Penyaluran Beras SPHP Telah Mencapai 264.808 Ton

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Februari 2024
Penyaluran Beras SPHP Telah Mencapai 264.808 Ton

Beras. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah memutuskan untuk mempercepat distribusi beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Selain itu, berupaya memastikan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang momen Ramadhan dan Idul Fitri atau Lebaran.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim terus melakukan upaya optimalisasi cadangan beras pemerintah (CBP) untuk memenuhi kebutuhan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) di tengah dinamika harga beras.

Baca Juga:

Beras Premium di Pasar Ritel Modern Mengalami Kenaikan Harga

"Upaya strategis Bapanas dalam menjaga stabilitas antara lain melalui kegiatan stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP beras yang telah mencapai 264.808 ton dari target 1,2 juta ton," kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa di Jakarta, Selasa (20/2).

Ia menyampaikan, perlunya meredam gejolak pasokan dan harga pangan apalagi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah. Bahwa upaya tersebut dilakukan Bapanas dengan bersinergi dan berkolaborasi dengan kementerian/lembaga, asosiasi pelaku usaha, hingga masyarakat.

Penyaluran beras komersial, kepada para pelaku usaha penggilingan padi/gabah dengan target mencapai 250.000 ton. Hal ini juga termasuk dengan penyaluran pasokan beras ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta hingga mencapai 50.000 ton.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan ritel modern, Bapanas bersama Perum Bulog telah bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk memasok beras SPHP dan komersial dengan pembatasan pembelian maksimal dua kemasan per hari untuk menghindari risiko penyalahgunaan.

"Pembelian beras SPHP memang sengaja kami batasi karena ini diambil dari CBP yang mana kami juga telah menghitung konsumsi rumah tangga tidak akan melebihi dari 10 kilogram per bulan," ujarnya.

Astawa menyampaikan, terkait gerakan pangan murah (GPM) yang dilaksanakan di berbagai daerah untuk memberikan akses pangan dengan harga wajar bagi masyarakat. Gerakan tersebut telah mencapai 720 kali pada periode Januari hingga awal Februari 2024.

"Ke depan, juga telah disiapkan anggaran dana dekonsentrasi kepada dinas pangan daerah untuk penyelenggaraan dua kali GPM jelang HBKN Ramadhan dan Idul Fitri di seluruh daerah," tambahnya.

Bapanas juga melakukan pemantauan dan monitoring bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui enumerator yang ada dan tersebar di berbagai pasar tradisional dan ritel modern tingkat kabupaten/kota dalam waktu dekat Bapanas juga akan menggelar rapat koordinasi (rakor) HBKN bersama kementerian/lembaga terkait sebagai upaya pengendalian stabilitas pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi, yang akan dilanjutkan dengan rakor bersama dinas pangan daerah dari 38 provinsi di Bandung, Jawa Barat, pada 22 Februari mendatang.

Baca Juga:

Tiwul, Olahan Singkong Pengganti Beras

#Beras #Harga Beras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
DPR Dorong Kemendag Kendalikan Harga Beras
Kenaikan harga beras perlu segera diantisipasi karena merupakan salah satu kebutuhan pangan pokok masyarakat Indonesia yang dikonsumsi hampir setiap hari. 

Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
DPR Dorong Kemendag Kendalikan Harga Beras
Indonesia
Harga Beras Terus Melonjak, Pemerintah Pertimbangkan HET Gabah Petani Dinaikkan
pemerintah saat ini tengah melakukan penghitungan ulang ketahanan pangan nasional untuk memetakan dampak El Nino yang berlangsung lebih panjang dari perkiraan awal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Harga Beras Terus Melonjak, Pemerintah Pertimbangkan HET Gabah Petani Dinaikkan
Indonesia
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Inflasi pangan menjadi kekhawatiran utama pada kuartal III dan IV 2026, terutama seiring risiko gangguan pasokan akibat El Nino.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Indonesia
Harga Melonjak Rp 3000 Per Kg, Bulog Usul Cadangan Pemerintah Dijadikan Beras Premium
Pengalihan CBP menjadi beras premium bertujuan melakukan penetrasi pasar sehingga harga beras premium dapat kembali bergerak mendekati Harga Eceran Tertinggi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Harga Melonjak Rp 3000 Per Kg, Bulog Usul Cadangan Pemerintah Dijadikan Beras Premium
Indonesia
Kemarau Panjang Bikin Harga Gabah Kering Panen Rp 8.000 per Kilogram di Solo
Menjaga kualitas beras di gudang, Bulog melakukan perawatan rutin berupa spraying setiap bulan dan fumigasi setiap 2-3 bulan sekali.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Kemarau Panjang Bikin Harga Gabah Kering Panen Rp 8.000 per Kilogram di Solo
Indonesia
Pengadaan Burung Merpati Rp 305 Juta di Istana Disorot ICW, Segini Rinciannya
Pengadaan burung merpati Rp 305 juta disoroti ICW. Lalu, berapa biaya harga merpati lokal per ekornya?
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
Pengadaan Burung Merpati Rp 305 Juta di Istana Disorot ICW, Segini Rinciannya
Indonesia
Kirim Beras Premium ke Retail Modern, Bulog Minta Warga Tidak Perlu Khawatir
Pendistribusian ke retail modern merupakan strategi Bulog untuk memastikan perluasan akses dan pilihan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan beras premium
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Kirim Beras Premium ke Retail Modern, Bulog Minta Warga Tidak Perlu Khawatir
Indonesia
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Apa itu beras fortifikasi yang dipakai MBG berbeda dengan beras biasa. Beras ini memiliki kandungan berbagai zat gizi mikro.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Indonesia
Produksi Beras Pada Januari - September 2026 Hanya Meningkat Tipis 0,01 Dibanding Tahun 2025
Potensi produksi pada Juli hingga September 2026 diperkirakan menurun 0,90 persen menjadi 16,25 juta ton GKG.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Produksi Beras Pada Januari - September 2026 Hanya Meningkat Tipis 0,01 Dibanding Tahun 2025
Indonesia
Tunggu Anggaran Rp 17,52 Triliun Cair, Bantuan Pangan Beras Disalurkan Sekaligus Buat 3 Bulan
Total beras sebanyak 997,2 ribu ton akan digelontorkan kepada 33,24 juta KPM masing-masing 10 kilogram (kg) dengan alokasi 3 bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Tunggu Anggaran Rp 17,52 Triliun Cair, Bantuan Pangan Beras Disalurkan Sekaligus Buat 3 Bulan
Bagikan