Parenting
Pantang Disuruh Diam, Anak-Anak Butuh Bergerak Istirahat di luar ruangan sangat membantu dan terbukti meningkatkan kemampuan anak-anak. (freepik/wirestock)

AKTIVITAS fisik penting bagi perkembangan anak. Waktu istirahat dapat digunakan untuk aktif secara fisik selama di sekolah, baik di dalam maupun di luar ruangan, meningkatkan motivasi, hasil belajar, dan kesejahteraan sosial.

Istirahat di luar ruangan sangat membantu dan terbukti meningkatkan kemampuan anak-anak untuk tetap mengerjakan tugas di kelas. Studi seperti ini telah mengungkapkan pentingnya bergerak untuk prestasi akademik.

"Sebagai orang dewasa, kamu cenderung berpikir sehingga membutuhkan waktu untuk berkonsentrasi ketika ingin melakukan tugas-tugas kognitif. Anak kecil tidak memiliki kemampuan untuk memusatkan perhatian mereka untuk waktu yang lama dalam tugas-tugas kognitif," demikian kesimpulan awal professor of child and family studies Maria L Boccia, PhD, DMin, LMFT di Department of Human Sciences and Design at Baylor University, Texas, AS dalam artikelnya di Psychology Today (21/7).

BACA JUGA:

Anak Mogok Sekolah? Begini Bikin Lancar

Dia menambahkan, anak-anak juga berkembang di semua domain kehidupan mereka, termasuk kognisi, emosi, gerakan, perasaan, dan sebagainya, dan mereka membutuhkan keterlibatan dan stimulasi di setiap domain ini untuk perkembangan yang sehat.

Ketika bayi belajar berjalan, itu membutuhkan konsentrasi yang intens dan pada awalnya terlihat seperti "jatuh yang terkontrol" daripada berjalan. Namun, beberapa bulan kemudian, mereka berjalan dan berlarian dengan mudah.

Ketika anak-anak yang sama mengalami percepatan pertumbuhan saat pubertas, mereka terlihat canggung dengan tubuh besar. Seperti halnya balita, mereka harus belajar tubuh baru mereka yang lebih besar dan apa yang dilakukan gerakan otot. Tak lama kemudian, mereka kembali menjadi pemain basket atau atau penari hiphop.

Belajar tentang ruang dan lokasi tubuh

"Ada proses belajar setiap kali kita bergerak dengan cara baru atau di lingkungan baru. Ini disebut pembelajaran kinestetik: Di mana tubuh kita di sebuah ruang dan bagaimana gerakannya? Untuk melakukan ini, kita harus mengalami gerakan dan sensasi kita sendiri dalam konteks lingkungan," Boccia menjelaskan.

Kamu akan merasakan gerakan tubuh kita melalui saraf sensorik di otot dan sendi. Masukan dari lingkungan disebut “stimulasi kinestetik”, dan itu bukan hanya terjadi pada anak-anak. "Saat kamu melakukan aktivitas atau olahraga baru, ada pembelajaran motorik sensorik saat kamu mempelajari keterampilan, reaksi, dan respons baru," ujarnya.

Kamu akan merasakan bahwa pada awalnya, harus memikirkan segalanya — bagaimana bergerak, kapan harus bergerak, mengidentifikasi target dan tahu kapan harus bertindak — tetapi saat berlatih, kamu menyadari tidak lagi harus fokus pada detail.

Gerakan dan pembelajaran

Apa yang kita ketahui sekarang ialah bahwa 'stimulasi kinestetik' tidak hanya mempengaruhi perkembangan motorik dan pengembangan keterampilan tetapi juga kinerja akademik. Studi telah mengeksplorasi efek dari kedua latihan sistematis dan waktu bermain bebas atau istirahat.

"Menariknya, sementara aktivitas fisik meningkatkan prestasi akademik secara keseluruhan, itu sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan matematika," ujar Boccia.

