Obat ARV Tersendat, ODHA Berhadap Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sukses llustrasi obat. (Foto: Fixabay).

MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 berdampak pada semua kalangan. Tak terkecuali pada Orang dengan HIV-AIDS atau disebut ODHA, yang tengah menjalani terapi antiretroviral (ARV) atau obat untuk meningkatkan imun tubuh pada pasien HIV.

Jo, misalnya, warga Bandung berusia 36 tahun berharap pandemi COVID-19 segera berakhir. Satu-satunya harapan yang ada untuk mengakhiri pandemi ialah vaksin COVID-19 yang kini sedang diuji coba di Bandung segera rampung dan hasilnya maksimal sehingga bisa segera diproduksi.

“Harapannya semoga vaksinnya cepat jadi,” kata Jo, di sekitar rumah sakit pelayanan layanan ARV di Bandung.

Baca Juga:

Perang Ego Pusat dan DKI Jakarta Tangani COVID-19

Jo yang sudah lima tahun ini menjalani terapi khusus untuk pasien HIV, merasa sudah sehat dan segar karena disiplin menjalani terapi ARV, seperti minum obat teratur, makan makanan sehat, dan olahraga.

Jo erus mengamati perkembangan pandemi COVID-19 maupun uji klinis vaksin buatan China tersebut. Menurutnya, sambil menunggu vaksin jadi, semua orang harus menahan diri sambil bersabar memakai protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan memerhatikan kebersihan bahkan dirinya haris lebih disiplin protokol kesehatan biar tidak terpapar.

Jo yang sehari-hari jualan offline dan online menegaskan teman-teman OHDA semuanya terdampak pandemi COVID-19. Bahkan, pandemi ini, memengaruhi sediaan stok ARV di layananan kesehatan.

Indonesia AIDS Coalition (IAC) pernah mengeluarkan pernyataan resmi tentang kekurangan stok ARV di Indonesia. Hal itu terjadi karena ARV untuk ODHA di Indonesia merupakan barang impor.

Ilustrasi HIV
Ilustrasi HIV. (Foto: Pixabay).

Sementara selama pandemi, arus lalu lintas antar negara ditutup. Sehingga ARV yang didatangkan dari luar negeri pun ikut tersendat. Sementara di Indonesia ada sekitar 130 ribu ODHA yang tergantung pada terapi ARV ini.

Direktur Eksekutif IAC Aditya Wardhana meminta pemerintah perlu mengantisipasi kekurangan stok ARV. Dalam jangka panjang, pemerintah harus mendukung industri obat dalam negeri agar bisa memproduksi ARV sendiri.

Di musim pandemi saat ini, Jo dan kawan-kawasnnya, mendapatkan stok ARV untuk seminggu terapi. Padahal sebelum pandemi, ia bisa mendapat stok ARV untuk sebulan terapi.

Karena itulah Jo berharap uji klinis vaksin COVID di Bandung bisa sukses sehingga kehidupan bisa kembali berjalan normal, termasuk stok ARV yang cukup.

“Baiknya stok ARV untuk 1-2 bulan, sehingga kita tidak terlalu sering bolak-balik mengambil obat. Kalau yang kerja jualan seperti saya tidak masalah ngambil seminggu sekali juga, tapi kasihan teman-teman yang kerja kantoran kan tidak mungkin izin ngambil obat tiap minggu,” ungkap Jo. (Iman HA/Jawa Barat).

Baca Juga:

Tangis Haru Peneliti Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Omicron Terus Bertambah, Anies Minta Pintu Kedatangan Luar Negeri Dijaga Ketat
Indonesia
Kasus Omicron Terus Bertambah, Anies Minta Pintu Kedatangan Luar Negeri Dijaga Ketat

Kasus COVID-19 varian baru Omicron atau B.1.1.529 di Indonesia terus bertambah.

Solo Pastikan Tidak Ada ASN Dapat Bantuan Bansos dari Kemensos
Indonesia
Solo Pastikan Tidak Ada ASN Dapat Bantuan Bansos dari Kemensos

Validasi penerima bansos terus dilakukan perbaikan. Hal itu dilakukan karena ada warga penerima bansos sudah meninggal.

Kondisi Rakyat Masih Berat, Pemerintah Diminta Tunda Aturan JHT Cair di Usia 56
Indonesia
Kondisi Rakyat Masih Berat, Pemerintah Diminta Tunda Aturan JHT Cair di Usia 56

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah meninjau ulang Permenaker No 2 Tahun 2022.

[HOAKS atau FAKTA] Air Kelapa Bakar Sembuhkan Penyakit Batu Ginjal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Air Kelapa Bakar Sembuhkan Penyakit Batu Ginjal

Beredar informasi di media sosial Facebook bahwa meminum Air Kelapa Bakar bisa menyembuhkan Batu Ginjal hingga Asam Urat. Narasi yang beredar disertai dengan klaim bahwa meminum ramuan tersebut lebih ampuh dibandingkan dengan berbagai obat medis.

Mendag Sebut Akan Ada Tersangka Mafia Minyak Goreng, DPR: Jangan Hanya Wacana
Indonesia
Mendag Sebut Akan Ada Tersangka Mafia Minyak Goreng, DPR: Jangan Hanya Wacana

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memastikan tiga tersangka penimbun atau mafia minyak goreng telah ditangkap dan akan diumumkan hari ini, Senin (21/3).

Kekurangan Kebutuhan Oksigen Capai 575 Ton Per Hari
Indonesia
Kekurangan Kebutuhan Oksigen Capai 575 Ton Per Hari

"Kami mendapatkan tugas mencari sumber-sumber oksigen tambahan, baik dari peningkatan kapasitas produksi maupun impor," kata Agus.

Survei Voxpol: Konflik Internal Reda, Demokrat Kembali ke Papan Tengah
Indonesia
Survei Voxpol: Konflik Internal Reda, Demokrat Kembali ke Papan Tengah

Partai oposisi lainnya juga masih berada di papan tengah yaitu PKS 5,3 persen

Anies Kerahkan 2.100 Petugas untuk Jaga Kebersihan Selama Perayaan Natal
Indonesia
Anies Kerahkan 2.100 Petugas untuk Jaga Kebersihan Selama Perayaan Natal

Dinas Lingkungan Hidup juga menurunkan kurang lebih 2.100 petugas untuk menjaga kebersihan Jakarta dan menjamin tidak terjadi penumpukan sampah selama perayaan Natal.

Pakar Sarankan KPK Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E
Indonesia
Pakar Sarankan KPK Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E

Bukan mencari-cari bukti untuk menemukan bahwa itu peristiwa pidana

Biden Prediksi Jakarta Tenggelam, Anies Diminta Bereaksi
Indonesia
Biden Prediksi Jakarta Tenggelam, Anies Diminta Bereaksi

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden memprediksi Jakarta akan tenggelam dalam 10 tahun lagi. Anggota DPRD DKI, Riano Ahmad meminta kepada Gubernur DKI, Anies Baswedan untuk melakukan action menghadapi perubahan iklim.