Rizieq Shihab Jalani Sidang Tuntutan Kasus Tes Usap RS UMMI Rizieq Shihab (tengah depan) dan lima terdakwa lainnya saat sidang putusan kasus kerumunan Petamburan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Terdakwa Rizieq Shihab akan menjalani sidang tuntutan atas kasus tes usap RS Ummi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (28/5).

Agenda sidang yakni pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait perkara nomor 223, 224 dan 225.

Baca Juga

Majelis Hakim Sebut Tuntutan Jaksa terhadap Rizieq Dkk Terlalu Berat

"Terdakwa perkara nomor 223 dr Andi Tatat. Sedangkan terdakwa perkara nomor 224 Hanif Alatas dan terdakwa perkara nomor 225 Rizieq Shihab," ucap Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Alex Adam Faisal di Jakarta.

Pada Kamis (27/5), Rizieq dan terdakwa lainnya menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi mahkota. Dalam sidang tersebut, ketiga terdakwa saling memberikan kesaksiannya terkait kasus tes usap RS UMMI.

Suasana saat sidang Rizieq Shihab. Foto: MP/Asropih
Suasana saat sidang Rizieq Shihab. Foto: MP/Asropih

Dalam persidangan, Rizieq Shihab mengatakan bahwa dirinya mengakui positif COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR namun merasa kondisinya baik-baik saja.

"Disampaikan hasil dari PCR adalah positif COVID-19. Tapi menurut keterangan tim Mer-C kondisi saya pada waktu itu COVID-19 membaik. Jadi disarankan isolasi mandiri dilangsungkan," ujar Rizieq di persidangan.

Rizieq mengatakan bahwa tes usap PCR itu dilakukan pada 27 November 2020 setelah ia menerima laporan hasil tes usap antigen yang dilakukan oleh Mer-C terindikasi positif COVID-19.

Bekas Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu mengatakan bahwa dirinya mendengar banyak kabar terkait spekulasi kondisi kesehatannya saat dirawat di RS UMMI.

Hal itulah yang kemudian membuat pihak keluarga Rizieq Shihab membuat video pernyataan terkait kondisi kesehatan yang dijelaskan oleh menantunya, Hanif Alatas.

"Kita diusulkan membuat rekaman untuk meredam keresahan akibat berita hoaks. Kemudian menantu meminta izin kepada saya dan saya setuju rekaman tersebut menyampaikan saya baik-baik saja. Pada akhirnya video tersebut oleh jaksa penuntut umum disebut berbohong mengatakan kondisi saya baik-baik saja," ujar Rizieq.

Dalam kasus tes usap RS UMMI Bogor, ketiga terdakwa didakwa dengan pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946 Peraturan Hukum Pidana tentang pemberitahuan bohong menyebabkan keonaran.

Mereka dianggap berbohong saat menyatakan Rizieq dalam kondisi sehat saat dirawat di RS UMMI Bogor pada November 2020 dengan alasan hasil tes usap PCR belum keluar. (Asp)

Baca Juga

Rizieq Shihab dan 5 Terdakwa Divonis 8 Bulan Bui di Kasus Kerumunan Petamburan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Basarnas Nyatakan Cuaca Hari Ini Tak Mendukung Penyelaman
Indonesia
Basarnas Nyatakan Cuaca Hari Ini Tak Mendukung Penyelaman

Mengingat kondisi dan keamanan bagi faktor keselamatan para penyelam

Kepala Daerah Diminta Lebih Tegas Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan
Indonesia
Kepala Daerah Diminta Lebih Tegas Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

"Kita harapkan adanya ketegasan dari para pihak yang memiliki kewenangan untuk mengatur itu semua," jelas dia.

Anis Matta Sebut Ada Virus Berbahaya Tahun 2023 dan 2026
Indonesia
Anis Matta Sebut Ada Virus Berbahaya Tahun 2023 dan 2026

Usai pandemi COVID-19 berakhir, dia perkirakan akan ada virus lain yang lebih ganas menyebar pada tahun 2023 dan 2026.

Massa Blokade Simpang Harmoni, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif
Indonesia
Massa Blokade Simpang Harmoni, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Arus lalu lintas dari seluruh titik tidak bergerak

Equity Life Indonesia Tampik Langgar PPKM Darurat hingga Disegel Anies
Indonesia
Equity Life Indonesia Tampik Langgar PPKM Darurat hingga Disegel Anies

PT Equity Life Indonesia menampik melanggar aturan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dengan memaksa pegawainya masuk kerja di kantor.

Disita Kejagung Terkait Kasus Asabri, Manajemen Bersyukur Hotel Tidak Ditutup
Indonesia
Disita Kejagung Terkait Kasus Asabri, Manajemen Bersyukur Hotel Tidak Ditutup

"Kita tak tahu akar persoalan sampai hotel disita Kejagung. Yang jelas manajemen menerima apa yang sudah menjadi ketetapan dari pihak yang berwenang (Kejagung)," ujar Siswanto dalam konferensi pers di Hotel Brothers, Rabu (7/4).

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Foto Bersama Tokoh ISIS Donatur Terbesar FPI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Foto Bersama Tokoh ISIS Donatur Terbesar FPI

Beredar di media sosial foto Hidayat Nur Wahid dan Anies Baswedan berfoto bersama Syekh Yusuf Al-Qaradhawi yang diklaim tokoh ISIS dan donatur terbesar FPI.

Ganjar Waspadai Masuknya Varian Baru COVID-19 'B117' ke Jateng
Indonesia
Ganjar Waspadai Masuknya Varian Baru COVID-19 'B117' ke Jateng

Dua warga Provinsi Jabar yang teridentifikasi varian baru COVID-19 itu harus segera dilacak

Kemendagri Minta Politisi Daerah Sosialisasikan UU Cipta Kerja
Indonesia
Kemendagri Minta Politisi Daerah Sosialisasikan UU Cipta Kerja

DPRD diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan dan mensosialisasikan secara masif tujuan dan niat baik adanya Undang-undang Cipta Kerja.

Ganggu Pemadangan Mata, Gerobak Pemulung di Kawasan Senen Ditertibkan
Indonesia
Ganggu Pemadangan Mata, Gerobak Pemulung di Kawasan Senen Ditertibkan

“Kami bersama anggota Satpol PP Kecamatan dan Satpol PP Kelurahan menertibkan puluhan gerobak pemulung, karena merusak pemandangan mata sehingga menjadi kumuh," kata Agus