Bermain, pengembangan keterampilan motorik, gerakan, aktivitas di luar ruangan, semua sangat penting untuk kesehatan apakah untuk usia prasekolah, remaja, atau orang dewasa. Pandemi telah mengurangi semua itu, dengan efek yang belum sepenuhnya dipahami.

Kuncitara dan isolasi sosial juga telah mengurangi aktivitas kita secara keseluruhan dan keterlibatan relasional. Meningkatnya masalah kesehatan mental yang berkorelasi menunjukkan perlunya memulihkan aspek-aspek kehidupan.

"Ekoterapi, juga dikenal sebagai terapi alam, adalah praktik berada di alam sebagai cara untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Aktivitas di luar ruangan, kemudian, dapat sangat membantu untuk memulihkan dan mempertahankan kesejahteraan kita, tidak peduli berapa usia kita," dia menyarankan.

Dan, mengingat apa yang diketahui tentang efek aktivitas fisik pada pembelajaran pada anak-anak, mungkin orangtua harus berinvestasi lebih banyak dalam memberikan kesempatan untuk aktivitas semacam itu bagi anak-anak.(aru)

Instagram Luncurkan Fitur Pengawasan Orangtua
Fun
Kiat Agar Anak Terhindar Narkoba
Hiburan & Gaya Hidup
Ibu Stres, Anak Rewel?
Fun
Instagram Luncurkan Fitur Pengawasan Orangtua
Fun
Kiat Agar Anak Terhindar Narkoba
Hiburan & Gaya Hidup
Ibu Stres, Anak Rewel?
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
GIIAS 2022 Sambut Teknologi Kendaraan yang Lebih Ramah Lingkungan
Fun
GIIAS 2022 Sambut Teknologi Kendaraan yang Lebih Ramah Lingkungan

GIIAS 2022 akan suguhkan sejumlah hal baru yang menarik.

Daftar Game Gratis PlayStation Plus di Juli 2022
Fun
Daftar Game Gratis PlayStation Plus di Juli 2022

Game gratis PlayStation Plus untuk Juli 2022.

Berlari Bisa Menyebabkan Diare?
Fun
Berlari Bisa Menyebabkan Diare?

Disebut juga sebagai running poops.

Sony Patenkan Fitur Prediksi untuk PlayStation 5
Fun
Sony Patenkan Fitur Prediksi untuk PlayStation 5

Fitur ini akan menjajarkan setiap gameplay menjadi sebuah statistik.

Cantik Alami dengan Mentimun
Fun
Cantik Alami dengan Mentimun

Mentimun sangat bermanfaat untuk menjaga kecantikan.

Food Hunter, Catat Jadwal Hajatan Festival Kuliner Sepanjang 2022
Hiburan & Gaya Hidup
Food Hunter, Catat Jadwal Hajatan Festival Kuliner Sepanjang 2022

Apalagi pandemi membuat festival kuliner menjajakan makanan khas tiap-tiap daerah batal dilangsungkan.

Resolusi 2022: Jangan Cari yang Baru, Yuk Benahi Hubunganmu yang Sudah 'Rusak'
Fun
Resolusi 2022: Jangan Cari yang Baru, Yuk Benahi Hubunganmu yang Sudah 'Rusak'

Jangan sia-siakan suka duka kamu dan pasangan selama ini

Khaby Lame Jadi Akun TikTok yang Paling Banyak Diikuti
Fun
Khaby Lame Jadi Akun TikTok yang Paling Banyak Diikuti

Raih jumlah pengikut hingga 142.7 juta pengguna.

Highlights MotoGP Belanda, Balapan Penuh Drama dan Kejutan
Fun
Highlights MotoGP Belanda, Balapan Penuh Drama dan Kejutan

Pecco menangi balapan, Quartararo terjatuh.

Kacamata Pintar Mampu Mengatasi Miopia dan Hiperopia
Fun
Kacamata Pintar Mampu Mengatasi Miopia dan Hiperopia

Kacamata pintar ini bisa menyesuaikan fokus lensa nan membantu pengidap rabun jauh.