PSI Minta Pemprov DKI Cabut KJP Pelajar yang Kedapatan Bawa Sajam

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 17 November 2023
PSI Minta Pemprov DKI Cabut KJP Pelajar yang Kedapatan Bawa Sajam
Kartu Jakarta Pintar. (Antaranews)

MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mendorong upaya Pemerintah DKI untuk mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi pelajar yang terlibat tawuran dan tindak kriminal lainnya.

Menurutnya, pencabutan tersebut bukan hanya karena mereka (pelajar) terlibat tawuran, melainkan juga kedapatan membawa senjata tajam (sajam).

Baca Juga:

KPAI: Cabut KJP Pelajar yang Tawuran Melanggar Konvensi Hak Anak

"Kita tidak bisa membiarkan perilaku tercela dari pelajar-pelajar ini, mereka bukan saja membahayakan diri dan sesama siswa di sekolah, tindakannya juga sudah meresahkan masyarakat," kata Ketua Fraksi PSI DPRD DKI, William A. Sarana di Jakarta, yang dikutip Jumat (17/11).

William menilai, perlu ada efek jera selain bagi para siswa yang terlibat tawuran, selain penertiban melalui aparat keamanan, pencabutan KJP juga bagian dari upaya solutif, agar kedepannya tidak terjadi lagi peristiwa-peristiwa seperti ini.

"Kami mendorong upaya tegas Pj Gubernur Heru Budi yang akan mencabut KJP bagi siswa yang terlibat tawuran tersebut, bahkan mereka tidak bisa mengajukan KJP lagi di kemudian hari atau blacklist dari daftar KJP," tegasnya.

Baca Juga:

Setuju KJP Siswa Terlibat Tawuran Dicabut, Anggota DPRD DKI: Biar Anak Tahu Diri!

Anggota Komisi A DPRD DKI ini menilai tawuran yang dilakukan para siswa tersebut adalah masalah sosial yang sangat mengkhawatirkan dan meminta agar permasalahan tersebut segera diatasi.

Salah satu caranya yaitu edukasi masif kepada seluruh pihak, sehingga potensi tawuran antar siswa bisa diminimalisasi.

"Saya menekankan pentingnya edukasi tidak hanya pada anak-anak, tapi juga guru dan orang tua," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Pj Heru Cabut KJP 2 Siswa Terlibat Tawuran

#DPRD DKI Jakarta #Siswa #Tawuran
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Bagikan