Redakan Nyeri Persendian dengan Rempah-Rempah Indonesia Manfaatkan bahan herbal sebagai pereda nyeri (Foto Pexels/Valeria Boltneva)

INDONESIA terkenal dengan kekayaan rempah-rempah dengan ragam manfaat. Mulai dari pemanfaatan sebagai bumbu dapur, perawatan hingga pengobatan tubuh. Biasanya, tubuh mengalami nyeri sendi hingga cedera bagian tubuh akan mengganggu aktivitas sehari-harimu. Diperlukan penanganan yang cepat dan tepat untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

Olahan rempah-rempah bisa kamu racik di rumah secara praktis. Berikut ini merahputih merekomendasikan rempah-rempah yang mengandung antiinflamasi.

Baca Juga: Kaya Rempah, ini 3 Semur Nikmat Khas Nusantara

1. Aloe vera

buaya
Tanaman lidah buaya mengandung komponen aktif yang berguna sebagai analgesik (Foto Pexels/Cintia Siqueira)

Tanaman lidah buaya mengandung lebih dari 75 komponen aktif seperti aloin dan emodin yang berguna sebagai analgesik yang bisa mengurangi rasa sakit. Tentunya, tanaman ini juga mengandung beberapa senyawa anti-inflamasi sehingga mampu redakan nyeri sendi. Caranya dengan mengoleskan gel lidah buaya ke bagian tubuh yang terinflamasi dan memijatnya perlahan.

2. Jahe

jahe
Jahe mampu meredakan nyeri (Foto Pexels/Pixabay)


Rempah ini mampu meningkatkan sirkulasi darah untuk mempercepat penyembuhan bagian tubuh yang terinflamasi. Tak hanya itu, jahe juga bermanfaat untuk meningkatkan gula darah, mencegah penyakit jantung, mengurangi kolestrol jahat, mengurangi risiko kanker dan mengembangkan tumbuh kembang otak. Hal ini menunjukkan jahe mampu mengatasi peradangan dan rasa nyeri.

Jahe mengandung bahan aktif seperti gingerol, di mana anti-inflamasi dan antioksidan mampu meredakan permasalahan nyeri. Salah satunya bermanfaat bagi penderita rheumatoid arthritis. Olahan ini bisa kamu nikmati dengan minuman sari jahe.


Baca Juga: Saffron Bumbu Rempah Mahal Berkhasiat


3. Teh hijau

teh
Teh hijau mengandung antioksidan dan antiinflamasi (Foto Pexels/Pixabay)


Diolah dari tumbuhan Camellia sinensis, teh hijau memiliki ragam manfaat bagi kesehatan tubuh. Laman alodokter mengungkapkan kandungan antioksidan dalam teh hijau mampu melawan radikal bebas berlebih. Seperti penuaan dini, melawan sel kanker, meringankan kolestrol tinggi, cegah diabetes, menurunkan berat badan dan menjaga kestabilan tekanan darah. Teh hijau juga mengandung vitamin B, asam folat, mangan, kafein, magnesium dan kalsium dan mampu menurunkan kerusakan oksidatif sel-sel tubuh.

Mulai dari meningkatkan fungsi otak hingga pembakaran lemak, teh hijau menjadi bahan herbal yang diminati banyak orang. Tak hanya itu, teh hijau bermanfaat bagi penderita osteoarhritis dan rheumatoid arthritis (gangguan pada sendi). Kamu bisa menyeduh teh hijau menjadi minuman hangat atau dingin yang menyegarkan.

4. Kunyit

kunyit
Kunyit berguna bagi penderita rheumatoid arthritis (Foto Pexels/Marta Branco)


Salah satu rempah kuning oranye atau biasa dikenal dengan kunyit, kebanyakan dijadikan sebagai bumbu dapur. Kunyit ini dicampurkan ke dalam masakan kari. Tak hanya sebagai bumbu dapur, kunyit juga bisa mengurangi perkembangan rheumatoid arthritis atau nyeri pada persendian. Pengobatan tradisional ini mengandung bahan aktif seperti curcumin yang bersifat anti-inflamasi seperti yang dilansir dari laman nutrition explained.

Biasanya, rheumatoid arthritis menyerang perempuan dengan rentan usia 40 hingga 60 tahun. Diperlukan penanganan yang cepat dan tepat untuk mengurangi peradangan pada sendi. Pengobatan bisa kamu lakukan di rumah secara praktis dengan menambahkan kunyit ke dalam masakan atau mengoleskan langsung ke bagian tubuh yang terasa nyeri. (dys)

Baca Juga: Santhi Serad Gaungkan Kuliner Indonesia ke Kancah Dunia



Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH