PLN Bagikan Kompor Listrik di Solo, Gibran Sebut Masih Banyak Rumah yang Daya Listriknya 450 VA Warga memasak menggunakan kompor listrik bantuan dari PLN, Senin (19/9). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah mulai mendistribusikan kompor listrik beserta alat memasaknya.

Namun demikian, distribusi itu tidak berjalan mudah mengingat masih banyak warga Solo yang daya listriknya hanya 450 VA. Padahal, untuk bisa menggunakan kompor listrik itu, daya listrik rumah harus 1.000 VA.

Baca Juga:

PLN Dukung Penggunaan EBT di KTT G20

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka membenarkan jika Kota Solo menjadi lokasi percontohan penggunaan kompor listrik oleh PLN. Ia menegaskan percontohan ini tidak mudah karena masih banyak warga Solo yang rumahnya daya listriknya 450 VA.

"Sudah ada yang mendukung rumah warga yang daya listriknya di 1.000 VA. Hambatan kita masih banyak rumah warga daya listriknya 450 VA, Itu harus di update lagi," kata Gibran, Senin (19/9).

Meskipun demikian, suami Selvi Ananda ini memastikan Kota Solo mendapatkan dukungan penuh dari PLN. Termasuk untuk alat-alat memasak panci dan wajan yang bisa digunakan kompor listrik juga diberi.

Baca Juga:

PLN Pastikan Data Transaksi Aktual Aman

"Sekali lagi ini tidak mudah karena panci dan wajan harus berubah juga yang bisa pakai listrik. Kompor sudah kita bagikan banyak jumlahnya pada warga," katanya.

Ia juga menambahkan di Kelurahan Sumber yang merupakan tempat tinggalnya ada juga yang memanfaatkan pipa pertamina gas (pertagas) yang dinilai lebih efektif lagi dan murah kalau dihitung biayanya.

Seorang warga Gang Jambu 8 RT 03/RW 06 Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan Solo, Fitri Yuliastuti (39) mengaku mendapatkan kompor listrik sejak Juli 2022. Kompor listrik bantuan ini sangat mendukung usaha UMKM puding miliknya.

"Lebih efisien, nyaman, bersih, cepat dan aman pakai kompor listrik untuk memasak. Untuk tarif listrik juga hemat," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

DPR RI Soroti Dugaan Data PLN yang Bocor

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bareskrim Sudah Periksa 4 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Dana Umat ACT
Indonesia
Bareskrim Sudah Periksa 4 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Dana Umat ACT

Kasus dugaan penyalahgunaan dana umat di Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus bergulir.

Tanggapan TransJakarta Proyek Halte Bundaran HI Lewati Objek Diduga Cagar Budaya
Indonesia
Tanggapan TransJakarta Proyek Halte Bundaran HI Lewati Objek Diduga Cagar Budaya

Pembangunan Halte Bundaran HI tersebut sebelumnya telah berkoordinasi dengan semua pihak.

Omicron Naik, Durasi Karantina Warga Dari Luar Negeri Bakal Ditambah
Indonesia
Omicron Naik, Durasi Karantina Warga Dari Luar Negeri Bakal Ditambah

Apabila dari hasil studi populasi munculnya gejala sejak seseorang terinfeksi varian Omicron membutuhkan waktu yang lebih panjang, maka durasi karantina akan disesuaikan.

Mahfud Sebut Kasus Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo Banyak Kejanggalan
Indonesia
Mahfud Sebut Kasus Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo Banyak Kejanggalan

Mahfud MD menyebutkan, kasus penembakan antaranggota propam di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo tersebut banyak kejanggalan.

Wantimpres Muhammad Mardiono Ditunjuk Gantikan Suharso Jadi Plt Ketum PPP
Indonesia
Wantimpres Muhammad Mardiono Ditunjuk Gantikan Suharso Jadi Plt Ketum PPP

Mardiono dipilih melalui Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) bertemakan "Konsolidasi dan Sukses Pemilu 2024". Mukernas tersebut dihadiri ketua dan sekretaris dari 27 DPW PPP se-Indonesia.

Bareskrim Ungkap Sepuluh Perusahaan 'Cangkang' Yayasan ACT
Indonesia
Bareskrim Ungkap Sepuluh Perusahaan 'Cangkang' Yayasan ACT

Bareskrim Polri mengungkap perusahaan cangkang milik yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang diduga menggelapkan dana.

Jepang Puji Keberhasilan Indonesia Gelar KTT G20
Indonesia
Jepang Puji Keberhasilan Indonesia Gelar KTT G20

Jepang menyampaikan apresiasi atas Presidensi G20 Indonesia yang menyuarakan pesan kuat dalam perdamaian dan pemulihan ekonomi dunia.

Fraksi PKS Singgung Program Rumah DP 0 Rupiah Anies yang Sepi Peminat
Indonesia
Fraksi PKS Singgung Program Rumah DP 0 Rupiah Anies yang Sepi Peminat

Namun, di tengah banyaknya penghargaan yang didapat Anies dan jajarannya, Achmad Yani menyinggung program rumah DP 0 Persen yang sepi peminat.

Rupiah Masih Dalam Posisi Melemah
Indonesia
Rupiah Masih Dalam Posisi Melemah

Rupiah mengalami pelemahan dan sempat mencapai Rp 15.303 per Dolar di Perdagangan Senin (3/10).

Airlangga Integrasikan Semua Program UMKM Agar Lebih Kuat
Indonesia
Airlangga Integrasikan Semua Program UMKM Agar Lebih Kuat

Agar penyaluran pembiayaan UMKM dapat berjalan optimal, pemerintah tengah mengintegrasikan program-program yang sudah ada, baik di hulu maupun hilir.