnya

Kenali berbagai outfit yang pas pada festival musik, jangan sampai kamu jadi 'saltum' alias salah kostum.

ByteDance akan Perkuat Investasi di Bisnis Virtual Reality
Fun
ByteDance akan Perkuat Investasi di Bisnis Virtual Reality

ByteDance akuisisi Pico untuk perkuat bisnisnya.

Kenali Tanda-Tanda Seorang Misoginis
Hiburan & Gaya Hidup
Kenali Tanda-Tanda Seorang Misoginis

Seringkali orang tersebut tidak sadar dirinya adalah seorang misoginis.

Warganet Ajukan Petisi Setop Wawancara Will dan Jada Pinkett Smith
ShowBiz
Taksi Daring Berkolaborasi untuk Bantu UMKM Perempuan
Fun
Taksi Daring Berkolaborasi untuk Bantu UMKM Perempuan

Program kolaborasi ini ingin terus mendukung pelaku UMKM perempuan untuk bertahan di masa pandemi.