Netflix Buat Dokumenter Jeffrey Epstein, Konglomerat Pelaku Kejahatan Seksual Dokumenter ini juga terdiri dari kesaksian para korban Epstein. (Foto: The Times)

NETFLIX baru saja mengumumkan trailer serial dokumenter Jeffrey Epstein, sang konglomerat, pebisnis, sekaligus politisi elit yang juga merupakan pelaku kejahatan seksual selama bertahun-tahun.

Dokumenter berjudul Jeffrey Epstein: Filthy Rich ini disutradarai oleh Lisa Bryant dan diproduseri oleh Joe Berlinger. Sebelumnya, Berlinger juga mengambil bagian dalam Conversations with a Killer, The Ted Bundy Tapes yang merupakan serial dokumenter kejahatan dari pembunuh berantai paling terkenal di Amerika Serikat, Ted Bundy.

Baca juga:

Seri 'Spin-off' SpongeBob SquarePants, Squidward Jadi Pemeran Utama

Dokumenter yang terdiri dari empat bagian ini akan mengupas kejahatan-kejahatan Epstein sejak 2005 mulai dari hubungan Epstein terhadap gadis-gadis di bawah umur serta orang-orang penting dan terkenal yang terjerat dalam perdagangan seks Epstein.

Rumah Epstein di U.S. Virgin Islands yang dijuluki Pulau Pedofil. (Foto: Business Insider)
Rumah Epstein di U.S. Virgin Islands yang dijuluki Pulau Pedofil. (Foto: Business Insider)

Memulai karir menjadi seorang guru Matematika pada 1974, Epstein dipecat dengan alasan 'performa yang buruk' setelah bekerja selama dua tahun. Meski begitu, Epstein telah memanfaatkan koneksinya sebagai guru dengan baik. Ia telah menjalin hubungan yang akrab dengan orang tua dari salah satu muridnya yaitu Alan Greenberg, CEO Bear Stearns.

Baca juga:

Nicolas Cage Akan Memerankan Joe Exotic 'Tiger King' Dalam Serial TV CBS

Karena terpukau dengan talenta Epstein dalam berhitung, Greenberg mempekerjakan Epstein sebagai asisten di Bear Stearns pada 1976. Dari jabatannya saat itu, Epstein mulai melakukan panjat sosial dan berhasil menasehati beberapa klien terkaya dari perusahaan tersebut.

Pada 1981, Epstein meninggalkan Beat Stearns dan mula mendirikan perusahaan konsultan keuangannya sendiri. Dengan kekayaannya, Epstein memiliki lingkaran pertemanan dari kelas elit termasuk Bill Clinton, Bill Gates, Kevin Spacey, Donald Trump, dan Pangeran Andrew.

Epstein berteman baik dengan Trump sejak muda. (Foto: Newsweek)
Epstein berteman baik dengan Trump sejak muda. (Foto: Newsweek)

Epstein dilaporkan menyediakan para gadis muda dan anak perempuan di bawah umur untuk diperjualbelikan pada teman-teman kalangan atasnya. Dilansir dari Biography, Epstein juga menginstalasi kamera tersembunyi pada propertinya di New York, Palm Beach, dan U.S. Virgin Islands untuk merekam kegiatan seksualnya yang digunakan sebagai blackmail.

Pangeran Andrew dan Epstein. (Foto: Telegraph)
Pangeran Andrew dan Epstein. (Foto: Telegraph)

Dokumenter Jeffrey Epstein: Filthy Rich akan ditayangkan pada 27 Mei 2020 di Netflix. (shn)

Baca juga:

Serial Netflix 'Hollywood' Menceritakan Perjuangan Menjadi Artis Era 1940-an


Tags Artikel Ini

shenna

LAINNYA DARI MERAH PUTIH