OKI Lawan Penyebaran Informasi Palsu oleh Israel

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Februari 2024
OKI Lawan Penyebaran Informasi Palsu oleh Israel

Bangunan yang hancur setelah serangan udara Israel di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, Jumat (5/1/2024). ANTARA/Xinhua/Khaled Omar/am.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Serangan Israel yang dimulai pada 7 Oktober menyusul serangan lintas batas oleh kelompok Palestina Hamas telah menewaskan lebih dari 29.690 warga Palestina, sementara Hamas diyakini menewaskan 1,200 warga Israel.

Selain korban jiwa, serangan itu membuat 85 persen penduduk di wilayah itu mengungsi dengan kelangkaan pangan, air bersih dan obat-obatan yang akut, serta menghancurkan 60 persen infrastruktur di wilayah kantung tersebut, menurut PBB.

Baca Juga:

Menlu Palestina Sebut Pendudukan Israel Ilegal

Meski mendapat putusan sela dari Mahkamah Internasional terkait tuduhan genosida, Israel masih terus mengobarkan permusuhan yang memperlambat masuknya bantuan sehingga menimbulkan bencana kemanusiaan. Bahkan, berencana menyerang Rafah yang menjadi tempat pengungsi jutaan warga Gaza.

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menyerukan gencatan senjata tanpa syarat harus segera diterapkan di Jalur Gaza untuk mencegah semakin banyak rakyat Palestina menjadi korban perang.

Dalam sebuah komunike menteri-menteri penerangan negara anggota OKI mengecam agresi militer Israel terhadap rakyat Palestina. Organisasi itu juga mengecam penindasan, pembantaian, dan genosida warga sipil Palestina di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023, serta di Tepi Barat yang tengah diduduki Israel.

OKI menegaskan, satu-satunya langkah yang dapat mewujudkan perdamaian dan keamanan kawasan adalah dengan mewujudkan hak-hak asasi rakyat Palestina, yaitu kemerdekaan dan kedaulatan dengan Yerusalem Timur sebagai ibukota.

"Kami menegaskan kembali tekad kami untuk menggaungkan suara di setiap ruang untuk mendukung hak asasi saudara kami rakyat Palestina yang menghadapi penindasan dan serangan barbar Israel," demikian pernyataan OKI, Senin (26/2).

Organisasi tersebut juga menegaskan akan memperkuat upaya meringankan penderitaan rakyat Palestina di Tanah Airnya, terkhusus mereka yang berada di Jalur Gaza.

Selain itu, OKI mengecam upaya-upaya misinformasi Israel yang dilakukan dengan menyebarkan informasi palsu dan menipu untuk menutup-nutupi tindakan keji mereka.

Para menteri turut mengecam tindakan tentara Israel menyakiti jurnalis Palestina yang dilakukan secara sengaja dan sistematis. Hal tersebut, menurut OKI, adalah bagian dari upaya Israel membungkam kebenaran.

Komunike tersebut mencantumkan kecaman OKI terhadap tindakan Israel menghancurkan sistem telekomunikasi di Jalur Gaza dan menyerukan supaya komunitas internasional segera menyelidiki kejahatan Israel tersebut.

Dilansir Antara, OKI mengecam kegagalan tentara Israel dalam menjamin keselamatan jurnalis sebagaimana diamanatkan hukum kemanusiaan internasional.

Unit Monitoring Media OKI akan mengembangkan sebuah strategi media dengan badan media OKI dan kantor-kantor berita negara anggota sebagai upaya menangkal disinformasi Israel di tingkat internasional.

Strategi media tersebut disusun berdasarkan amanat dari konferensi tingkat tinggi luar biasa gabungan OKI dan Liga Arab di Riyadh, Arab Saudi, pada 11 November 2023 lalu.

Dalam pernyataannya, OKI ingin bekerja sama pada tingkat internasional untuk mencegah disinformasi, dan tekad para menteri menunjukkan kemauan bersama bertindak solider dan kompak dalam mengekspos serangan tidak pandang bulu Israel terhadap warga sipil Palestina. (*)

Baca Juga:

Israel Ancam Serang Rafah Saat Ramadan

#Perang #Israel #Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
Florence Pugh mengaku tak takut kehilangan ratusan ribu pengikut di media sosial karena vokal mendukung Palestina dan rutin menyerukan bantuan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
Olahraga
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Tak sekadar menang telak 3-0 di UEFA Nations League, skuad Republik Irlandia tunjukkan 4 aksi solidaritas berani bela Gaza untuk permalukan Israel!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
ShowBiz
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Hasil penjualan tiket untuk pertunjukan tur ini akan disalurkan ke organisasi-organisasi yang mendukung rakyat Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
ShowBiz
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
IMDb mengubah data sejumlah film Israel menjadi Occupied Palestinian Territories. Namun, distribusi Israel mengajukan keberatan.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
IMDb Mulai Pakai Istilah 'Occupied Palestinian Territories' di Sejumlah Film, Israel Keberatan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Aksi persekusi dipimpin langsung oleh provokator Propemerintah Mordechai David dan Roy Star.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Bagikan