Saksi Sebut Perusahaan Milik Prabowo Subianto Kecipratan Duit dari PT ACK Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto menerima kunjungan Kopral Satu (Koptu) Hardius Rusman. Foto: Instagram/@rizky_irmanysah

MerahPutih.com - Saksi persidangan kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur, Miftakh Aulani Rahman menyebut ada aliran duit dari PT Aero Citra Kargo (ACK) ke PT Gardatama Nusantara yang merupakan milik Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Pernyataan itu bermula saat majelis hakim meminta saksi yang berprofesi sebagai akuntan forensik merinci aliran dana sebesar Rp 24,6 miliar yang berasal dari PT ACK dan dikirim melalui rekening Achmad Bahtiar dan Amri.

"Saudara bisa merincikan itu uang itu lari kemana saja, yang 24 miliar itu uangnya lari kemana saja?" Kata hakim dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (9/6).

Baca Juga:

Bank Garansi Rp52,3 Miliar Disebut Sebagai Komitmen Eksportir Benur

Lantas, Miftakh pun merinci aliran dana tersebut. Mulai dari nominal terbesar hingga yang terkecil.

"Yang pertama penarikan tunai yang dilakukan di kantor cabang Gambir itu sebesar Rp4,7 miliar. Yang kedua, yang masih mengendap di saldo akhir Amri itu Rp 3,446 miliar," ungkap Miftakh.

Selanjutnya, dalam dokumen yang dimiliki Miftakh ada juga penarikan tunai dengan keterangan untuk pembelian barang sebesar Rp 2,9 miliar. Uang itu dari rekening Ainul Faqih.

"Kemudian, penarikan tunai yang tidak teridentifikasi sebesar Rp 1,969 miliar. Kemudian belanja atau poin of sell yang dilakukan selama periode kunjungan di USA sebesar Rp 873 juta," ujarnya.

"Kemudian transfer kepada Ismail sebesar Rp 782,850 juta. Kemudian transfer kepada Astra Internasional Tbk untuk pembelian mobil dari rekening Amiril atau Bahtiar sebesar Rp 543 juta," sambung Miftakh.

Sidang mantan Menteri KP, Edhy Prabowo. Foto: ANTARA
Sidang mantan Menteri KP, Edhy Prabowo. Foto: ANTARA

Kemudian, dari hasil analisa juga ditemukan pengiriman uang ke 36 rekening yang bebeda dengan jumlah maksimal Rp 40 juta. Totalnya sekitar Rp 502 juta.

"Total akumulatif kurang dari Rp 40 juta di antaranya kepada Husni Mubarok, Anggia Tesalonika, Firda Yusri dan lain-lain termasuk Sri Rejeki," kata dia.

Selanjutnya, ada juga pengiriman uang sebesar Rp500 juta kepada Asep Abidin. Lalu, ada transfer kepada Teti Yumiati sebesar Rp 450 juta dan Qushairi rawi senilai Rp 425 juta.

"Ada kegiatan belanja dari rekening Amri atau Bahtiar dilakukan di Adidas, Putri Duyung Ancol, kemudian hotel di bali. Termasuk di fave dan lain-lain itu total sebesar Rp 358 juta," kata dia.

Baca Juga:

Besan Bamsoet Bersaksi di Persidangan Kasus Suap Benur

Hingga akhirnya, disebutkan ada juga pengiriman uang ke PT Gardatama Nusantara. Hanya saja, tak dirinci soal waktu pengiriman uang tersebut. "Kemudian transfer ke PT Gardatama Nusantara ini perusahan milik prabowo subianto ini sebesar Rp 300 juta," pumgkasnya.

Untuk diketahui, PT Aero Citra Kargo (ACK) digunakan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, untuk mengekspor benih lobster. Hal itu tertuang dalam berkas dakwaan. Padahal pekerjaan pengiriman sebenarnya dilakukan oleh PT Perishable Logistics Indonesia (PT. PLI) yang juga dimiliki Siswadhi.

