Setuju Deklarasi Dukun di Banyuwangi, PKB: Bagus, Daripada Praktik Liar dan Merugikan Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid. (ANTARA/HO-MPR RI/am.)

Merahputih.com - DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghargai deklarasi Persatuan Dukun Nusantara (Perdunu) di Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim). Asal tidak mencelakakan orang lain.

PKB juga setuju deklarasi tersebut sepanjang tujuannya untuk kebaikan dan menolong sesama.

Baca Juga:

YLBHI Pertanyakan Harta Miliaran Jaksa Penuntut Kasus Novel Baswedan

"Malah bagus kalau ada asosiasi profesi dukun, daripada berpraktik liar dan merugikan," ujar Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PKB, Jazilul Fawaid atau Gus Jazil, dikutip dari laman resmi PKB, Rabu (10/2).

Ilustrasi (Pixabay)

Gus Jazil yakin dukun tidak melulu berdampak negatif. Yang dilarang adalah ilmu santet yang bisa mencelakakan orang lain.

Bahkan, menurutnya, ada juga kiai yang menjadi dukun pengobatan atau tabib dan ahli kesaktian dan kanuragan. "Yang dilarang itu ilmu sihir/santet yang mencelakakan orang lain dan menyimpang dari tauhid," tandas Jazilul.

Baca Juga:

Ketua MPR Usul Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 6-7 Persen

Terkait deklarasi Perdunu di Banyuwangi juga telah diselidiki oleh polisi. Wakil Ketua Ketua MPR itu mengingatkan, seluruh warga negara Indonesia memiliki hak untuk berserikat dan berkumpul.

"Kami hargai niat baiknya. Jangan gampang menyatakan dukun itu sesat. Ilmu tabib, rukiah dan ilmu rajah, nujum/perbintangan juga dikenal dalam Islam dan budaya kita," beber Jazilul. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gempa Bali, Tiga Warga Meninggal Dunia
Indonesia
Gempa Bali, Tiga Warga Meninggal Dunia

Tiga warga meninggal dunia akibat gempa tektonik bermagnitudo 4,8, yang berlokasi di darat pada jarak 8 kilometer barat laut Kabupaten Karangasem pada Sabtu (16/10) pukul 04.18 Wita.

Pekan Ini Anies Terima Suntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Pekan Ini Anies Terima Suntik Vaksin COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku, dalam waktu dekat ini dirinya bakal menerima suntik vaksinasi COVID-19.

Empat Kali Anies Ajukan Jual Saham Bir Tapi Dicuekin DPRD DKI
Indonesia
Empat Kali Anies Ajukan Jual Saham Bir Tapi Dicuekin DPRD DKI

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah mengajukan sebanyak empat kali ke DPRD perihal penjualan saham minuman keras (miras) di PT Delta. Namun hingga kini belum ada jawaban dari Legislator DKI itu.

COVID Melonjak, Menag Perintahkan Anak Buah Dekati Tokoh Agama Kurangi Kegiatan
Indonesia
COVID Melonjak, Menag Perintahkan Anak Buah Dekati Tokoh Agama Kurangi Kegiatan

Ketentuan penyelenggaraan ibadah di rumah ibadah, serta pembelajaran di lembaga pendidikan agama dan keagamaan pada masa pandemi masih berlaku,

Pemkab Bogor Ingin Jalur Puncak II Segera Dibangun
Indonesia
Pemkab Bogor Ingin Jalur Puncak II Segera Dibangun

Pemerintah Kabupaten Bogor, menggunakan anggaran daerah senilai Rp5 miliar untuk melakukan pembukaan sebagian jalur oleh TNI di tahun 2020.

Pemkot Bandung Bakal Adopsi Teknologi Pengolahan Sampah TPA Manggar
Indonesia
Pemkot Bandung Bakal Adopsi Teknologi Pengolahan Sampah TPA Manggar

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, dan rombongan Pemkot dan DPRD Bandung, tertarik mengadopsi TPA Manggar.

Satgas COVID-19 Ingatkan ASN Patuhi SE Menpan-RB
Indonesia
Satgas COVID-19 Ingatkan ASN Patuhi SE Menpan-RB

Surat Edaran Menpan-RB tersebut mengatur bahwa ASN yang boleh bepergian keluar kota adalah mereka yang memang memiliki pekerjaan dinas

Pensiun, Kepala BNPB Doni Monardo Diganti Ganip Warsito
Indonesia
Pensiun, Kepala BNPB Doni Monardo Diganti Ganip Warsito

Doni telah mengemban Kepala BNPB sejak 9 Januari 2019. Sebelum di BNPB, ia pernah mengisi posisi Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Hari Ini Tiga Mobil Vaksinasi Keliling di DKI Buka Hingga Jam 5 Sore
Indonesia
Hari Ini Tiga Mobil Vaksinasi Keliling di DKI Buka Hingga Jam 5 Sore

Cara daftar vaksin keliling ini sangat mudah

Rawan Terjadi Pencemaran Nama Baik, KPK Diminta Pastikan "Nasib" Azis Syamsuddin
Indonesia
Rawan Terjadi Pencemaran Nama Baik, KPK Diminta Pastikan "Nasib" Azis Syamsuddin

Azis Syamsuddin diduga telah memperkenalkan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (SRP) dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial (MS) yang kini jadi tersangka.