Partisipan Pemilu Bisa Konsultasi Kesehatan Mental di RSUD Tamansari
Potret RSUD Tamansari di Jakarta Barat. (ANTARA/HO-RSUD Tamansari)
MerahPutih.com - Para partisipan Pemilu bisa memeriksa kondisi kesehatan mental mereka dengan mudah di RSUD Tamansari Jakarta Barat.
RSUD Tamansari menyediakan psikiater nan dapat membantu mengecek kondisi kesehatan mental Calon legislatif (caleg), tim sukses (timses), petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan partisipan Pemilu 2024 lainnya.
Layanan konsultasi kesehatan mental ini bisa dilakukan secara gratis menggunakan BPJS.
Baca Juga:
"Pasien akan dikenakan tarif untuk konseling dengan psikiater sebesar Rp 60 ribu, dan jika pasien mendapat rujukan BPJS dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), layanan konsultasi dapat dilakukan secara gratis," kata Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Tamansari dr. Ngabila Salama, MKM, dilansir Antara, Kamis (15/2).
Untuk mendapatkan layanan tersebut pasien bisa melakukan pendaftaran via telepon di 085892481576. Jadwal konseling pasien akan disesuaikan antara Senin-Sabtu pukul 12:00-21:00 WIB.
Menurut Nabila, nantinya juga akan ada layanan konsultasi daring via zoom selama 15 menit untuk tiap pasien. Hasil konsultasi daring akan menentukan apakah pasien perlu melakukan tatap muka secara langsung dengan psikiater atau tidak.
“Petugas KPPS, panitia penyelenggara pemilu, caleg, tim sukses, partisipan Pemilu, juga masyarakat umum, jangan takut. Semua masalah fisik dan mental dapat ditatalaksana secara gratis dengan BPJS!” tegas Ngabila. (ikh)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah