Patung Yesus Kristus Tertinggi di Dunia Merdesa di Danau Toba

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 18 Agustus 2022
Patung Yesus Kristus Tertinggi di Dunia Merdesa di Danau Toba
Ilustrasi Patung Yesus Kristus di Bukit Sibea-bea. (Foto: Unsplash/Alicia Quan)

SUMATERA Utara, khususnya Danau Toba, punya sejuta keindahan untuk diceritakan. Danau Toba pun semakin memesona dengan objek wisata rohani Patung Yesus di Bukit Sibea-bea yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Patung Yesus Kristus terletak di Bukit Sibea-bea, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Bukit yang berada di ketinggian sekitar 1.021 meter di atas permukaan laut ini menawarkan indahnya panorama alam hijau bersamaan dengan hamparan luas Danau Toba. Untuk bisa mencapai ke sana, kamu harus melewati jalan berkelok yang sudah dirancang agar pengunjung tetap bisa menikmati pemandangan alam saat melintasinya.

Baca juga:

Bukit Sibea-bea Tawarkan Wisata Rohani Sekaligus Pemandangan Danau Toba

Patung Yesus Kristus Tertinggi di Dunia Merdesa di Danau Toba
Patung Yesus Kristus yang sedang dibangun. (Foto: Merahputih.com/Andreas Pranatalta)


Melansir laman samosirkab.go.id, pembangunan patung ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada Juni 2018 oleh Bupati Samosir Rapidin Simbolon. Patung setinggi 61 meter ini digadang-gadang menjadi yang tertinggi di dunia, mengalahkan Patung Christ the Redeemer di Brasil yang tingginya 30 meter. Saat ini, pembangunan masih terus dilakukan dan segera rampung. Tak heran banyak wisatawan rela mengantre untuk berfoto di depan patung Yesus ini.

Tidak hanya di Bukit Sibea-bea, patung Yesus tertinggi sebelumnya berdiri kokoh di puncak Bukit Buntu Burake, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Patung yang dinamakan Yesus Buntu Burake memiliki tinggi 40 meter, dan tidak kalah megahnya dengan patung Christ the Redeemer. Dari lokasi ini, wisatawan dapat melihat pemandangan Kota Makale dengan deretan perbukita indah nan megah.

Salah satu tips untuk berkunjung ke Bukit Sibea-bea sebaiknya datang di pagi hari agar tidak terlalu panas. Jika kamu berkunjung sekitar jam 13.00 WIB sampai 15.00 WIB, wajib membawa payung atau mengenakan topi karena cuaca panas. Saat perjalanan ke Bukit Sibea-bea, jangan heran kalau macet karena banyak wisatawan berkunjung ke sana.

Baca juga:

Unjuk Gigi Keelokan Danau Toba di Film 'Ngeri-Ngeri Sedap'

Patung Yesus Kristus Tertinggi di Dunia Merdesa di Danau Toba
Wisata rohani sambil menikmati pemandangan Danau Toba. (Foto: Unsplash/Irfannur Diah)

Aktivitas lainnya touring sampai puncak bukit. Pengalaman touring akan semakin tidak terlupakan sembari menikmati panorama alam Bukit Sibea-bea dan hamparan Danau Toba. Selama touring, kamu juga bisa mampir sebentar untuk berfoto di pinggir jalan.

Ada beberapa cara untuk mencapai tempat wisata ini, salah satunya dengan mengambil jalur tempuh Kota Berastagi atau Parapat.

Jika dari Berastagi, kamu akan melewati Merek (Taman Simalem), Sidikalang, dan Seribudolok. Lalu tiba di pertigaan jalan menuju Menara Pandang Tele. Jika punya banyak waktu luang, kamu bisa memilih jalur Parapat lalu menyebrang ke Pulau Samosir lewat Pelabuhan Ajibata ke Tomok di Samosir. (and)

Baca juga:

Air Terjun Sitapigagan, Surga Tersembunyi di Danau Toba

#Wisata #Kota Medan #Agustus Warga +62 Merdesa
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Bagikan