Pembagian pembayaran dari perusahaan pengekspor benih lobster adalah PT ACK mendapat Rp1.450, sedangkan PT PLI Rp350 per ekor, sehingga biaya keseluruhan untuk ekspor BBL adalah sebesar Rp1.800 per ekor BBL. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dana PEN Dorong Perputaran Uang Rp300 Triliun di Masyarakat
Indonesia
Dana PEN Dorong Perputaran Uang Rp300 Triliun di Masyarakat

Sejak April 2020, total realisasi anggaran penanganan COVID-19 dan PEN hingga pekan kedua Oktober 2020, sudah hampir menyentuh angka 50 persen atau Rp344,43 triliun dari Rp695,2 triliun yang dialokasikan.

Positivity Rate Turun, Warga Tetap Harus Jaga Prokes
Indonesia
Positivity Rate Turun, Warga Tetap Harus Jaga Prokes

Meski angka positivity rate menurun, Anies menegaskan agar masyarakat tidak langsung menyimpulkan bahwa puncak kasus gelombang kedua virus corona ini telah terlewati.

Rawan Intervensi, Sidang Praperadilan Anita Kolopaking Dapat Atensi Khusus
Indonesia
Rawan Intervensi, Sidang Praperadilan Anita Kolopaking Dapat Atensi Khusus

Sidang dijadwalkan untuk pemeriksaan kelengkapan administrasi praperadilan, dan dilanjutkan dengan pembacaan permohonan.

Selain Tabung Oksigen, RSUD di Jakarta Kekurangan Dokter dan Nakes
Indonesia
Selain Tabung Oksigen, RSUD di Jakarta Kekurangan Dokter dan Nakes

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan perlu tambahan tenaga perawat dan dokter. Kemenkes sudah mengidentifikasi kebutuhan antara 16 sampai 20 ribu perawat.

Polda Metro Gelar Operasi Besar-besaran untuk Minta Warga Tak Mudik
Indonesia
Polda Metro Gelar Operasi Besar-besaran untuk Minta Warga Tak Mudik

Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Keselamatan Jaya di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk mengedukasi larangan mudik Lebaran 2021.

Jadi Tersangka Ledakan Balon Udara, 5 Warga Magelang Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Jadi Tersangka Ledakan Balon Udara, 5 Warga Magelang Terancam Hukuman Mati

"Kurang dari 24 jam usai kejadian kami berhasil mengamankan lima orang tersangka dalam kasus balon udara berisikan petasan meletus di rumah warga," ujat Edy, Selasa (18/5).

Yang Bakal Dikorek Dari Anies Saat Dipanggil Polisi
Indonesia
Yang Bakal Dikorek Dari Anies Saat Dipanggil Polisi

Anies rencananya akan dipanggil pada pukul 10.00 WIB.

Ketua DPD Demokrat Se-Indonesia Minta AHY Pecat Kader Pengkhianat
Indonesia
Ketua DPD Demokrat Se-Indonesia Minta AHY Pecat Kader Pengkhianat

Ketua DPD Demokrat se-Indonesia kompak meminta AHY memecat segelintir kader yang berupaya mengambil alih kepemimpinan dan berkonspirasi bersama pihak eksternal.

TNI Bangun Dua Posko Crisis Center Kapal Selam Hilang Kontak
Indonesia
TNI Bangun Dua Posko Crisis Center Kapal Selam Hilang Kontak

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendirikan dua Posko Crisis Center terkait hilang kontaknya kapal selam KRI Nanggala 402 di utara perairan Bali pada Rabu (21/4) kemarin.

Dalam Sehari, 3.241 Pasien Corona Berhasil Sembuh
Indonesia
Dalam Sehari, 3.241 Pasien Corona Berhasil Sembuh

Pemerintah kembali melaporkan informasi penanganan virus Corona (COVID-19) di tanah air.