Tahun Baru Imlek, Pemkot Solo Akan Gelar Event Budaya Garebeg Sudiro Panitia Garebek Sudiro memberikan keterangan terkait event budaya Pemkot Solo, Jawa Tengah dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2571/2020, Kamis (9/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo Jawa Tengah menggelar event budaya berupa Garebeg Sudiro yang bakal diadakan di Pasar Gede, Kelurahan Sudiroprajan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (19/1).

Event budaya tersebut diadakan dalam rangka peringatan Tahun Baru Imlek 2571/2020. Dalam acara tersebut akan dibagikan 4.000 kue keranjang kepada masyarakat.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Perayaan Imlek Nasional 2019

Ketua panitia kirab budaya Garebeg Sudiro, Arga Dwi Setiawan mengatakan Garebeg Sudiro sebagai wujud akulturasi antara kebudayaan Jawa dan Tionghoa yang ada di Solo. Acara tersebut akan dipusatkan di kawasan Pecinan sekitar Pasar Gede Solo, Jateng, Minggu pekan depan.

Pemkot Solo akan gelar event budaya Garebeg Sudiro pada tahun baru Imlek
Ketua panitia kirab budaya Garebeg Sudiro, Arga Dwi Setiawan, Kamis (9/1). (MP/Ismail)

"Garebeg Sudiro ini agenda budaya yang diadakan dalam menyambut Tahun Baru Imlek. Kami mengadakan acara ini di Kelenteng Tien Kok Sie sejak tahun 2008," terangnya.

Ia mengatakan Kelurahan Sudiroprajan ini dikenal sebagai permukiman etnis Tionghoa yang bermukim di Solo sejak puluhan hingga ratusan tahun yang lalu. Akulturasi budaya itu terawat dengan baik sampai sekarang.

"Kami menyediakan sebanyak 4.000 kue keranjang yang akan dibagikan kepada warga secara gratis pada saat kegiatan kirab" kata dia.

Suasana menyambut Tahun Baru Imlek di Kota Solo
Sungai Pepe bersolek menyambut Imlek dengan acara wisata perahu dalam rangkaian acara Garebek Sudiro, Kamis (9/1). (MP/Ismail)

Garebeg Sudiro tahun ini, kata dia, mengambil tema "Bersinergi Merawat Kebhinekaan". Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah telah diundang untuk ikut memeriahkan kirab budaya.

Baca Juga:

Gelar Perayaan Imlek, MATAKIN Kenang Jasa Gus Dur

Lurah Sudiroprajan, Dalimo menambahkan, Garebek Sudiro ini sebagai wujud nyata dalam menjaga Kebhinekaan di Kota Solo. Event Grebeg Sudiro merupakan wahana pelestarian budaya melalui interaksi budaya secara langsung dan bersifat multikulturalisme di kota Solo.

"Garebek Sudiro sudah berlangsung 13 tahun dan memberikan warna bagi Solo sebagai kota Budaya, bahkan telah menjadi agenda pariwisata di Solo. Kami sangat bangga sebagai warga Solo bisa menjaga Kebhinekaan," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Sambut Imlek, Ribuan Warga Solo Rebutan Gunungan Kue Keranjang



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH