Raksasa Purba Dulunya Pernah Menghuni Bumi Raksasa pernah hidup di bumi. (Foto upload.democraticunderground)

SEJAK jutaan tahun lalu, bumi jadi lahan pertumbuhan flora dan berkembangbiaknya fauna. Mulai dari daratan, udara, tanah hingga laut ada ekosistem masing-masing. Seiring waktu, terjadi kepunahan yang diakibatkan perubahan ekosistem dan perburuan.

Lewat temuan fosil hewan, para ilmuwan membagikan sejarah dunia di masa lalu. Sebelum populasi manusia mendominasi, hewan telah lebih dulu menguasai.

BACA JUGA: Menurut Pengukuran Ilmiah, inilah Selebritas Tercantik


1. Kura-kura karnivora carbonemys

kura-kura raksasa
Carbonemys salah satu spesies kura-kura terbesar di dunia.(Foto scitechdaily)

Meski reptil, carbonemys merupakan kura-kura jenis karnivora. Hewan ini memiliki ukuran tubuh mencapai 1,8 meter. Dulunya binatang raksasa ini hidup di Kolombia Utara. Rahang carbonemys sangat kuat, bahkan mampu memangsa buaya.

Laman Scitechdaily melaporkan, carbonemys jadi binatang terbesar yang hidup berdampingan dengan ular titanoboa sekitar 60 juta tahun lalu atau ketika masa Paleosen akhir.

Penemuan tengkorak carbonemys dikabarkan dalam Journal of Systeme Palaeontology. Meskipin demikian, carbonemys yang ditemukan bukanlah fosil kura-kura terbesar secara keseluruhan. Kura-kura yang berukuran lebih bernama panpelomedusidae yang merupakan pemakan segala atau omnivora. Penemuan fosil carbonemys mewakili satu ukuran di antara speciesnya.

2. Ular terpanjang titanoboa

ular raksasa
Predator rawa berukuran raksasa. (foto: ancient origins)

Ditemukan di daerah yang sama dengan carbonemys, titanoboa juga hidup di daerah tropis dataran rendah Kolombia Utara. Tak jauh dari Pantai Karibia, Cerrejon merupakan horizon pedalaman yang aktif untuk kegiatan pertambangan. Selain itu, Cerrejon jadi salah satu tempat dengan endapan fosil terkaya di dunia.

Banyak ilmuwan yang menjelajahi wilayah tropis itu untuk melakukan penelitian. Dimulai dari hilangnya ekosistem kuno, seperti dinosaurus dan hewan raksasa lainnya.

Sekitar 58 juta tahun lalu, seekor ular berukuran lebih dari 40 kaki dengan berat lebih dari 1 ton ditemukan. Demikian dikabarkan laman Smithsonianmag. Ular raksasa yang memiliki ukuran jauh lebih besar dari anaconda dan boa era moderen ini benar-benar nyata. Para ilmuwan menyebut predator di area rawa ini dengan nama Titanoboa cerrejonensis. Species ini menjadi ular terbesar di dunia yang pernah ditemukan.


3. Elang Haast, burung terbesar

lang raksasa
Elang dengan sayap 3 meter. (foto: reddit)

Jenis burung elang terbesar yang pernah ada di dunia, yakni elang haast, memiliki lebar sayap mencapai tiga meter. Beratnya mencapai hingga 13 kilogram. Dilansir laman Wingspan, fosil cakarnya memiliki panjang 9 cm. Warna bulunya mirip dengan elang hias Spizaetus ornatus yang hidup di daerah tropis. Data itu didasarkan penelitian fosil elang haast yang ditemukan di Selandia Baru.

Diperkirakan, elang ini hidup sekitar abad awal ke-18. Kepunahannya diakibatkan ketidakmampuan beradaptasi dengan perubahan sehingga kebutuhan makanan elang haast menurun. Terlebih kebanyakan raptor besar memiliki tingkat reproduksi yang rendah. Faktor lainnya ialah maraknya perburuan oleh suku Maori.


4. Megalodon, si hiu raksasa

megalododn
Hiu raksasa yang mendominasi lautan. (foto: animals.net)

Hidup sekitar 20 juta tahun lalu, hiu raksasa yang mendominasi lautan ini mengalami kepunahan. Fosil hiu terbesar yang pernah ada di dunia ini memiliki ukuran sekitar 15 meter hingga 18 meter. Ukurannya berkali-kali lipat dari hiu putih besar. Pengukuran megalodon dilakukan berdasarkan temuan gigi yang mencapai 18 sentimeter. Diperkirakan, gigi sebesar ini memangsa paus dan ikan besar sekitarnya.

Rahangnya mampu membentang selebar 2,7 x 3,4 meter dengan kekuatan gigitan mencapai 182.201 newton. Memiliki 276 gigi, megalodon jadi predator laut terkuat yang pernah ada. Demikian disebutkan laman NHM.(Dys)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH