Pentingnya Jadi Investor SBN untuk Kuatkan Ekonomi Negeri
Ilustrasi e-SBN berupa Obligasi Negara Ritel seri ORI023-T3 dan ORI023-T6. (Foto: Unsplash/Scott Graham)
INVESTREE kembali memasarkan instrumen Surat Berharga Negara Elektronik (e-SBN) berupa Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI023-T3 dan ORI023-T6. Instrumen e-SBN ini hadir dengan masa penawaran 30 Juni hingga 20 Juli 2023.
Terkait capaian Investree pada penerbitan Sukuk Tabungan seri ST010 yang resmi ditutup pada akhir Mei lalu, pionir fintech lending ini berhasil mencapai target 100 persen untuk penjualan ST010-T2 yang memiliki tenor dua tahun. Penjualan ST010-T2 di Investree dengan masa penawaran 27 hari ludes hanya dalam waktu 26 hari.
"Dengan membeli SBN Ritel salah satunya ORI023 yang tengah dipasarkan saat ini, selain prosesnya lebih mudah dan cepat di mana Lender tinggal mendaftar sebagai Investor SBN kemudian menyelesaikan berbagai tahapan pembelian langsung dari aplikasi Investree for Lender, Lender dapat turut berkontribusi membangun perekonomian negeri terutama dalam membiayai kebutuhan anggaran pemerintah," kata Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi dalam siaran resminya.
Baca juga:
Dengan membeli SBN Ritel salah satunya ORI023 yang tengah dipasarkan saat ini, selain prosesnya lebih mudah, lender dapat turut berkontribusi membangun perekonomian negeri terutama dalam membiayai kebutuhan anggaran pemerintah.
“Apalagi, penawaran ORI023 terdiri dari dua seri. Ada ORI023-T3 dan ORI023-T6 yang berbeda nilai maksimal pemesanan, tingkat kupon, dan tenornya. Selain itu, karena ORI023 dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder, akan ada potensi keuntungan dari selisih harga (capital gain) ketika harga jual lebih tinggi daripada harga beli," lanjut Adrian.
Investree sempat menemui salah satu lender yang menjadi investor SBN dan telah membeli SR018-T5. Ia adalah Tio (30), yang mulai aktif melakukan transaksi pada platform Investree sejak awal 2023.
Baca Juga:
Milennial Dominasi Pembelian Surat Berharga Negara Elektronik
Tio menyatakan pentingnya berinvestasi menggunakan dana menganggur yang secara khusus telah dialokasikan untuk berinvestasi atau dana yang tidak akan digunakan selama lima tahun ke depan.
"Sebagai contoh, saya menyadari bahwa toleransi dan preferensi risiko saya ada pada tingkat konservatif. Makanya saya memilih instrumen Surat Berharga Negara yang dijamin pemerintah. Siapa tahu seiring dengan meningkatnya kemampuan keuangan serta toleransi-preferensi risiko saya di masa depan, saya akan mencoba instrumen pendanaan lain seperti pendanaan pinjaman di platform Investree dengan imbal hasil menengah,” kata Tio.
ORI023-T3 dan ORI023-T6 dapat dibeli mulai 30 Juni sampai 20 Juli 2023 di sbn.investree.id atau aplikasi mobile Investree for Lender. (and)
Baca Juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
IHSG Anjlok Bikin Investasi Dana Pensiun Dinaikkan, Menko Airlangga Klaim Dalam Batas Aman
Ramalan Zodiak, 4 Februari 2026: Jangan Abaikan Masalah Keuangan dan Asmara!
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum