Sempat Melonjak Drastis, Suara PSI Kini Mandek

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 05 Maret 2024
Sempat Melonjak Drastis, Suara PSI Kini Mandek

Hasil sementara Pileg 2024. Foto: MerahPutih.com/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Persaingan menuju Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terus berlangsung. Hal itu terungkap dalam hasil real count Pemilu 2024 yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (5/3) pukul 10.00 WIB.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang terbilang stagnan. Padahal, sebelumnya mereka melonjak drastis suaranya hingga memicu kecurigaan.

Baca juga:

Bawaslu Beberkan Temuan Terkait Dugaan Penggelembungan Suara PSI

Perolehan suara PSI stagnan di angka 3,13 persen. Jumlah yang diraih partai besutan Kaesang Pangarep iitu bertahan dalam beberapa hari terakhir setelah mencatatkan peningkatan signifikan perolehan suara.

Pada kesempatan yang sama, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kembali mengamankan jalannya menuju parlemen berkat persentase perolehan suara di atas 4 persen.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga menunjukkan jika masih memimpin jumlah perolehan suara sementara. PDIP meraih suara hingga 16,39 persen atau paling tinggi dibandingkan 17 partai nasional lainnya.

PDIP disusul oleh Partai Golongan Karya (Golkar) dengan 15,05 persen suara dan Partai Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindra) dengan 13,30 persen suara.

Baca juga:

Politisasi Agama Tak Laku Selama Pemilu 2024, Kemenag Bongkar Alasannya

Hasil sementara Pilpres 2024. Foto: MerahPutih.com/Kanu
Hasil sementara Pilpres 2024. Foto: MerahPutih.com/Kanu

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berada di posisi keempat dengan 11,53 persen suara. Sebagai informasi, laman resmi KPU melaporkan, bahwa jumlah suara yang telah masuk dalam Pemilu Legislatif 2024 mencapai 65,89 persen.

Jumlah suara itu dihimpun dari 542.421 tempat pemungutan suara (TPS) dari total mencapai 823.236 TPS. Lalu, KPU juga memperbarui hasil hitung suara atau real count Pemilu Presiden 2024. Suara masuk mencapai 78,10 persen.

Berdasarkan situs pemilu2024.kpu.go.id pada Selasa (5/3) pukul 10.00 WIB, data yang telah ditampilkan berasal dari 642.916 dari 823.236 TPS atau 78,10 persen.

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, unggul dengan perolehan suara di angka 58,82 persen. Kemudian, diikuti Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, yakni 31.376.918 (24,49 persen).

Lalu, paling bawah adalah Ganjar Pranowo-Mahfud Md sebanyak 21.374.735 (16,68 persen). Hasil yang ditampilkan KPU ini bukan hasil akhir Pemilu 2024. (knu)

Baca juga:

Suara PSI Melejit, Anggota Komisi II DPR Minta KPU Pastikan Sirekap Bebas Intervensi

#PSI #Pileg #Legislatif #Pemilu 2024 #KPU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPU Jelaskan Proses Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024
KPU akhirnya menjelaskan proses verifikasi syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
KPU Jelaskan Proses Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024
Indonesia
Penjelasan Detail KPU Soal Verifikasi Ijazah Gibran Saat Pencalonan Pilpres
KPU bertanggung jawab melakukan verifikasi dokumen persyaratan calon, sedangkan penilaian dan penyetaraan pendidikan luar negeri merupakan kewenangan kementerian
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Penjelasan Detail KPU Soal Verifikasi Ijazah Gibran Saat Pencalonan Pilpres
Indonesia
Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Sampai di Meja MK, Putusan Dibacakan Malam Ini
MK akan membacakan putusan gugatan terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (6/10) pukul 20.00 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Sampai di Meja MK, Putusan Dibacakan Malam Ini
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Bagikan