Respons Waketum Perindo soal Usulan Prabowo jadi Cawapres Anies Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Gedung KPU, Jakarta, Senin (8/8/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj

MerahPutih.com - Wacana Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Achmad Ali agar Prabowo Subianto jadi calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan di perhelatan Pilpres 2024, mendapat respons dari Wakil Ketua Umum Partai Perindo Boyke Novrizon.

Boyke menilai usulan tersebut tidak tepat dan tidak etis soal soal usulan yang meminta Prabowo menjadi cawapres dampingi Anies.

Baca Juga

Respons Prabowo soal Peluang Gerindra Rujuk dengan PKS di Pilpres 2024

"Tidak etis, masa Waketum NasDem Pak Ahmad Ali meminta Pak Probowo Subianto selaku Ketua Umum Gerindra untuk menjadi pendamping Anies sebagai cawapres," ujar Boyke dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (6/12).

Menurut mantan aktivis 98 ini, pernyataan Ahmad Ali tersebut tidak etis karena daya tawar politik yang dimiliki NasDem dan Gerindra sangat berbeda.

Boyke menyebut hasil Pemilu 2019 menunjukkan bahwa Gerindra meraih 17,5 juta suara, sedangkan Partai NasDem 12,6 juta.

Baca Juga

Anies Pepet Ganjar, Elektabilitas Prabowo Justru Menurun

Kata dia, wacana tersebut ibarat mengajarkan ikan berenang di air yang bening karena publik tahu bahwa elektabilitas Prabowo lebih tinggi dibandingkan Anies dari beberapa hasil survei.

"Publik tahu bahwa elektoral Prabowo jauh lebih tinggi dari Anies dan beliau merupakan pemimpin Partai Gerindra yang mesin partainya solid," katanya.

Ia menambahkan Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra, partainya memiliki modal ambang batas mengajukan capres-cawapres atau presidensial threshold. Oleh karena itu, Prabowo lebih tepat menjadi capres, bukan sebagai cawapres dalam kontestasi Pilpres 2024.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali mengungkapkan harapannya agar Gerindra bergabung dalam Koalisi Perubahan yang diusung partainya bersama Partai Demokrat dan PKS.

Menurut Ali, apabila Gerindra bergabung maka tidak menutup kemungkinan Prabowo menjadi cawapres mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024. (*)

Baca Juga

Prabowo Minta Kader Gerindra Setia pada Perjuangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Soroti Harga Pangan yang Kian Melambung
Indonesia
PKS Soroti Harga Pangan yang Kian Melambung

Menurutnya, persoalan kenaikan harga pangan bukan hanya persoalan Kementerian Pertanian.

KPK Tak Segan Pidanakan Kuasa Hukum Lukas Enembe Bila Rintangi Penyidikan
Indonesia
KPK Tak Segan Pidanakan Kuasa Hukum Lukas Enembe Bila Rintangi Penyidikan

KPK mengharapkan peran kuasa hukum seharusnya bisa menjadi perantara yang baik agar proses penanganan perkara berjalan efektif dan efisien.

4 Skenario Pemindahan ASN ke IKN Nusantara
Indonesia
4 Skenario Pemindahan ASN ke IKN Nusantara

Pemerintah ingin agar ASN pindah ke IKN dengan senang hati, bukan karena paksaan.

Gibran-Iriana Ulang Tahun 1 Oktober, Tidak Ada Kado dan Perayaan
Indonesia
Gibran-Iriana Ulang Tahun 1 Oktober, Tidak Ada Kado dan Perayaan

Tepat tanggal 1 Oktober merupakan hari bahagia bagi Iriana Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka yang sedang merayakan ultah di hari sama.

Soal Pemecatan Ferdy Sambo, Jokowi Tunggu Hasil Banding
Indonesia
Soal Pemecatan Ferdy Sambo, Jokowi Tunggu Hasil Banding

“Kalau putusan banding menolak maka Kapolri mengusulkan kepada Presiden untuk membuat Keppres pemberhentian,” ujar Mahfud di Jakarta, Sabtu (27/8).

Sekjen PDIP Kunjungi Gibran di Barak Sekolah Partai
Indonesia
Sekjen PDIP Kunjungi Gibran di Barak Sekolah Partai

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming salah satu kepala daerah yang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala/Wakil Kepala Daerah di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Kamis (16/6).

[HOAKS atau FAKTA]: Ayah Brigadir Yosua Bebaskan Bharada Richard dari Penjara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ayah Brigadir Yosua Bebaskan Bharada Richard dari Penjara

Beredar di media sosial Facebook, sebuah unggahan video yang diklaim memuat informasi tentang ayah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Samuel Hutabarat.

Mahfud MD Akui Kebocoran Data Negara oleh Hacker Bjorka
Indonesia
Mahfud MD Akui Kebocoran Data Negara oleh Hacker Bjorka

Mahfud sudah menerima laporan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Deputi VII Kemenko Polhukam. Laporan tersebut mengungkapkan terkait titik-titik kebocoran data akibat peretasan.

Pj DKI 1 Tidak Berselera Lanjutkan TGUPP Anies
Indonesia
Pj DKI 1 Tidak Berselera Lanjutkan TGUPP Anies

Heru Budi Hartono menyatakan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) tak diperlukan dalam kepemimpinannya.

Wagub Sebut Ada Aturan yang Berlaku Terkait Penebangan Pohon
Indonesia
Wagub Sebut Ada Aturan yang Berlaku Terkait Penebangan Pohon

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan, pihaknya tidak bisa seenaknya memotong pohon di Jakarta, karena ada mekanisme yang berlaku. Meskipun pohon tersebut berada di dalam halte TransJakarta depan Perpustakaan Nasional (Perpusnas).