Ragam Tradisi Imlek Masyarakat Tionghoa di Indonesia Suasana menjelang Imlek di kawasan Glodok, Jakarta Barat (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

TAHUN baru Imlek selalu disambut dengan suka cita oleh masyarakat Tionghoa. Pada momen ini, biasanya seluruh keluarga akan berkumpul untuk berdoa kepada sang leluhur.

Tak hanya itu, pergantian tahun baru Imlek sangat identik dengan ragam tradisi unik. Mulai dari mengenakan pakaian Imlek, menghias rumah dengan lampion merah, hingga menyalakan kembang api.

Namun, tahukah kamu? Tradisi Imlek tak hanya itu. Banyak hal lain yang dilakukan masyarakat Tionghoa untuk menyambut momen ini. Berikut tradisi menarik saat Imlek, seperti dilansir Antara.

1. Bersih-Bersih Rumah

Bersih rumah keluarga Tionghoa. (Pixabay/spiderman85)
Bersih rumah keluarga Tionghoa. (Pixabay/spiderman85)

Sehari sebelum Imlek, kebanyakan masyarakat Tionghoa akan berkemas bersih-bersih rumah dari debu. Biasanya, mereka membersihkan rumah sembari menghiasnya dengan pernak-pernik Imlek.

Kebiasaan ini dilakukan oleh masyarakat Tionghoa bukan tanpa alasan. Mereka percaya bahwa tradisi ini mampu menjauhkan diri dan keluarga dari nasib buruk.

2. Masak Besar

MakananTionghoa. (Pixabay/meongan278)
Enggak lupa kue-kue manis khas Tionghoa. (Pixabay/meongan278)

Masih di hari yang sama, sehari sebelum pergantian tahun baru imlek biasanya keluarga Tionghoa akan memasak makanan dengan jumlah yang banyak.

Tradisi ini lahir karena masyarakat Tionghoa percaya, masa sebelum tahun baru adalah masa dimana dewa dapur mengunjungi kaisar di surga. Makanan manis dipercaya bisa membuat dewa mengatakan hal-hal baik tentang kamu dan keluarga.

3. Berkumpul Bersama Keluarga

Berkumpul Bersama Keluarga. (Pixabay/skeeze)
Berkumpul Bersama Keluarga. (Pixabay/skeeze)

Tradisi yang satu ini sudah sangat umum dilihat saat Imlek. Keluarga Tionghoa akan berkumpul dan bersilaturahmi pada malam tahun baru. Menurut mitosnya, keluarga yang berkumpul akan terlindungi dari marabahaya.

4. Serbamerah

Serba merah saat Imlek. (Pixabay/StockSnap)
Merah jadi warna dominan Imlek. (Pixabay/StockSnap)

Tradisi yang sangat menonjol saat Imlek adalah warna serba merah. Mereka biasanya mengaplikasikannya pada dekorasi rumah dan seisinya, termasuk busana yang dipakai.

Hal ini dilakukan karena masyarakat Tionghoa percaya bahwa warna merah bisa melindungi mereka dari hal yang tidak diinginkan, serta membawa kemakmuran.

5. Tidak Keramas pada Hari Pertama Imlek

Tidak Keramas pada Hari Pertama Imlek. (Pixabay/Jackmac34)
Tidak Keramas pada Hari Pertama Imlek. (Pixabay/Jackmac34)

Selain banyak kegiatan yang dianjurkan saat memperingati Imlek. Ada beberapa hal yang sangat dilarang saat imlek, salah satunya mencuci rambut di hari pertama Imlek.

Jika mencuci rambut pada waktu yang dilarang dipercaya bisa membuat keberuntungan ikut hanyut bersama air. (*)

Baca Juga: Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek Ternyata Berbeda Lo di Setiap Suku!

Kredit : zaimul


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH