Startup Perlu Paham AI Meski Tak Dimanfaatkan sebagai Inti Bisnis

Andrew FrancoisAndrew Francois - Kamis, 16 Maret 2023
Startup Perlu Paham AI Meski Tak Dimanfaatkan sebagai Inti Bisnis

Pendiri startup wajib melek teknologi. (Foto: Unsplash/Arseny Togulev)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERUSAHAAN rintisan (startup) tetap perlu memahami teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), meski tidak memanfaatkannya atau menggunakan teknologi tersebut pada inti bisnis mereka, menurut pandangan CTO GDP Venture On Lee seperti dilaporkan ANTARA, Rabu (15/3).

On Lee menilai pengetahuan tentang AI dapat menunjukkan bahwa suatu perusahaan rintisan, termasuk para pendirinya, tidak boleh mengabaikan perkembangan teknologi yang terjadi di dunia.

"Kalau saya bilang, enggak semua (startup) itu harus pakai AI. Tapi yang saya minta dari founder-nya, kalau dia enggak pakai AI, saya mau tahu," terang On Lee.

Baca juga:

Robot Virtual Bertenaga AI Ditunjuk Jadi CEO

AI jadi ilmu penting dewasa ini. (Foto: Unsplash/Proxyclick Visitor Management System)

Lee mengatakan dirinya tak bermasalah bila seorang founder startup tidak berkenan memanfaatkan AI selama alasannya masuk akal. Namun, dirinya sangat menyayangkan bila seorang founder startup tidak melek terhadap perkembangan AI dan pemanfaatannya.

Dirinya bahkan tegas mengatakan GDP Venture tak akan mendanai perusahaan atau startup yang 'ignorant' terhadap perkembangan dan pemanfaatan AI. Investment Partner GDP Venture Antonny Liem juga senada dengan Lee yang mengatakan bahwa AI dan perkembangan teknologi lainnya punya peran penting dalam pengembangan bisnis.

Menurut Liem, AI, blockchain, dan lainnya dapat membawa perusahaan terutama startup lebih dekat pada perubahan kebiasaan manusia di masa depan. Dirinya juga berpendapat sama, bahwa sebuah perusahaan tak perlu lantas memanfaatkan AI untuk bisnis mereka, tapi tetap harus melek wawasan.

Baca juga:

Mengenal Software Manajemen Berbasis AI

Banyak bisnis kini bisa dengan mudah tergantikan AI. (Foto: Pexels/Alex Knight)

"Artinya apa? Meskipun company-mu mungkin tidak akan dan tidak perlu pakai AI, tapi kamu harus mengerti dan tahu one is happening. Kalau nggak, kamu sulit," terang Liem.

"Contoh, Anda bikin bisnis tapi nggak tahu ternyata itu replaceable nantinya, bisnisnya bukan orangnya, oleh AI. Berarti kan dengan cepat sekali bisnis ini bisa gone, jadi enggak bisa di-ignore (tentang AI)," lanjutnya.

Antonny menambahkan, bahwa pengetahuan tentang perkembangan teknologi perlu dimiliki oleh perusahaan rintisan, tidak perlu detail namun harus diketahui secara fundamental dan prinsip. Dengan begitu, strategi bisnis yang dibuat nantinya tidak salah kaprah. (waf)

Baca juga:

Ramai di Medsos, Begini Cara Bikin Avatar AI Versimu

#Teknologi #Startup
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Fun
Xiaomi 17 Max Bakal Bawa Baterai 8.000mAh, ini Spesifikasi Lengkapnya
Xiaomi 17 Max bakal bawa baterai 8.000mAh. HP ini akan mendukung pengisian daya kabel 100W.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Xiaomi 17 Max Bakal Bawa Baterai 8.000mAh, ini Spesifikasi Lengkapnya
Fun
OPPO Reno 15 FS 5G Akhirnya Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan 3 Kamera 50MP!
OPPO Reno 15 FS 5G resmi meluncur. HP ini membawa baterai 6.500mAh dan tiga kamera 50MP.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
OPPO Reno 15 FS 5G Akhirnya Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan 3 Kamera 50MP!
Fun
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
Apple mendominasi pasar smartphone global pada 2025. Apple mengalahkan Samsung dan Xiaomi dalam persaingan ini.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
Fashion
Amazfit Active Max Resmi Hadir di Indonesia, Layar Besar untuk Aktivitas Lebih Maksimal
Amazfit Active Max gabungkan layar berukuran besar, daya tahan baterai yang panjang, serta fitur olahraga dan kesehatan yang komprehensif dalam satu perangkat.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Amazfit Active Max Resmi Hadir di Indonesia, Layar Besar untuk Aktivitas Lebih Maksimal
Fun
Samsung Galaxy S26 Sudah Muncul di Geekbench, Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5?
Samsung Galaxy S26 kini sudah muncul di Geekbench. HP itu akan dilengkapi chipset Snapdragin 8 Elite Gen 5.
Soffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
Samsung Galaxy S26 Sudah Muncul di Geekbench, Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5?
Fun
Xiaomi 17 Max Diprediksi Meluncur April 2026, Punya Fitur Layaknya Seri Pro!
Xiaomi 17 Max diprediksi meluncur April 2026. HP ini bakal dilengkapi segudang fitur lengkap dan canggih.
Soffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
Xiaomi 17 Max Diprediksi Meluncur April 2026, Punya Fitur Layaknya Seri Pro!
Lifestyle
Honor X80 Gendong Baterai 10.000mAh, Harga Diprediksi Enggak Sampai Rp 2,5 Juta
Untuk urusan dapur pacu, Honor membenamkan chipset Snapdragon seri 7
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Honor X80 Gendong Baterai 10.000mAh, Harga Diprediksi Enggak Sampai Rp 2,5 Juta
Lifestyle
Oppo Pad 5 Gebrak Pasar Tablet dengan Bawa Baterai Jumbo 10.050mAh, Siap Maraton Film Tanpa Takut Lowbat
Oppo Pad 5 sendiri menyasar pengguna yang mendambakan layar luas berbasis Android
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Oppo Pad 5 Gebrak Pasar Tablet dengan Bawa Baterai Jumbo 10.050mAh, Siap Maraton Film Tanpa Takut Lowbat
Lifestyle
Redmi K90 Ultra Bocor! Gendong Kipas Aktif di Balik Kamera dan Baterai 8.000mAh, Siap Libas Game Berat
Xiaomi akan bersaing ketat dengan Honor WIN Series dan iQOO 15 Ultra yang juga dikabarkan mengadopsi teknologi pendingin serupa
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Redmi K90 Ultra Bocor! Gendong Kipas Aktif di Balik Kamera dan Baterai 8.000mAh, Siap Libas Game Berat
Fun
OPPO Find N7 Masuk Tahap Pengembangan, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Bocor!
OPPO Find N7 kini sudah masuk tahap pengembangan. Kemudian, spesifikasi dan jadwal rilisnya sudah bocor.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
OPPO Find N7 Masuk Tahap Pengembangan, Spesifikasi dan Jadwal Rilisnya Bocor!
Bagikan