Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Selama 30 Tahun Jet Pribadi Elvis Presley Hanya Diparkirkan

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 20 Desember 2022
Selama 30 Tahun Jet Pribadi Elvis Presley Hanya Diparkirkan

Pesawat Lockheed Jet Star 1962 milik Elvis Presley. (The Sun)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KING of Rock n' Roll memang sudah tiada, namun memorabilianya kemudian menjadi harta karun di dunia musik, terutama bagi penggemarnya. Salah satunya adalah pesawat jet pribadinya Lockheed JetStar 1962 yang dibelinya pada tahun 1976.

Menurut laman The Sun, pesawat yang dibeli oleh Elvis dengan harga £685 ribu atau bila dikurs pada saat ini mencapai Rp12,9 triliun di tahun 1976. Kabarnya pesawat ini akan dilelang pada tahun depan yang berlangsung dari tanggal 4 Januari sampai 15 Januari 2023.

Baca Juga:

Austin Butler Cerita Pengalaman Memerankan Sosok Elvis Presley

pesawat
Kabinnya bernuansa merah. (The Sun)

Menurut balai lelang Kissimmee yang diwakili oleh pelelangnya, Mecum, belum menginfokan harga lelangnya. Namun dia menjamin bahwa jet ini adalah satu-satunya benda langka yang pantas dimiliki orang kaya atau orang lainnya dengan tujuan tertentu.

Namun sebenarnya ini bukanlah kali pertama pesawat jet itu dilelang. Pernah di tahun 1997 jet ini dilelang dengan harga £8 ribu atau kurs sekarang mencapai Rp151,7 juta. Kala itu disandingkan dengan kostum panggungnya Elvis yang bertatahkan berlian 4,5 karat dan cincin emas 14 karat yang ditotal mencapai £27 ribu atau sekarang mencapai Rp511,8 juta

Jet pribadi milik elvis sudah terparkir lebih dari 30 tahun di Roswell, New Mexico, Amerika Serikat. Sayangnya pesawat ini sudah tidak bisa terbang karena mesinnya sudah dicopot. Namun yang menjadi nilai tambahnya adalah terdapat salinan dokumen Aircraft Security Agreement yang ditandatangani oleh Elvis.

Kabin pesawat ini semuanya penuh dengan nuansa merah dan perak, juga kayu. Kursinya yang dilapisi dengan kain beludru warna merah, demikian juga dengan karpet lantai. Kemudian beberapa bagiannya juga dilapisi dengan emas.

Kursi dalam pesawat ini berjumlah enam, namun dapat menampung sekitar sembilan penumpang. Fitur kursinya dapat direbahkan yang memberikan kenyamanan bagi raja rock n' roll itu.

Baca Juga:

Gitar “Sun Sessions” Martin D-18 Tahun 1942 eks Elvis Presley, Laku Rp19,2 miliar

pesawat
Televisi menjadi fitur utama dalam pesawat ini. (The Sun)

Fitur orisinil dai pesawat pribadi Elvis ini dilengkapi dengan microwave merk Kenmore, player kaset, dan TV merk RCA yang terhubung dengan VCR.

Mesin dan beberapa komponen di kokpit sudah dilepaskan sesuai dengan regulasi penerbangan.

Pemenang lelang pesawat ini kemungkinan harus membongkar benda unik ini untuk dibawa ke tujuannya. Namun itu bisa jadi menjadi bagian dari restorasi menyeluruh untuk 'menghidupkan' kembali warisan Elvis Presley.

Pesawat ini di tahun 1977 dibeli oleh perusahaan asal Arab Saudi yang kemudian hanya diparkirkan di Rosswell International Air Center. Pesawat ini satu-satunya benda yang dimiliki oleh perseorangan, sementara yang lainnya sudah masuk ke dalam The Elvis Presley Museum. Kabarnya pesawat ini dimilikinya bersama dengan ayahnya Venom, Bisa jadi merupakan aset awal yang dimiliki oleh Elvis.

Meskipun pesawat ini terparkir begitu saja, namun keberadaannya menarik banyak wisatawan, khususnya yang memuja Elvis. (psr)

Baca Juga:

Teori Konspirasi Terbesar Legenda 'Rock & Roll', dari Kurt Cobain hingga Elvis Presley

#Musik #Selebritas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan